ADVERTISEMENT
Senin, Agustus 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Pemprov Papua Barat Daya Kirim 16 Dokter Umum Ikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis

Penentuan kelulusan belasan dokter tersebut, dilakukan melalui proses seleksi murni oleh Fakultas Kedokteran (FK) Unpad tanpa intervensi pemerintah daerah.

4 Februari 2026
0
Pemprov Papua Barat Daya Kirim 16 Dokter Umum Ikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis

16 Dokter Umum Ikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis yang dibiayai Pemprov Papua Barat Daya (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

SORONG, Koranpapua.id- Mendukung peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang kesehatan mendorong Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, mengirim 16 dokter umum untuk mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).

Diharapkan belasan dokter yang melanjutkan pendidikan spesialis di Universitas Pajajaran (Unpad) Bandung, dapat memiliki keahlian khusus, berkompetensi tinggi dan profenalisme dalam bidang kedokteran tertentu.

ADVERTISEMENT

Pengiriman 16 dokter umum ini ditandai dengan penandatanganan kerjasama oleh Gubernur Elisa Kambu, di Kantor Gubernur Papua Barat, Rabu 4 Februari 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Elisa menjelaskan bahwa tahun ini pemprov merekrut 17 calon dokter spesialis. Namun satu diantaranya telah diterima di UNHAS, sehingga yang dilepas saat ini sebanyak 16 orang.

Baca Juga

HUT ke-81 RI, Johannes Rettob: Pesta Rakyat Bukan Kemewahan, Tapi Momentum Pemerintah Bersama Masyarakat

HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

“Target saya sebenarnya 10 orang per tahun selama tiga tahun, tapi puji Tuhan kali ini bisa lebih,” ujarnya.

Dikatakan, mereka yang akan mengikuti pendidikan sebelumnya telah mengikuti seleksi.

“Sekitar 35 peserta yang ikut seleksi di Sorong, 16 orang dinyatakan lulus. Selain 16 dokter tersebut, ada 11 dokter dialihan dari Provinsi Papua Barat yang juga dibiayai oleh pemerintah,” jelasnya.

Dengan adanya penambahan 17 dokter ini, maka saat ini terdapat 27 dokter yang sedang menjalani pendidikan yang dibiayai oleh Pemprov Papua Barat Daya.

Gubernur Elisa berharap agar pemerintah kabupaten dan kota dapat mengirim minimal setiap tahun satu sampai dua dokter untuk mengikuti pendidikan spesialis.

Berikut Daftar nama 16 dokter yang mengikuti PPDS

  1. Grace Agustin Gefilem – Ilmu Penyakit Dalam.
  2. Johny Maruli Lemauk – Radiologi.
  3. Juliana Sara Blandina Melkes – Ilmu Bedah.
  4. Yullita E.P. Renyaan – Forensik dan Medikolegal.
  5. Johana Irene Anelda Bonsapia – Radiologi.
  6. Deviona I. Macpal – Dermatologi, Venereologi, dan Estetika.
  7. Obet Nego Naa – Anestesi dan Terapi Intensif.
  8. Uce Veranita Rumayon – Patologi Klinik.
  9. Yohannie Irma Hosio – Forensik dan Medikolegal.
  10. Hernic Zonna Woru – Telinga Hidung Tenggorok-Bedah Kepala Leher.
  11. Melania Brigitta Ipsan – Ilmu Kesehatan Anak.
  12. Justhina Ensly Mosso – Obstetri dan Ginekologi.
  13. Maria Magdalena Wafom – Patologi Anatomi.
  14. Natalis Kristian Kaliele – Kardiologi.
  15. Meilisa Yapsenang – Urologi.
  16. Emier Harold Seban Kbarek – Kesehatan Jiwa.

Sementara itu, Jan Pieter Kambu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat Daya menegaskan, bahwa penentuan kelulusan belasan dokter tersebut, dilakukan melalui proses seleksi murni oleh Fakultas Kedokteran (FK) Unpad tanpa intervensi pemerintah daerah.

Seleksi dilaksanakan Oktober 2025 dan hasilnya sepenuhnya berdasarkan penilaian akademik dan kompetensi dari pihak kampus.

“Kami hanya memfasilitasi penganggaran dan perjanjian kerja sama,” katanya.

Untuk biaya pendidikan Pemprov Papua Barat Daya akan membayar langsung ke pihak Unpad, sedangkan biaya hidup ditransfer ke rekening masing-masing peserta sesuai kemampuan keuangan daerah. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat Tanamkan Semangat Perjuangan dan Cinta Tanah Air pada Generasi Muda di Pegunungan Bintang 

Satgas Pasgat Tanamkan Semangat Perjuangan dan Cinta Tanah Air pada Generasi Muda di Pegunungan Bintang 

17 Agustus 2026
Konsep Otomatis

HUT ke-81 RI, Johannes Rettob: Pesta Rakyat Bukan Kemewahan, Tapi Momentum Pemerintah Bersama Masyarakat

17 Agustus 2026
Konsep Otomatis

Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

17 Agustus 2026
HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

17 Agustus 2026
PEPC Region 4 Zona 14 Mencacat Sumur Baru di Papua Lampaui Target, Produksi 369 BOPD

PEPC Region 4 Zona 14 Mencacat Sumur Baru di Papua Lampaui Target, Produksi 369 BOPD

17 Agustus 2026
Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

17 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    912 shares
    Bagikan 365 Tweet 228
  • Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    663 shares
    Bagikan 265 Tweet 166
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    680 shares
    Bagikan 272 Tweet 170
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
Next Post
Papua Barat Peroleh Dukungan Inggris untuk Agenda Lingkungan, Energi dan Pendidikan

Papua Barat Peroleh Dukungan Inggris untuk Agenda Lingkungan, Energi dan Pendidikan

Proviciat Merlins R Waromi! Wanita Asal Papua Lulus Dokter Spesialis Tercepat di UGM

Proviciat Merlins R Waromi! Wanita Asal Papua Lulus Dokter Spesialis Tercepat di UGM

BPS Mimika: Inflasi Periode Januari 2026 Capai 3,97 Persen

BPS Mimika: Inflasi Periode Januari 2026 Capai 3,97 Persen

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id