ADVERTISEMENT
Sabtu, Maret 21, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Apresiasi Pelaksanaan Muspas Mee, Gubernur Meki: Gereja Mitra Strategis Pembangunan Manusia

“Forum ini bukan sekedar agenda rutin gerejawi, tetapi merupakan ruang refleksi iman, evaluasi pelayanan, serta perumusan arah pastoral ke depan”.

3 Februari 2026
0
Apresiasi Pelaksanaan Muspas Mee, Gubernur Meki: Gereja Mitra Strategis Pembangunan Manusia

Pelaksanaan Musyawarah Pastoral Mee (Muspas Mee) yang berlangsung di di Gereja Paroki Kristus Jaya Komopa, Kabupaten Paniai, Papua Tengah (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

PANIAI, Koranpapua.id- Diperkirakan 3 ribu lebih peserta hadir dalam pelaksanaan Musyawarah Pastoral Mee (Muspas Mee) yang berlangsung di di Gereja Paroki Kristus Jaya Komopa, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.

Kegiatan gerewi tersebut secara resmi telah dibuka oleh Uskup Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA yang diawali dengan perayaan misa pada Senin 2 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

Kegiatan yang menjadi agenda kerja Keuskupan Timika tiga tahun sekali itu mengangkat tema dalam Bahasa Mee “Iya-Iya Akatiyake” (Kita Saling Menyelamatkan, Bangkit, dan Berjalan Bersama).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Meki Nawipa, Gubernur Papua Tengah yang diwakili Marthen Ukago, Staf Ahli Gubernur dalam sambutan pada pembukaan kegiatan itu, mengatakan Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengapresiasi penyelenggaraan Muspas Mee ke VIII.

Baca Juga

Usai Tembak Mati Hurbianus Murip, Koops TNI Evakuasi 21 Warga Pengungsi

Keerom Diguncang Gempa Magnitudo 5,6, Masyarakat Diminta Waspada

Ia mengajak seluruh peserta baik para pemimpin gereja, para pastor, gembala, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda serta seluruh umat yang hadir dalam Muspas tersebut dapat menentukan arah pastoral ke depan.

“Semua peserta yang datang dari berbagai wilayah diharapkan untuk menentukan arah pastoral, dan diharapkan kegiatan berjalan secara tertib, aman, lancar tanpa kendala,” pesannya.

Dikatakan bahwa, pemerintah memandang gereja sebagai mitra strategis dalam pembangunan manusia seutuhnya.

Karena itu, terus membangun sinergi yang baik antara gereja, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat demi terwujudnya Papua Tengah yang damai sejahtera, bermartabat dan beriman.

Karena menurutnya, pembangunan manusia secara utuh tidak hanya berbicara tentang infrastruktur fisik, juga pembangunan nilai-nilai spiritual, etika, budaya, dan kemanusian.

Dalam konteks ini, peran gereja dan komunitas umat Mee dinilai sangatlah penting dalam menjaga persatuan, merawat harmoni sosial, serta menanamkan nilai kasih, kejujuran, kerja keras dan tanggung jawab.

Ia berharap melalui Muspas Mee ke-VIII dapat melahirkan rekomendasi pastoral yang kontekstual dan membumi.

Program pelayanan yang menyentuh kebutuhan nyata umat. Penguatan peran keluarga, pemuda dan perempuan, dan komitmen bersama untuk menjaga kedamaian dan persatuan di Tanah Papua.

Marten juga menyampaikan, musyawarah ini merupakan wujud nyata komitmen iman, kebersamaan dan tanggung jawab moral untuk membangun kehidupan umat dan masyarakat yang lebih baik.

“Forum ini bukan sekedar agenda rutin gerejawi, tetapi merupakan ruang refleksi iman, evaluasi pelayanan, serta perumusan arah pastoral ke depan,” pungkasnya.

Pemerintah menyadari bersama bahwa umat dan masyarakat kini menghadapi berbagai tantangan, baik dalam bidang sosial, pendidikan, kesehatan, ekonomi maupun persoalan moral dan karakter generasi muda.

Oleh karena itu, gereja diharapkan terus hadir sebagai garam dan terang dunia. Gereja perlu memberikan penguatan iman, pendampingan pastoral serta teladan hidup yang membawa kedamaian.

Seperti diberitakan media ini, kegiatan Muspas Mee akan berlangsung hingga tanggal 9 Februari 2026.

Yunus Kadepa, Ketua Panitia Muspas Mee ke-VIII menjelaskan, dalam menyukseskan pesta iman ini, umat Katolik di wilayah Paroki Kristus Jaya Komopa, Dekenat Paniai, diberikan kepercayaan sebagai tuan rumah

Ia menyebutkan bahwa Muspas Mee ke-VIII merupakan kelanjutan dari Muspas Mee I hingga VII yang telah dilaksanakan secara rutin setiap tiga tahun sekali.

“Muspas Mee pertama kali digelar pada tahun 2005 di Paroki Santo Yusuf Enarotali, dengan tujuan memperkuat iman serta menyatukan hati umat untuk terus menghidupkan gereja,” ungkapnya.

Dalam pembukaan pesta iman ini, selain dihadiri oleh 3.268 umat Katolik, juga akan dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Tengah serta perwakilan pemerintah dari delapan kabupaten di Papua Tengah.

Sesuai keputusan panitia pelaksana, setiap paroki mengutus sebanyak 188 orang peserta dengan melibatkan enam dekenat dalam wilayah Keuskupan Timika.

Yakni, Dekenat Mimika–Agimuga, Paroki Katedral Tiga Raja, Timika, Paroki Maria Bintang Laut, Kokonao, Paroki Maria Fatima, Pronggo. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Usai Tembak Mati Hurbianus Murip, Koops TNI Evakuasi 21 Warga Pengungsi

Usai Tembak Mati Hurbianus Murip, Koops TNI Evakuasi 21 Warga Pengungsi

21 Maret 2026
Tadi Pagi Wilayah Nduga Diguncang Gempa 4.4 Magnitudo

Keerom Diguncang Gempa Magnitudo 5,6, Masyarakat Diminta Waspada

21 Maret 2026
Pemudik Selundupkan Puluhan Burung Langka Asal Papua ke Pulau Jawa

Pemudik Selundupkan Puluhan Burung Langka Asal Papua ke Pulau Jawa

21 Maret 2026
Batik Air Terbang Langsung Ambon–Nabire Empat Kali Seminggu

Batik Air Terbang Langsung Ambon–Nabire Empat Kali Seminggu

21 Maret 2026
Gabriel Zezo: Naiknya Harga Tiket dan Harga Barang di Puncak Dipengaruhi Tiga Faktor, Bukan karena Pungli

Menjaga Harmoni Kepemimpinan di Kabupaten Mimika di Tengah Dinamika ASN

21 Maret 2026
Hilang Empat Hari Marvin Kembali ke Rumah: Takut Setelah Kepergiannya Dilaporkan ke Polisi

Hilang Empat Hari Marvin Kembali ke Rumah: Takut Setelah Kepergiannya Dilaporkan ke Polisi

20 Maret 2026

POPULER

  • Sertijab Pejabat Pemkab Mimika Dibatalkan, Bupati dan Wabup Siap Temui ASN

    Sertijab Pejabat Pemkab Mimika Dibatalkan, Bupati dan Wabup Siap Temui ASN

    790 shares
    Bagikan 316 Tweet 198
  • Pemkab Mimika Mulai Cairkan THR untuk 8.000 ASN dan PPPK, Anggaran Capai Rp30 Miliar

    631 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • Empat Tenaga Kesehatan Diserang KKB: Dua Orang Tewas, Satu Korban Asal Kabupaten Ende-NTT

    593 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Suara yang Terkubur di Tanah Emas

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Jual Senjata Organik Seharga Rp90 Juta, Oknum Prajurit TNI Ditangkap

    574 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Remaja 17 Tahun di Timika Hilang Sejak 14 Maret, Keluarga Harap Bantuan Masyarakat

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Kinerja 133 Kepala Kampung Dievaluasi, Sekda Abraham Instruksikan Siapkan Dokumen dan Laporan Keuangan

    593 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
Next Post
Ringankan Beban Korban Kebakaran di Karubaga, Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Tanggap Darurat

Ringankan Beban Korban Kebakaran di Karubaga, Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Tanggap Darurat

Dari Tembagapura ke Medan, Kisah Wilianti Dolame Anak Amungme Binaan YPMAK yang Bermimpi Bisa Kuliah di UGM

Dari Tembagapura ke Medan, Kisah Wilianti Dolame Anak Amungme Binaan YPMAK yang Bermimpi Bisa Kuliah di UGM

Burung Nuri Kepala Hitam dan Kelinci asal Mimika Gagal Diselundupkan ke Jakarta

Burung Nuri Kepala Hitam dan Kelinci asal Mimika Gagal Diselundupkan ke Jakarta

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id