ADVERTISEMENT
Kamis, April 2, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Pertemuan Sekda Abraham Bersama Dirjen Perumahan: Mimika akan Dibangun 900 Unit Rumah, Korban Banjir Iwaka Jadi Prioritas

Pemerintah pusat juga akan melakukan verifikasi data serta koordinasi lanjutan dengan pemerintah daerah guna memastikan program tepat sasaran.

16 Februari 2026
0
Pertemuan Sekda Abraham Bersama Dirjen Perumahan: Mimika akan Dibangun 900 Unit Rumah, Korban Banjir Iwaka Jadi Prioritas

Pj Sekda Mimika Abraham Kateyau saat hadiri pertemuan bersama jajaran Direktorat Jenderal Perumahan di Kantor Direktorat Jenderal Perumahan-Jakarta, akhir pekan kemarin. (foto ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Provinsi Papua Tengah di tahun 2026 akan mendapatkan bantuan pembangunan rumah layak huni sebanyak 900 unit.

Dari 900 rumah tersebut, 400 unit diprioritaskan untuk warga korban bencana banjir di Kampung Iwaka, Distrik Iwaka dan 500 unit untuk warga kurang mampu di wilayah Mimika.

ADVERTISEMENT

Rencana pembangunan ratusan unit rumah ini, terungkap dalam pertemuan resmi Pj Sekda Mimika, Abraham Kateyau bersama jajaran Direktorat Jenderal Perumahan di Kantor Direktorat Jenderal Perumahan-Jakarta, Jumat 13 Februari 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Dalam pertemuan itu pemerintah pusat menyatakan komitmennya untuk membantu pembangunan 400 unit rumah khusus bagi korban banjir,” ujar Sekda Abraham kepada koranpapua.id, Senin 16 Februari 2026.

Baca Juga

Pemkab Mimika Genjot Pemerataan Akses Pendidikan, 2027 Anak Wajib TK Sebelum Masuk SD

Sisir Kios di Oksibil, Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Tim Gabungan Gelar Razia PEKAT

Menurut Sekda, selain 400 unit rumah korban banjir, dalam pertemuan itu pemerintah pusat juga berencana akan menambah 500 unit rumah bagi keluarga tidak mampu di wilayah Mimika.

Pada pertemuan yang juga dihadiri Sekretaris Kampung Iwaka bersama rombongan, juga membahas langkah konkret pemerintah pusat dalam merespons dampak bencana banjir yang telah merusak permukiman warga dan memperparah kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Sekda Mimika Abraham Kateyau menyampaikan bahwa bantuan rumah khusus bagi korban banjir menjadi kebutuhan mendesak.

Pasalnya, hingga kini masih banyak warga Kampung Iwaka yang hidup dalam kondisi tidak layak huni pascabencana.

Ia menegaskan, pemerintah daerah telah berupaya maksimal, namun keterbatasan anggaran daerah menjadi kendala utama dalam percepatan pemulihan.

“400 unit rumah khusus bagi korban bencana banjir di Kampung Iwaka menjadi prioritas utama. Ini sangat penting untuk memulihkan kehidupan masyarakat yang terdampak langsung,” ujar Sekda Abraham.

Dikatakan, sinyal positif untuk pembangunan tambahan 500 unit rumah bagi keluarga tidak mampu di Kabupaten Mimika, dinilai sebagai langkah strategis untuk mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Secara khususnya untuk masyarakat di wilayah kampung dan distrik yang masih tertinggal dari sisi infrastruktur dasar.

Sekretaris Kampung Iwaka Jacob Pattikawa yang turut hadir dalam pertemuan itu mengungkapkan, bahwa masyarakat telah lama menunggu kepastiannya bantuan perumahan.

Ia berharap janji tersebut tidak hanya berhenti pada tahap perencanaan, tetapi segera direalisasikan di lapangan.

“Kami berharap bantuan ini benar-benar diwujudkan, karena warga kami sudah terlalu lama hidup dalam kondisi memprihatinkan setelah banjir,” katanya.

Pertemuan tersebut menghasilkan komitmen awal dari Direktorat Jenderal Perumahan untuk menindaklanjuti usulan pembangunan rumah khusus dan rumah bantuan sosial sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Pemerintah pusat juga akan melakukan verifikasi data serta koordinasi lanjutan dengan pemerintah daerah guna memastikan program tepat sasaran.

Rencana pembangunan total 900 unit rumah di Kabupaten Mimika ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya korban bencana dan keluarga tidak mampu.

Namun demikian, publik kini menunggu bukti nyata di lapangan, mengingat berbagai program bantuan perumahan sebelumnya kerap terkendala birokrasi, anggaran, maupun proses administrasi yang berlarut.

Masyarakat Kampung Iwaka berharap komitmen tersebut segera diwujudkan, sehingga mereka dapat kembali hidup dengan aman, layak, dan bermartabat setelah dihantam bencana yang mengubah kehidupan mereka secara drastis. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pemkab Mimika Genjot Pemerataan Akses Pendidikan, 2027 Anak Wajib TK Sebelum Masuk SD

Pemkab Mimika Genjot Pemerataan Akses Pendidikan, 2027 Anak Wajib TK Sebelum Masuk SD

2 April 2026
Sisir Kios di Oksibil, Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Tim Gabungan Gelar Razia PEKAT

Sisir Kios di Oksibil, Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Tim Gabungan Gelar Razia PEKAT

2 April 2026
Disnakkeswan Targetkan Tahun 2025 Populasi Babi di Mimika Capai 6.000 Ekor

Pertamina Pastikan Harga BBM di Papua Stabil, Sabelina: Persediaan di Mimika Mencukupi

2 April 2026
Pemberlakuan WFH ASN, Pemprov Papua Tunggu Aturan Pusat, Internet Masih Menjadi Kendala

Dampak Efisiensi Anggaran, Seluruh Cleaning Service di Lingkungan Pemprov Papua Diberhentikan

2 April 2026
Gubernur Papua Barat: Masyarakat Tidak Perlu Panik, Belanja BBM Sesuai Kebutuhan

Gubernur Papua Barat: Masyarakat Tidak Perlu Panik, Belanja BBM Sesuai Kebutuhan

2 April 2026
Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

2 April 2026

POPULER

  • Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    603 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Sadis! Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah, Ketua KNPI Mimika: “Ini Kakak Sungguh Saya”

    598 shares
    Bagikan 239 Tweet 150
  • Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Seorang Remaja Putri di Timika Ditemukan Tewas Diduga Gantung Diri, Motifnya Masih Penyelidikan

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • ASN Wajib Turun ke Pedalaman, Pemkab Mimika Naikkan Uang Perjalanan Dinas Rp3,5 Juta per Hari

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Jaksa Agung Pantau Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Sarana Aerosport di Mimika

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Polisi Data 145 Warga Tembagapura yang Melayat Almarhum Junius Magai

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Next Post
Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Latih PBB di SD Dondobaga Mulia

Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Latih PBB di SD Dondobaga Mulia

Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Rumahnya di SP 1 Timika

Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Rumahnya di SP 1 Timika

Benahi RSMM, YPMAK Gandeng PT Ligar Mandiri Susun Blueprint Pengembangan

Benahi RSMM, YPMAK Gandeng PT Ligar Mandiri Susun Blueprint Pengembangan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id