TIMIKA, Koranpapua.id– Realisasi APBD Kabupaten Mimika hingga 31 Desember 2025 mencapai Rp6,2 triliun atau 97,6 persen dari total pagu Rp6,6 triliun.
Angka ini merupakan pembaruan data terakhir yang masih dalam proses rekonsiliasi.
Kepala Bapenda Mimika, Dwi Cholifa, mengatakan realisasi tersebut bertambah dari sebelumnya sekitar Rp6,15 triliun.
“Realisasi sampai saat ini yang tercatat di kami sudah Rp6,2 triliun lebih atau 97,6 persen. Namun ini masih berjalan rekonsiliasi data, ujar Dwi di kantornya Kamis 12 Februari 2026.
Meski capaiannya tinggi, Dwi mengakui masih ada sejumlah dana transfer yang belum terserap penuh.
DAK fisik tercatat sekitar Rp32,3 miliar tidak terealisasi, terutama di bidang kesehatan.
DAK non-fisik juga belum terserap sekitar Rp23,1 miliar, termasuk dari Tunjangan Profesi Guru (TPG) PNSD dan Tambahan Penghasilan (TKP) PNSD.
Sementara Dana Desa dari alokasi Rp130 miliar baru terealisasi Rp103 miliar. “Komponen besar yang tidak terealisasi memang dari transfer. Selebihnya relatif kecil,” jelas Dwi.
Di sisi lain, Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru melampaui target. Dari target Rp494 miliar, realisasinya mencapai Rp536 miliar. Pajak daerah juga naik dari target Rp340 miliar menjadi Rp353 miliar.
Dwi menegaskan seluruh angka tersebut masih bisa berubah karena masih dalam tahap rekonsiliasi dan pemeriksaan pendahuluan BPK.
“Kalau sudah masuk pemeriksaan terinci, itu sudah tidak bisa berubah lagi,” tegasnya. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru










