JAYAPURA, Koranpapua.id– Ruas jalan utama menuju Distrik Kelila Eragayam dan Bokondini terputus, setelah hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Minggu malam, 15 Februari 2026.
Kondisi ini mengakibatkan kendaraan dari Wamena maupun dari Mamberamo Tengah hingga Tolikara tidak bisa melewati jalur tersebut.
Kasium Polsek Kelila, Aiptu Ridwan Kharie dalam keterangannya, tadi malam mengatakan, pihaknya menemukan sedikitnya lima titik longsor di sepanjang jalur itu, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.
“Setelah menerima laporan warga, kami langsung turun melakukan pengecekan dan menemukan lima titik longsor yang menyebabkan jalan terputus,” ujar Aiptu Ridwan.
Dikatakan, hasil pemantauan di lapangan sudah dilaporkan ke pemerintah provinsi untuk ditindaklanjuti, dengan segera mungkin melakukan perbaikan atau pembersihan material longsor.
“Kami tim gabungan TNI-Polri yang bertugas disini siap membantu proses pembersihan material longsor dan pembukaan akses jalan darurat unltuk mempercepat pemulihan mobilitas warga,” pungkasnya.
Aiptu Ridwan berharap, penanganan longsor perlu dilakukan secara cepat agar aktivitas lalu lintas kembali lancar dan tidak berdampak terhadap naiknya harga kebutuhan pokok di Kabupaten Tolikara dan Mamberamo Tengah.
“Masyarakat akan merasakan dampaknya secara langsung, termasuk potensi kenaikan harga kebutuhan pokok serta terganggunya distribusi barang ke sejumlah distrik,” ungkapnya.
Menurutnya, pemerintah provinsi harus segera mengambil langkah pemulihan, pasalnya jalur tersebut merupakan satu-satunya jalan penghubung ke sejumlah wilayah di sekitarnya.
“Kepada masyarakat kami imbau agar tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat intensitas hujan masih tinggi dan potensi longsor susulan dapat terjadi kapan saja,” pesan Aiptu Ridwan. (Redaksi)










