SINAK, Koranpapua.id– Di tengah medan operasi yang menantang di Papua, prajurit TNI dari Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Pegunungan, tetap menunjukkan komitmen terhadap ibadah.
Meski berada jauh dari fasilitas memadai dan di wilayah rawan, kegiatan keagamaan tetap dijalankan sebagai bagian penting dari kehidupan prajurit.
Pada peringatan Iduladha tahun ini, mereka melaksanakan shalat Iduladha 1447 Hijriah tahun 2026 dan menggelar syukuran sederhana bertema “Berkurban untuk Negeri, Berbagi untuk Sesama.”
Di tengah keterbatasan, momen ini menjadi sarana memperkuat semangat pengabdian dan kepedulian.
Danpos Satgas Yon Parako 466 Pasgat, Kapten Pas Rizki Amrullah Oktavido, S.Tr. (Han), menegaskan bahwa ibadah bukan hanya rutinitas, tetapi sumber ketahanan moral.
“Ibadah menjaga ketenangan dan fokus kami dalam menghadapi berbagai situasi,” ujarnya.
Melaksanakan ibadah di medan tugas tentu memiliki tantangan. Namun, dengan penyesuaian dan kebersamaan, prajurit mampu menjalankannya secara tertib.

Waktu ibadah juga menjadi ruang refleksi dan memperkuat solidaritas antarpersonel.
Di luar tugas utama menjaga keamanan, para prajurit juga aktif menjalin hubungan baik dengan masyarakat setempat melalui berbagai kegiatan sosial.
Hal ini turut mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah Sinak.
Ibadah yang tetap dijaga di medan operasi mencerminkan komitmen prajurit TNI untuk menunaikan tugas negara tanpa mengabaikan nilai-nilai spiritual.
Sebuah pengingat bahwa kekuatan prajurit tidak hanya datang dari disiplin dan senjata, tetapi juga dari keteguhan hati dan iman. (Redaksi)







