TIMIKA, Koranpapua.id- Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kogabwilhan III) berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika menggelar bakti sosial, Jumat 13 Februari 2026.
Bakti Sosial yang berlangsung di Puskesmas Timika, berupa pemeriksaan pelayanan skrining kanker serviks dan payudara secara gratis.
Kegiatan ini diikuti 120 perempuan yang menjalani IVA tes (deteksi dini kanker serviks) serta penyuluhan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri).
Termasuk kegiatan donor darah yang dikuti sekitar 200 hingga 250 personel Batalyon Kostrad 754 Timika.
Letjen TNI Bambang Trisnohadi, Panglima Kogabwilhan III, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia yang diperingati setiap 4 Februari.
“Kegiatan ini kami laksanakan untuk meningkatkan kesadaran kaum perempuan terhadap pentingnya deteksi dini kanker, khususnya kanker serviks dan kanker payudara,” ujar Jenderal Bintang Tiga tersebut.
Menurutnya, dilakukan pemeriksaan gratis terhadap dua penyakit ini, karena belakangan ini penyebab kematian tertinggi kedua setelah penyakit jantung.
Ia menjelaskan, dari 120 peserta yang mengikuti pemeriksaan, sekitar 90 persen merupakan masyarakat umum dan 95 persen di antaranya Orang Asli Papua (OAP) dan sisanya adalah istri prajurit TNI dan anggota Polri.
“Kami mulai dari Timika. Jika antusiasme masyarakat tinggi, tidak menutup kemungkinan kegiatan serupa akan diperluas ke wilayah lain,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor tersebut.
“Kami mewakili Pemerintah Kabupaten Mimika menyampaikan terima kasih kepada Panglima Kogabwilhan III beserta jajaran. Ini merupakan kolaborasi yang baik dan telah dipersiapkan sejak dua minggu lalu,” katanya.
Menurut Reynlod, kegiatan skrining kanker dan edukasi kesehatan ini sejalan dengan program prioritas nasional di bidang kesehatan, terutama dalam deteksi dini guna mendukung langkah pengobatan dan pencegahan.
“Kegiatan ini juga selaras dengan program cek kesehatan gratis sebagai quick win di bidang kesehatan. Inilah wujud peran bersama multi-sektor dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru









