ADVERTISEMENT
Senin, Maret 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Menyalakan Asa dari Asrama SATP Timika: Dua Pelajar Papua Menembus Prestasi Nasional dan Dunia

Meski belum meraih juara utama, Yoran berhasil mendapatkan penghargaan dari ajang bergengsi tersebut. Soal masa depan, Yoran telah menyiapkan mimpi besar.

5 Februari 2026
0
Menyalakan Asa dari Asrama SATP Timika: Dua Pelajar Papua Menembus Prestasi Nasional dan Dunia

Yoran Kum dan Ega Wefako pelajar Smp di Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, terus melahirkan generasi muda Papua yang berprestasi dan berani bermimpi besar.

Sekolah berpola asrama ini dikenal memiliki tenaga pengajar yang profesional dengan program pembelajaran unggulan berstandar Internasional.

ADVERTISEMENT

SATP merupakan sekolah milik Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) yang dikelola oleh Yayasan Pendidikan Lokon (YPL), dengan pembiayaan bersumber dari dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dari sekolah inilah kisah dua pelajar, Yoran Kum dan Ega Wefako, bermula.

Baca Juga

Kapolres Mimika Salurkan Santunan Idul Fitri untuk Warga Pomako

Harga Minyak Goreng Kemasan Bermerk 2, Papua Termahal se-Indonesia

Keduanya yang kini berusia 16 tahun, berasal dari latar belakang berbeda, namun dipersatukan oleh semangat belajar dan cita-cita besar untuk masa depan.

Datang dengan Niat Sendiri

Yoran Kum, siswa kelas VIII SMP SATP asal Amungme – Damal, memilih bersekolah di SATP atas keinginannya sendiri.

Ketertarikannya muncul saat ia diajak temannya yang lebih dulu bersekolah di SATP untuk melihat lingkungan sekolah.

“Masuk ke asrama ini dengan keinginan sendiri, saya minta orang tua untuk mendaftar untuk masuk ke sini,” ujar Yoran saat diwawancararai Selasa 3 Februari 2026.

Sejak SD kelas satu, Yoran telah menempuh pendidikan di SATP. Kehidupan berasrama dengan disiplin ketat sempat menjadi tantangan baginya.

Ia harus menyesuaikan diri dengan kebiasaan bangun dini hari, antre mandi, serta mengikuti aturan asrama yang berbeda dari kehidupannya sebelumnya.

“Setelah masuk, saya juga tidak bisa menyesuaikan, tapi mengikuti saja apa yang disuruh oleh pimpinan,” katanya.

Rutinitas harian dimulai sejak pukul 04.00 WIT, meliputi mandi, piket, merapikan tempat tidur, ibadah bersama, hingga kegiatan belajar.

Disiplin tersebut perlahan membentuk karakter dan ketekunan Yoran.

Menembus Olimpiade Matematika Asia

Selain aktif di kegiatan non-akademik seperti basket dan bulu tangkis, Yoran juga menorehkan prestasi di bidang akademik.

Ia pernah mengikuti Asia International Mathematical Olympiad (ASMO) di Tokyo dan memperoleh penghargaan dari ajang tersebut.

“Saya mengikuti lomba ASMO di Tokyo,” ujarnya.

Meski belum meraih juara utama, Yoran berhasil mendapatkan penghargaan dari ajang bergengsi tersebut. Soal masa depan, Yoran telah menyiapkan mimpi besar.

Ia bercita cita menjadi seorang pilot atau pengusaha jika cita-cita pertamanya belum tercapai.

Dari Pesisir Jita ke Panggung Nasional

Sementara itu, Ega Wefako, siswi kelas VIII SMP SATP lainnya, merupakan anak peranakan Amungme–Mimika yang berasal dari Kampung Jita, Distrik Jita, wilayah pesisir Mimika.

Ketertarikannya pada SATP muncul saat pertama kali melihat lingkungan sekolah ketika mengantar adiknya.

“Pas pertama kali masuk lihat lingkungan sekolah, besar sekali dan bagus, jadi langsung tertarik,” ujar Ega.

Ega mulai bersekolah di SATP sejak 2019. Ia aktif di berbagai kegiatan akademik dan non-akademik, termasuk lomba tari serta olimpiade sains.

Ia lolos Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat kabupaten hingga provinsi, serta mengikuti Gadjah Mada Science Olympiad (GSO) dan berhasil melaju ke tingkat nasional di Yogyakarta.

“Setelah itu tembus yang ke Jogja, tempat lombanya di Universitas Gadjah Mada,” katanya.

Pada 2024, Ega juga meraih juara dua lomba sains tingkat Kabupaten Mimika.

Sekolah Gratis, Harapan Terbuka

Berasal dari keluarga besar dengan sepuluh bersaudara, Ega menilai SATP memberi peluang besar karena dukungan biaya pendidikan yang sepenuhnya ditanggung.

“Puji Tuhan sekolah ini gratis, jadi subsidi penuh,” ucapnya.

Ia bercita-cita melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, bekerja di bidang hubungan internasional, serta bermimpi melanjutkan studi ke luar negeri, khususnya Amerika Serikat.

Menyalakan Asa dari Asrama

Kisah Yoran Kum dan Ega Wefako menjadi potret nyata bahwa SATP bukan sekadar sekolah, melainkan ruang tumbuh bagi anak-anak Papua untuk membangun disiplin, meraih prestasi, dan menyalakan harapan masa depan.

Dari Mimika, melalui pendidikan asrama, mimpi untuk menembus langit dan dunia internasional terus dinyalakan. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kapolres Mimika Salurkan Santunan Idul Fitri untuk Warga Pomako

Kapolres Mimika Salurkan Santunan Idul Fitri untuk Warga Pomako

22 Maret 2026
Harga Minyak Goreng Kemasan Bermerk 2, Papua Termahal se-Indonesia

Harga Minyak Goreng Kemasan Bermerk 2, Papua Termahal se-Indonesia

22 Maret 2026
Senator PFM Lantang Bersuara di Parlemen: Tolak Sawit dan Pembangunan Batalion TP di Papua

Soal Transparansi Dana Otsus: Anggota DPD RI PFM Minta Kejagung Periksa Ketua MRP Se-Papua Raya

22 Maret 2026
Sepak Terjangnya Terhenti, Polisi Bekuk Pelaku Pelecehan dan Jambret di Timika, Mengaku 16 Kali Lakukan Aksi

Sepak Terjangnya Terhenti, Polisi Bekuk Pelaku Pelecehan dan Jambret di Timika, Mengaku 16 Kali Lakukan Aksi

22 Maret 2026
Usai Tembak Mati Hurbianus Murip, Koops TNI Evakuasi 21 Warga Pengungsi

Usai Tembak Mati Hurbianus Murip, Koops TNI Evakuasi 21 Warga Pengungsi

21 Maret 2026
Tadi Pagi Wilayah Nduga Diguncang Gempa 4.4 Magnitudo

Keerom Diguncang Gempa Magnitudo 5,6, Masyarakat Diminta Waspada

21 Maret 2026

POPULER

  • Sepak Terjangnya Terhenti, Polisi Bekuk Pelaku Pelecehan dan Jambret di Timika, Mengaku 16 Kali Lakukan Aksi

    Sepak Terjangnya Terhenti, Polisi Bekuk Pelaku Pelecehan dan Jambret di Timika, Mengaku 16 Kali Lakukan Aksi

    604 shares
    Bagikan 242 Tweet 151
  • Empat Tenaga Kesehatan Diserang KKB: Dua Orang Tewas, Satu Korban Asal Kabupaten Ende-NTT

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Suara yang Terkubur di Tanah Emas

    578 shares
    Bagikan 231 Tweet 145
  • Sertijab Pejabat Pemkab Mimika Dibatalkan, Bupati dan Wabup Siap Temui ASN

    795 shares
    Bagikan 318 Tweet 199
  • Soal Transparansi Dana Otsus: Anggota DPD RI PFM Minta Kejagung Periksa Ketua MRP Se-Papua Raya

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Jual Senjata Organik Seharga Rp90 Juta, Oknum Prajurit TNI Ditangkap

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Remaja 17 Tahun di Timika Hilang Sejak 14 Maret, Keluarga Harap Bantuan Masyarakat

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
Next Post
Kawasan Perbatasan Papua bukan Sekadar Garis Pembatas Kedaulatan, Melainkan Etalase Martabat Bangsa

Kawasan Perbatasan Papua bukan Sekadar Garis Pembatas Kedaulatan, Melainkan Etalase Martabat Bangsa

Upaya Pengentasan Kemiskinan, Kementerian PKP Berencana Bangun 400.000 Rumah, Papua Menjadi Prioritas

Upaya Pengentasan Kemiskinan, Kementerian PKP Berencana Bangun 400.000 Rumah, Papua Menjadi Prioritas

Pelaku Pembunuhan yang Tewaskan Rehan di Kota Makassar Ditangkap di Timika

Pelaku Pembunuhan yang Tewaskan Rehan di Kota Makassar Ditangkap di Timika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id