ADVERTISEMENT
Minggu, Maret 22, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa Berbahasa Inggris, SATP Mimika Gandeng Guru Asal Amerika Serikat

“Di dalam kelas tersedia kamera, mikrofon, dan speaker sehingga proses pembelajaran berlangsung layaknya tatap muka. Guru dan siswa dapat berkomunikasi langsung secara dua arah”.

4 Februari 2026
0
Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa Berbahasa Inggris, SATP Mimika Gandeng Guru Asal Amerika Serikat

Gedung Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) di Kabupaten Mimika. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Di tengah wilayah Papua Tengah, Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) di Timika, Kabupaten Mimika menghadirkan pengalaman belajar bertaraf Internasional.

Mendukung anak-anak untuk mahir berbicara Bahasa Inggris, lembaga sekolah ini menggandeng guru penutur dari Amerika Serikat untuk mengajar secara langsung dengan peserta didik.

ADVERTISEMENT

Sekolah berpola asrama ini berada di bawah naungan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) dan dikelola oleh Yayasan Pendidikan Lokon (YPL), dengan pembiayaan yang bersumber dari dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kepala Sekolah SD–SMP SATP, Sonianto Kuddi, mengatakan program pembelajaran bersama native speaker tersebut dirancang khusus untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berbahasa Inggris sejak usia dini.

Baca Juga

Usai Tembak Mati Hurbianus Murip, Koops TNI Evakuasi 21 Warga Pengungsi

Batik Air Terbang Langsung Ambon–Nabire Empat Kali Seminggu

“Untuk membangun kepercayaan diri anak dalam berbahasa Inggris, terutama saat berbicara langsung dengan penutur asli, kami memiliki program khusus melalui kerja sama TeachCast with Cambridge, sebelumnya dikenal sebagai TeachCast with Oxford,” ujar Sonianto, Selasa 3 Februari 2026.

Melalui program ini, peserta didik yang adalah anak-anak Amungme dan Kamoro serta lima suku kekerabatan, dapat secara langsung belajar Bahasa Inggris dengan guru penutur asli dari Amerika Serikat.

Para pengajar yang telah memiliki sertifikasi mengajar Internasional ini, berasal dari beberapa negara bagian, seperti Ohio dan Washington.

Mereka menyampaikan materi pembelajaran secara daring dengan sistem interaktif dua arah.

“Di dalam kelas tersedia kamera, mikrofon, dan speaker sehingga proses pembelajaran berlangsung layaknya tatap muka. Guru dan siswa dapat berkomunikasi langsung secara dua arah,” jelasnya.

Sonianto menambahkan, seluruh proses pembelajaran dalam program tersebut dilakukan sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris.

Para guru tidak menggunakan bahasa Indonesia sama sekali, sehingga siswa terbiasa mendengar dan memahami dialek bahasa Inggris Amerika.

“Dengan metode ini, anak-anak menjadi lebih percaya diri ketika bertemu dengan penutur asing maupun saat mendengar percakapan Bahasa Inggris,” ujarnya.

Kepala Sekolah SD–SMP SATP, Sonianto Kuddi. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Program pembelajaran bersama native speaker ini diterapkan bagi siswa mulai kelas III SD hingga kelas IX SMP.

Setiap kelas memperoleh dua jam pelajaran setiap minggu yang dibagi dalam dua sesi pembelajaran.

Selain itu, SATP juga mengembangkan program ACE Class (Academic Class for Excellence) atau kelas internasional.

Dalam program ini, mata pelajaran Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Bahasa Inggris diajarkan sepenuhnya dalam bahasa Inggris oleh guru dari Filipina serta tenaga pendidik lokal yang kompeten.

“Setiap angkatan terdapat satu kelas ACE Class yang kami rancang untuk mempersiapkan siswa melanjutkan pendidikan ke sekolah bertaraf internasional,” jelasnya.

Dikatakan, program pembelajaran berbahasa Inggris di SATP telah berjalan selama kurang lebih empat tahun dan menunjukkan dampak signifikan terhadap perkembangan siswa, khususnya dalam hal keberanian dan kepercayaan diri berkomunikasi.

“Awalnya banyak anak yang masih malu dan takut salah. Namun setelah terbiasa, mereka menjadi lebih berani berbicara. Bagi kami, yang terpenting adalah keberanian untuk mencoba, benar atau salah itu urusan berikutnya,” kata Sonianto.

Penguatan kemampuan bahasa Inggris di SATP bahkan telah dimulai sejak kelas I SD melalui penerapan metode Montessori.

Dalam aktivitas pembelajaran sehari-hari, guru membiasakan penggunaan instruksi dasar dalam bahasa Inggris.

“Sejak kelas I, anak-anak sudah diperkenalkan dengan bahasa Inggris melalui instruksi sederhana seperti help me please atau close the door please,” jelasnya.

“Dengan pembiasaan ini, sebagian siswa sudah menunjukkan kemampuan komunikasi dasar sejak kelas II dan III,” tambahnya.

Berdasarkan data pihak sekolah, jumlah siswa SATP saat ini mencapai 1.170 orang, terdiri atas 773 siswa SD dan 397 siswa SMP.

Para siswa berasal dari tujuh suku di Kabupaten Mimika, khususnya suku Amungme, Kamoro, serta lima suku kekerabatan lainnya.

Proses pembelajaran didukung oleh 83 tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Usai Tembak Mati Hurbianus Murip, Koops TNI Evakuasi 21 Warga Pengungsi

Usai Tembak Mati Hurbianus Murip, Koops TNI Evakuasi 21 Warga Pengungsi

21 Maret 2026
Tadi Pagi Wilayah Nduga Diguncang Gempa 4.4 Magnitudo

Keerom Diguncang Gempa Magnitudo 5,6, Masyarakat Diminta Waspada

21 Maret 2026
Pemudik Selundupkan Puluhan Burung Langka Asal Papua ke Pulau Jawa

Pemudik Selundupkan Puluhan Burung Langka Asal Papua ke Pulau Jawa

21 Maret 2026
Batik Air Terbang Langsung Ambon–Nabire Empat Kali Seminggu

Batik Air Terbang Langsung Ambon–Nabire Empat Kali Seminggu

21 Maret 2026
Gabriel Zezo: Naiknya Harga Tiket dan Harga Barang di Puncak Dipengaruhi Tiga Faktor, Bukan karena Pungli

Menjaga Harmoni Kepemimpinan di Kabupaten Mimika di Tengah Dinamika ASN

21 Maret 2026
Hilang Empat Hari Marvin Kembali ke Rumah: Takut Setelah Kepergiannya Dilaporkan ke Polisi

Hilang Empat Hari Marvin Kembali ke Rumah: Takut Setelah Kepergiannya Dilaporkan ke Polisi

20 Maret 2026

POPULER

  • Sertijab Pejabat Pemkab Mimika Dibatalkan, Bupati dan Wabup Siap Temui ASN

    Sertijab Pejabat Pemkab Mimika Dibatalkan, Bupati dan Wabup Siap Temui ASN

    791 shares
    Bagikan 316 Tweet 198
  • Pemkab Mimika Mulai Cairkan THR untuk 8.000 ASN dan PPPK, Anggaran Capai Rp30 Miliar

    631 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • Empat Tenaga Kesehatan Diserang KKB: Dua Orang Tewas, Satu Korban Asal Kabupaten Ende-NTT

    593 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Suara yang Terkubur di Tanah Emas

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Jual Senjata Organik Seharga Rp90 Juta, Oknum Prajurit TNI Ditangkap

    574 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Remaja 17 Tahun di Timika Hilang Sejak 14 Maret, Keluarga Harap Bantuan Masyarakat

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Kinerja 133 Kepala Kampung Dievaluasi, Sekda Abraham Instruksikan Siapkan Dokumen dan Laporan Keuangan

    594 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
Next Post
Kombes Pol. Andreas Tampubolon: Baik Buruk Citra Polisi Sangat Ditentukan Pelayanan di Tingkat Polsek

Kombes Pol. Andreas Tampubolon: Baik Buruk Citra Polisi Sangat Ditentukan Pelayanan di Tingkat Polsek

Bibit Siklon Tropis 94W Dapat Berdampak Cuaca Ekstrem di Papua Barat dan Papua Barat Daya

Bibit Siklon Tropis 94W Dapat Berdampak Cuaca Ekstrem di Papua Barat dan Papua Barat Daya

Warga Keluhkan KBM di Distrik Jila Tidak Optimal, Disdik Mimika Sebut Kendala Transportasi

Warga Keluhkan KBM di Distrik Jila Tidak Optimal, Disdik Mimika Sebut Kendala Transportasi

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id