ADVERTISEMENT
Selasa, Oktober 6, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Finalisasi RAD Penyandang Disabilitas, Bapperinda PBD Gandeng SKALA dan Yayasan Bicara

“Kami ingin memastikan partisipasi aktif kelompok disabilitas tidak sekadar menjadi jargon, tetapi benar-benar terlibat dalam proses penyusunan kebijakan”.

11 Maret 2026
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

SORONG, Koranpapua.id- Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Papua Barat Daya (PBD) melaksanakan Workshop Finalisasi dan Konsultasi Publik Rencana Aksi Daerah Penyandang Disabilitas (RAD-PD) 2025–2029.

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Sorong selama dua hari, Selasa 10 Maret sampai Rabu 11 Maret 2026, Bapperida PBD menggandeng Program SKALA dan Yayasan Bicara.

Workshop ini sebagai bagian dari proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan yang inklusif bagi penyandang disabilitas di Papua Barat Daya.

Drs. Yakob Kareth, M.Si, Kepala Bapperida melalui Kepala Bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya Flora Kareth, S.Sos., MM, mengatakan workshop tersebut memiliki arti penting untuk penangananan disabilitas.

Baca Juga

Pajak Mimika Baru Terealisasi 47,66 Persen, Pemkab Dorong Kepatuhan Tanpa Hadiah

Pemkab Mimika Matangkan Tata Ruang Poumako-Kokonau untuk Investasi

Karena akan menjadi ruang bersama untuk menyelaraskan matriks analisis kesenjangan dengan program, kegiatan, dan subkegiatan OPD.

Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan ruang partisipasi yang inklusif bagi organisasi penyandang disabilitas.

“Melalui workshop ini juga dilakukan finalisasi lampiran Peraturan Gubernur tentang RAD-PD Provinsi Papua Barat Daya Tahun 2025–2029,” ujar Flora.

“Ke depan nantinya dapat menjadi acuan bagi seluruh perangkat daerah dalam melaksanakan pembangunan yang inklusif,” pungkasnya Flora.

Sementara itu, Koordinator Nasional GEDSI (Gender Equality, Disability and Social Inclusion) Program SKALA Richard Kennedy mengatakan proses penyusunan RAD-PD Papua Barat Daya telah dimulai sejak Oktober 2025 dan kini memasuki tahap finalisasi.

Ia menjelaskan bahwa workshop ini akan dilanjutkan dengan konsultasi publik untuk merampungkan draf final sebelum dilakukan peninjauan oleh Bappenas dan kemudian disahkan melalui Peraturan Gubernur.

Menurutnya, Program SKALA mendukung peningkatan kapasitas Bapperida sebagai inisiator agar dokumen RAD-PD yang disusun tidak hanya matang secara perencanaan, tetapi juga aplikatif dan inklusif.

“Kami ingin memastikan partisipasi aktif kelompok disabilitas tidak sekadar menjadi jargon, tetapi benar-benar terlibat dalam proses penyusunan kebijakan,” katanya seperti dikutip dari Diskominfo PBD. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pajak Mimika Baru Terealisasi 47,66 Persen, Pemkab Dorong Kepatuhan Tanpa Hadiah

Pajak Mimika Baru Terealisasi 47,66 Persen, Pemkab Dorong Kepatuhan Tanpa Hadiah

6 Oktober 2026
Perselisihan Pelajar Meledak Jadi Bentrok Warga di Mimika, 8 Orang Diamankan Polisi

Perselisihan Pelajar Meledak Jadi Bentrok Warga di Mimika, 8 Orang Diamankan Polisi

6 Oktober 2026
Karya Kamoro Bernilai Jutaan Rupiah, Thomas Dorong Festival Seni di Mimika Digelar Lebih Besar

Karya Kamoro Bernilai Jutaan Rupiah, Thomas Dorong Festival Seni di Mimika Digelar Lebih Besar

6 Oktober 2026
Pemkab Mimika Matangkan Tata Ruang Poumako-Kokonau untuk Investasi

Pemkab Mimika Matangkan Tata Ruang Poumako-Kokonau untuk Investasi

6 Oktober 2026
Israel Kurnia Burdam Kritis Usai Diduga Dianiaya Berulang di Timika, Keluarga Desak Polisi Bertindak

Israel Kurnia Burdam Kritis Usai Diduga Dianiaya Berulang di Timika, Keluarga Desak Polisi Bertindak

6 Oktober 2026
Gereja Santo Fransiskus Asisi SP2 Tomage Diberkati, Umat Fakfak Diminta Rawat Satu Tungku Tiga Batu

Gereja Santo Fransiskus Asisi SP2 Tomage Diberkati, Umat Fakfak Diminta Rawat Satu Tungku Tiga Batu

5 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    653 shares
    Bagikan 261 Tweet 163
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    585 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    584 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Pemkab Mimika Tunjuk Pimpinan Sementara Dinkes dan BPBD

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Maikel Edwar Tewas, Irvan Patah Tangan dalam Kecelakaan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Dinkes Mimika Terbitkan Edaran Kabut Asap, Perkuat Kewaspadaan ISPA

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
Next Post
Lima Warga Sumedang Terlantar di Yahukimo, Gubernur DM Fasilitasi Pulangkan ke Kampung Halaman

Lima Warga Sumedang Terlantar di Yahukimo, Gubernur DM Fasilitasi Pulangkan ke Kampung Halaman

Kasus Penembakan di Areal Kerja Freeport: Berpura-Pura Meninggal, Simson Selamat dari Maut

Kasus Penembakan di Areal Kerja Freeport: Berpura-Pura Meninggal, Simson Selamat dari Maut

Pemandangan Unik: Nama Pejabat Mimika yang Dilantik Diduga Dibaca di Layar Handphone

Pemandangan Unik: Nama Pejabat Mimika yang Dilantik Diduga Dibaca di Layar Handphone

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id