ADVERTISEMENT
Rabu, September 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Tekan Emisi Gas Karbon: Kemenhut Dorong Papua Pegunungan Jadi Benteng Hutan Dunia

Papua Pegunungan memiliki kawasan hutan seluas sekitar 5,12 juta hektare yang tersebar di delapan kabupaten. Sebagian besar kawasan tersebut masih dalam kondisi baik.

21 Juni 2026
0
Tekan Emisi Gas Karbon: Kemenhut Dorong Papua Pegunungan Jadi Benteng Hutan Dunia

Staf Ahli Meteri Kehutanan Bidang Perubahan Iklim Prof Haruni Krisnawati diwawancarai sejumlah wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

WAMENA, Koranpapua.id- Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI mendorong Papua Pegunungan menjadi benteng pelindung hutan tropis Indonesia sekaligus dunia dalam upaya menekan emisi gas karbon.

Staf Ahli Menteri Kehutanan Bidang Perubahan Iklim, Prof. Haruni Krisnawati, menyampaikan kondisi hutan di Papua Pegunungan saat ini masih tergolong sangat baik.

ADVERTISEMENT

Hal tersebut merujuk pada paparan Penjabat Sekretaris Daerah Papua Pegunungan, Wasuok D. Siep.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Lebih dari 80 persen hutan di Papua Pegunungan masih terjaga dengan baik. Kami berharap wilayah ini menjadi benteng utama dalam menjaga hutan tropis Indonesia,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Wamena, Minggu 21 Juni 2026.

Baca Juga

Kejari Mimika Tuntaskan Uang Pengganti Rp31,3 Miliar dari Paulus Kurnala

Cegah Permukiman Kumuh, Pemkab Mimika Dorong Penataan Sejak Dini

Ia menegaskan, keterlibatan aktif pemerintah provinsi serta delapan kabupaten di Papua Pegunungan menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan.

Menurutnya, percepatan pembangunan di wilayah tersebut tetap harus mengedepankan tiga aspek utama, yakni ekologi, ekonomi, dan sosial agar keberlanjutan hutan tetap terjaga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap pembangunan tetap berjalan, namun keseimbangan lingkungan harus tetap menjadi prioritas sehingga masyarakat dapat hidup sejahtera tanpa merusak hutan,” katanya.

Haruni juga menjelaskan bahwa Papua Pegunungan berpotensi menjadi daerah percontohan dalam pengelolaan hutan lestari setelah terbentuknya rencana kerja subnasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030.

Dengan adanya program tersebut, Papua Pegunungan diperkirakan akan mendapatkan dukungan luas, baik dari pemerintah pusat maupun komunitas internasional, dalam pengelolaan hutan berkelanjutan.

Program Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 sendiri merupakan strategi nasional untuk menjadikan sektor kehutanan dan penggunaan lahan sebagai penyerap karbon bersih pada tahun 2030. Artinya, jumlah karbon yang diserap lebih besar dibandingkan emisi yang dihasilkan.

Dalam konteks ini, sektor kehutanan memegang peranan penting karena berkontribusi hampir 60 persen terhadap target penurunan emisi gas rumah kaca nasional.

Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan, mulai dari pemerintah, swasta, akademisi, hingga masyarakat.

Berdasarkan data, Papua Pegunungan memiliki kawasan hutan seluas sekitar 5,12 juta hektare yang tersebar di delapan kabupaten. Sebagian besar kawasan tersebut masih dalam kondisi baik dan menjadi salah satu bentang hutan tropis terpenting di Indonesia.

Sementara itu, total luas wilayah Papua Pegunungan mencapai sekitar 52.203 kilometer persegi atau setara 5,22 juta hektare.

Dari jumlah tersebut, kawasan hutan mendominasi hingga sekitar 98 persen wilayah, meskipun angka ini merupakan klasifikasi fungsi kawasan kehutanan, bukan seluruhnya tutupan hutan alami.

Dengan potensi tersebut, Papua Pegunungan diharapkan dapat memainkan peran strategis dalam upaya global menghadapi perubahan iklim sekaligus menjadi contoh pembangunan berkelanjutan berbasis hutan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kejari Mimika Tuntaskan Uang Pengganti Rp31,3 Miliar dari Paulus Kurnala

Kejari Mimika Tuntaskan Uang Pengganti Rp31,3 Miliar dari Paulus Kurnala

22 September 2026
Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman 28.000 Batang Rokok di Bandara Sentani

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman 28.000 Batang Rokok di Bandara Sentani

22 September 2026
Cegah Permukiman Kumuh, Pemkab Mimika Dorong Penataan Sejak Dini

Cegah Permukiman Kumuh, Pemkab Mimika Dorong Penataan Sejak Dini

22 September 2026
Dukung Smart Governance, Pemkab Mimika Mulai Wajibkan OPD Gunakan Tanda Tangan Elektronik

Dukung Smart Governance, Pemkab Mimika Mulai Wajibkan OPD Gunakan Tanda Tangan Elektronik

22 September 2026
10 Rumah Layak Huni di Kampung Nawaripi Tetap untuk Warga Setempat, Ini Penjelasan Dinas

10 Rumah Layak Huni di Kampung Nawaripi Tetap untuk Warga Setempat, Ini Penjelasan Dinas

22 September 2026
Mimika Punya 11 Kawasan Kumuh, Pemkab Hanya Bisa Intervensi Tiga, Ini Daftarnya

Mimika Punya 11 Kawasan Kumuh, Pemkab Hanya Bisa Intervensi Tiga, Ini Daftarnya

22 September 2026

POPULER

  • Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Ketua Lemasa Sem Bukaleng Soroti Eksekusi Tanah SP 2, Minta Mediasi Dibuka Kembali

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Diburu Berbulan-bulan, TN Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di Kali Wania Ditangkap Polisi

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • PN Timika Eksekusi Lahan Sengketa di SP 2, Bangunan di Atas Tanah Dibongkar

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Bupati Mimika Targetkan APBD Perubahan 2026 Ditetapkan Sebelum 30 September

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Tagih “Kuota Emas” CPNS 2024, Aliansi Pemuda Amungme Demo di Kantor Bupati Mimika

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Puskesmas Mapurujaya Dapat Dukungan PMT Rp200 Juta dari Distrik Mimika Timur

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Tinjau Pos Satgas Pasgat Ilaga, PangKodau III Pimpin Latihan Evakuasi Medis Udara Maleo Perkasa 2026

Tinjau Pos Satgas Pasgat Ilaga, PangKodau III Pimpin Latihan Evakuasi Medis Udara Maleo Perkasa 2026

Ledakan yang Tewaskan Tiga Warga Sipil, Koops TNI Habema Tegaskan Tidak Ada Patroli di Danggoa

Ledakan yang Tewaskan Tiga Warga Sipil, Koops TNI Habema Tegaskan Tidak Ada Patroli di Danggoa

Kilang Kasim di Sorong Menjadi Satu-satunya Pengolahan Minyak di Kawasan Indonesia Timur

Kilang Kasim di Sorong Menjadi Satu-satunya Pengolahan Minyak di Kawasan Indonesia Timur

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id