ADVERTISEMENT
Minggu, Maret 22, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Bibit Siklon Tropis 94W Dapat Berdampak Cuaca Ekstrem di Papua Barat dan Papua Barat Daya

Citra inframerah menunjukkan pusat sirkulasi tingkat rendah (LLCC) yang kurang jelas dan luas dengan konveksi yang sesekali muncul di seluruh setengah lingkaran utara.

4 Februari 2026
0
Bibit Siklon Tropis 94W Dapat Berdampak Cuaca Ekstrem di Papua Barat dan Papua Barat Daya

Ilustrasi Siklon Tropis (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis bahwa bibit Siklon Tropis 94W mulai terbentuk pada 2 Februari 2026 pukul 13.00 WIB di sekitar Laut Filipina utara Papua.

Cuaca ekstrem dan angin kencang dapat terjadi di Papua Barat Daya dan Papua Barat, Maluku Utara.

ADVERTISEMENT

Begitu pula dengan gelombang tinggi, menurut BMKG, dapat terjadi di Samudera Pasifik utara Biak, Samudera Pasifik utara Jayapura, Samudera Pasifik utara Papua Barat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Termasuk Samudera Pasifik utara Halmahera bagian utara, Samudera Pasifik utara Halmahera bagian selatan, Laut Halmahera, perairan Kepulauan Talaud dan perairan Kepulauan Sangihe.

Baca Juga

Usai Tembak Mati Hurbianus Murip, Koops TNI Evakuasi 21 Warga Pengungsi

Keerom Diguncang Gempa Magnitudo 5,6, Masyarakat Diminta Waspada

Pada Selasa 3 Februari, bibit siklon tropis 94W berada di antara Palau dan Yap, Mikronesia, Samudra Pasifik bagian barat, pada Selasa (3/2).

Sistem ini dapat membawa cuaca ekstrem di Maluku Utara, Papua Barat dan Papua Barat Daya.

94W dengan jarak 240 km timur laut Palau atau 200 km barat daya Yap dan 1070 km di utara Kota Biak.

Sistem ini memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis, kata Joint Typhoon Warning Center (JTWC).

Bibit 94W memgemas kecepatan angin permukaan maksimum yang berkelanjutan sekitar 25–35 km per jam (13–18 knot).

Tekanan permukaan laut minimum diperkirakan mendekati 1005 hPa (hektopaskal).

Citra inframerah menunjukkan pusat sirkulasi tingkat rendah (LLCC) yang kurang jelas dan luas dengan konveksi yang sesekali muncul di seluruh setengah lingkaran utara.

Analisis JTWC untuk area tersebut menunjukkan lingkungan yang menguntungkan untuk perkembangan dengan geser angin rendah (10–15 knot).

Serta aliran keluar ke arah kutub yang baik, dan suhu permukaan laut yang hangat (29–30°C). (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Usai Tembak Mati Hurbianus Murip, Koops TNI Evakuasi 21 Warga Pengungsi

Usai Tembak Mati Hurbianus Murip, Koops TNI Evakuasi 21 Warga Pengungsi

21 Maret 2026
Tadi Pagi Wilayah Nduga Diguncang Gempa 4.4 Magnitudo

Keerom Diguncang Gempa Magnitudo 5,6, Masyarakat Diminta Waspada

21 Maret 2026
Pemudik Selundupkan Puluhan Burung Langka Asal Papua ke Pulau Jawa

Pemudik Selundupkan Puluhan Burung Langka Asal Papua ke Pulau Jawa

21 Maret 2026
Batik Air Terbang Langsung Ambon–Nabire Empat Kali Seminggu

Batik Air Terbang Langsung Ambon–Nabire Empat Kali Seminggu

21 Maret 2026
Gabriel Zezo: Naiknya Harga Tiket dan Harga Barang di Puncak Dipengaruhi Tiga Faktor, Bukan karena Pungli

Menjaga Harmoni Kepemimpinan di Kabupaten Mimika di Tengah Dinamika ASN

21 Maret 2026
Hilang Empat Hari Marvin Kembali ke Rumah: Takut Setelah Kepergiannya Dilaporkan ke Polisi

Hilang Empat Hari Marvin Kembali ke Rumah: Takut Setelah Kepergiannya Dilaporkan ke Polisi

20 Maret 2026

POPULER

  • Sertijab Pejabat Pemkab Mimika Dibatalkan, Bupati dan Wabup Siap Temui ASN

    Sertijab Pejabat Pemkab Mimika Dibatalkan, Bupati dan Wabup Siap Temui ASN

    791 shares
    Bagikan 316 Tweet 198
  • Pemkab Mimika Mulai Cairkan THR untuk 8.000 ASN dan PPPK, Anggaran Capai Rp30 Miliar

    631 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • Empat Tenaga Kesehatan Diserang KKB: Dua Orang Tewas, Satu Korban Asal Kabupaten Ende-NTT

    593 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Suara yang Terkubur di Tanah Emas

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Jual Senjata Organik Seharga Rp90 Juta, Oknum Prajurit TNI Ditangkap

    574 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Remaja 17 Tahun di Timika Hilang Sejak 14 Maret, Keluarga Harap Bantuan Masyarakat

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Kinerja 133 Kepala Kampung Dievaluasi, Sekda Abraham Instruksikan Siapkan Dokumen dan Laporan Keuangan

    594 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
Next Post
Warga Keluhkan KBM di Distrik Jila Tidak Optimal, Disdik Mimika Sebut Kendala Transportasi

Warga Keluhkan KBM di Distrik Jila Tidak Optimal, Disdik Mimika Sebut Kendala Transportasi

Pemprov Papua Barat Daya Kirim 16 Dokter Umum Ikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis

Pemprov Papua Barat Daya Kirim 16 Dokter Umum Ikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis

Papua Barat Peroleh Dukungan Inggris untuk Agenda Lingkungan, Energi dan Pendidikan

Papua Barat Peroleh Dukungan Inggris untuk Agenda Lingkungan, Energi dan Pendidikan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id