ADVERTISEMENT
Rabu, Juni 24, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Pemprov Papua Barat Daya Kirim 16 Dokter Umum Ikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis

Penentuan kelulusan belasan dokter tersebut, dilakukan melalui proses seleksi murni oleh Fakultas Kedokteran (FK) Unpad tanpa intervensi pemerintah daerah.

4 Februari 2026
0
Pemprov Papua Barat Daya Kirim 16 Dokter Umum Ikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis

16 Dokter Umum Ikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis yang dibiayai Pemprov Papua Barat Daya (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

SORONG, Koranpapua.id- Mendukung peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang kesehatan mendorong Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, mengirim 16 dokter umum untuk mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).

Diharapkan belasan dokter yang melanjutkan pendidikan spesialis di Universitas Pajajaran (Unpad) Bandung, dapat memiliki keahlian khusus, berkompetensi tinggi dan profenalisme dalam bidang kedokteran tertentu.

ADVERTISEMENT

Pengiriman 16 dokter umum ini ditandai dengan penandatanganan kerjasama oleh Gubernur Elisa Kambu, di Kantor Gubernur Papua Barat, Rabu 4 Februari 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Elisa menjelaskan bahwa tahun ini pemprov merekrut 17 calon dokter spesialis. Namun satu diantaranya telah diterima di UNHAS, sehingga yang dilepas saat ini sebanyak 16 orang.

Baca Juga

Kapolres Mimika: Tidak Ada Lagi Negosiasi Jika Perang Suku Terulang, Pelaku Dikirim ke Nusakambangan

Agustinus Anggaibak dan Yohanes Kemong: Kwamki Lama Harus Jadi Zona Damai, Tidak Boleh Ada Perang Lagi

“Target saya sebenarnya 10 orang per tahun selama tiga tahun, tapi puji Tuhan kali ini bisa lebih,” ujarnya.

Dikatakan, mereka yang akan mengikuti pendidikan sebelumnya telah mengikuti seleksi.

“Sekitar 35 peserta yang ikut seleksi di Sorong, 16 orang dinyatakan lulus. Selain 16 dokter tersebut, ada 11 dokter dialihan dari Provinsi Papua Barat yang juga dibiayai oleh pemerintah,” jelasnya.

Dengan adanya penambahan 17 dokter ini, maka saat ini terdapat 27 dokter yang sedang menjalani pendidikan yang dibiayai oleh Pemprov Papua Barat Daya.

Gubernur Elisa berharap agar pemerintah kabupaten dan kota dapat mengirim minimal setiap tahun satu sampai dua dokter untuk mengikuti pendidikan spesialis.

Berikut Daftar nama 16 dokter yang mengikuti PPDS

  1. Grace Agustin Gefilem – Ilmu Penyakit Dalam.
  2. Johny Maruli Lemauk – Radiologi.
  3. Juliana Sara Blandina Melkes – Ilmu Bedah.
  4. Yullita E.P. Renyaan – Forensik dan Medikolegal.
  5. Johana Irene Anelda Bonsapia – Radiologi.
  6. Deviona I. Macpal – Dermatologi, Venereologi, dan Estetika.
  7. Obet Nego Naa – Anestesi dan Terapi Intensif.
  8. Uce Veranita Rumayon – Patologi Klinik.
  9. Yohannie Irma Hosio – Forensik dan Medikolegal.
  10. Hernic Zonna Woru – Telinga Hidung Tenggorok-Bedah Kepala Leher.
  11. Melania Brigitta Ipsan – Ilmu Kesehatan Anak.
  12. Justhina Ensly Mosso – Obstetri dan Ginekologi.
  13. Maria Magdalena Wafom – Patologi Anatomi.
  14. Natalis Kristian Kaliele – Kardiologi.
  15. Meilisa Yapsenang – Urologi.
  16. Emier Harold Seban Kbarek – Kesehatan Jiwa.

Sementara itu, Jan Pieter Kambu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat Daya menegaskan, bahwa penentuan kelulusan belasan dokter tersebut, dilakukan melalui proses seleksi murni oleh Fakultas Kedokteran (FK) Unpad tanpa intervensi pemerintah daerah.

Seleksi dilaksanakan Oktober 2025 dan hasilnya sepenuhnya berdasarkan penilaian akademik dan kompetensi dari pihak kampus.

“Kami hanya memfasilitasi penganggaran dan perjanjian kerja sama,” katanya.

Untuk biaya pendidikan Pemprov Papua Barat Daya akan membayar langsung ke pihak Unpad, sedangkan biaya hidup ditransfer ke rekening masing-masing peserta sesuai kemampuan keuangan daerah. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kapolres Mimika: Tidak Ada Lagi Negosiasi Jika Perang Suku Terulang, Pelaku Dikirim ke Nusakambangan

Kapolres Mimika: Tidak Ada Lagi Negosiasi Jika Perang Suku Terulang, Pelaku Dikirim ke Nusakambangan

24 Juni 2026
Agustinus Anggaibak dan Yohanes Kemong: Kwamki Lama Harus Jadi Zona Damai, Tidak Boleh Ada Perang Lagi

Agustinus Anggaibak dan Yohanes Kemong: Kwamki Lama Harus Jadi Zona Damai, Tidak Boleh Ada Perang Lagi

24 Juni 2026
Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

Patah Panah di Kwamki Narama, Dang dan Newegalen Akhiri Konflik Berdarah Setelah Korbankan 17 Jiwa

24 Juni 2026
Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

24 Juni 2026
Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Harga Semen dan Cat di Timika

Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Harga Semen dan Cat di Timika

24 Juni 2026
Manfaatkan Buah Merah Papua sebagai Potensi Lokal, Mahasiswa UNAIR Gagas Alternatif Terapi Radang Sendi

Manfaatkan Buah Merah Papua sebagai Potensi Lokal, Mahasiswa UNAIR Gagas Alternatif Terapi Radang Sendi

24 Juni 2026

POPULER

  • SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    667 shares
    Bagikan 267 Tweet 167
  • Komandan Operasi KKB Kodap XVI Yahukimo Dilaporkan Tewas Ditembak Aparat

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Ananias Faot: Kadistrik Berwenang Awasi Dana Kampung, Jangan Habis untuk Bayar Utang

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Kasus Dugaan Korupsi Beras Rp8,9 Miliar, Kejati Papua Tahan Empat Tersangka

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Ledakan yang Tewaskan Tiga Warga Sipil, Koops TNI Habema Tegaskan Tidak Ada Patroli di Danggoa

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • 160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
  • 12 Hari Berjuang, Remaja Putri Akhirnya Meninggal Usai Diduga Dibakar Ibu Kandung

    516 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Papua Barat Peroleh Dukungan Inggris untuk Agenda Lingkungan, Energi dan Pendidikan

Papua Barat Peroleh Dukungan Inggris untuk Agenda Lingkungan, Energi dan Pendidikan

Proviciat Merlins R Waromi! Wanita Asal Papua Lulus Dokter Spesialis Tercepat di UGM

Proviciat Merlins R Waromi! Wanita Asal Papua Lulus Dokter Spesialis Tercepat di UGM

BPS Mimika: Inflasi Periode Januari 2026 Capai 3,97 Persen

BPS Mimika: Inflasi Periode Januari 2026 Capai 3,97 Persen

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id