ADVERTISEMENT
Kamis, Februari 5, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Hidup Semakin Susah, Pengungsi Konflik Tapal Batas di Mimika Barat Tengah Keluhkan Minimnya Perhatian Pemerintah

Warga pengungsi juga menghadapi kerusakan tenda akibat cuaca buruk, keterbatasan air bersih, serta sulitnya akses layanan kesehatan karena ketiadaan biaya Bahan Bakar Minyak (BBM).

5 Februari 2026
0
Hidup Semakin Susah, Pengungsi Konflik Tapal Batas di Mimika Barat Tengah Keluhkan Minimnya Perhatian Pemerintah

Situasi tempat tinggal para pengungsi di Mimika Barat Tengah yang semakin prihatin. Mereka berharap perhatian Pemda Mimika. (foto redaksi koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Masyarakat terdampak konflik tapal batas wilayah di Distrik Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, saat ini hidup semakin susah.

Mereka mengeluhkan minimnya perhatian Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika, terhadap kondisi ekonomi dan pemenuhan kebutuhan dasar selama berada di pengungsian.

ADVERTISEMENT

Ketua Aliansi Pemuda Kampung Kapiraya, Alpius Minama, mengatakan bahwa sejak mengungsi, masyarakat kehilangan akses mata pencaharian, pendidikan, serta aktivitas sosial lainnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kondisi tersebut kata dia diperparah dengan belum adanya realisasi bantuan lanjutan dari pemerintah.

Baca Juga

Menyalakan Asa dari Asrama SATP Timika: Dua Pelajar Papua Menembus Prestasi Nasional dan Dunia

Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Jalan Pattimura Ujung Timika

“Pertama-tama, yang saya mau mengeluh kepada pemerintah itu persoalan ekonomi. Kami masyarakat yang terdampak konflik tapal batas ini, tidak ada perhatian soal ekonomi untuk kami di pengungsian yang ada tinggal di sekitar sini,” ujarnya kepada koranpapua.id, Kamis 5 Februari 2026.

Ia menyebutkan, bantuan terakhir yang diterima masyarakat terjadi pada akhir Desember 2025 dan hanya berupa bahan makanan (Bama).

 

“Kami terima terakhir itu di akhir bulan Desember dan sampai saat ini kami tidak dapat perhatian penuh dari pihak pemerintah terkait masalah ekonomi kami pengungsi yang sangat minim,” katanya.

Sementara itu, perwakilan masyarakat Kampung Wumuka, Willem Tewa, menyampaikan bahwa lima kampung di Distrik Mimika Barat Tengah, telah meninggalkan kampung halaman mereka sejak Oktober dan kini hidup dalam keterbatasan di lokasi pengungsian.

Willem Tewa salah satu masyarakat kampung Wumuka yang mengungsi akibat konflik tapal batas di kapiraya. (foto:ist/koranpapua.id)

“Warga lima kampung Wakia, Wumuka, Kapiraya, Mupuruka dan Uta yang sementara ini mengalami masalah, yang sekarang meninggalkan kampung sudah dari bulan Oktober,” terangnya.

Meski menghadapi kondisi sulit, Willem menegaskan bahwa masyarakat tetap menghargai langkah pemerintah daerah yang tengah menjalankan proses penyelesaian konflik tapal batas.

“Kami sangat menghargai kepada pemerintah sementara jalani proses hukum, dan kami minta tolong supaya segera selesaikan persoalan itu supaya antara kami dengan suku saudara-saudara kami itu semua hidup aman dan damai.”

Selain persoalan ekonomi, warga pengungsi juga menghadapi kerusakan tenda akibat cuaca buruk, keterbatasan air bersih, serta sulitnya akses layanan kesehatan karena ketiadaan biaya Bahan Bakar Minyak (BBM).

Karena itu, melalui penyampaian ini, mereka berharap Pemkab Mimika dapat memberikan perhatian yang lebih serius dan berkelanjutan.

Terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti bahan makanan, tenda layak, air bersih, serta dukungan akses kesehatan, sambil menunggu proses penyelesaian tapal batas diselesaikan secara menyeluruh. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Menyalakan Asa dari Asrama SATP Timika: Dua Pelajar Papua Menembus Prestasi Nasional dan Dunia

Menyalakan Asa dari Asrama SATP Timika: Dua Pelajar Papua Menembus Prestasi Nasional dan Dunia

5 Februari 2026
Hidup Semakin Susah, Pengungsi Konflik Tapal Batas di Mimika Barat Tengah Keluhkan Minimnya Perhatian Pemerintah

Hidup Semakin Susah, Pengungsi Konflik Tapal Batas di Mimika Barat Tengah Keluhkan Minimnya Perhatian Pemerintah

5 Februari 2026
Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Jalan Pattimura Ujung Timika

Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Jalan Pattimura Ujung Timika

5 Februari 2026
Ribka Haluk: PLBN Harus Memberikan Dampak Nyata ‘Piring Nasi’ Masyarakat, Bukan Sekadar Simbol Kedaulatan yang Megah

Ribka Haluk: PLBN Harus Memberikan Dampak Nyata ‘Piring Nasi’ Masyarakat, Bukan Sekadar Simbol Kedaulatan yang Megah

5 Februari 2026
DPR RI dan Pemda di Papua Selatan Gelar Rapat Tertutup Bahas Strategi Pembangunan Perbatasan

DPR RI dan Pemda di Papua Selatan Gelar Rapat Tertutup Bahas Strategi Pembangunan Perbatasan

5 Februari 2026
Kecuali Papua Selatan, Provinsi di Papua Raya Mengalami Deflasi di Bulan Januari 2026, Ini Penyebabnya

Kecuali Papua Selatan, Provinsi di Papua Raya Mengalami Deflasi di Bulan Januari 2026, Ini Penyebabnya

5 Februari 2026

POPULER

  • Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

    Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

    801 shares
    Bagikan 320 Tweet 200
  • Proviciat Merlins R Waromi! Wanita Asal Papua Lulus Dokter Spesialis Tercepat di UGM

    646 shares
    Bagikan 258 Tweet 162
  • TPNPB-OPM Klaim Tembak Mati Satu Agen Intelejen Militer di Dekai Yahukimo

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pj Sekda Mimika Soroti Rendahnya Kepatuhan OPD, Sampai Batas Akhir Hanya Tiga OPD yang Sampaikan LAKIP

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kombes Pol. Andreas Tampubolon: Baik Buruk Citra Polisi Sangat Ditentukan Pelayanan di Tingkat Polsek

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Polisi Gerak Cepat, Berhasil Tangkap Pelaku Begal yang Tebas Tangan Pelajar di Timika

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Pembangunan Gedung Kampus UOP Didanai APBN Sebesar Rp60 Miliar, Bupati Spei: Bukan dari APBD

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Menyalakan Asa dari Asrama SATP Timika: Dua Pelajar Papua Menembus Prestasi Nasional dan Dunia

Menyalakan Asa dari Asrama SATP Timika: Dua Pelajar Papua Menembus Prestasi Nasional dan Dunia

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id