KARUBAGA, Koranpapua.id- Diperkirakan sekitar 100 lebih bangunan dilaporkan hangus dalam peristiwa kebakaran hebat yang melanda Kota Karubaga, Ibukota Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Rabu 28 Januarti 2026.
Ratusan bangunan milik warga dan pedagang yang terbakar terdiri dari kios sembako, toko bangunan, rumah makan, kos-kosan, toko pakaian, serta rumah tinggal.
Kombes Pol Cahyo Sukarnoto, Kabid Humas Polda Papua dalam keterangannya di Jayapura, Rabu malam mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.30 WIT.
Angin kencang dan keterbatasan sarana pemadam membuat api dengan cepat merembet dari satu bangunan ke bangunan lainnya.
“Kebakaran menghanguskan sekitar 100 lebih unit bangunan milik warga dan pedagang termasuk rumah tinggal. Kebanyakan bangunan semi permanen jadi api cepat menjalar,” ujar Kombes Cahyo.
Aparat gabungan TNI dan Polri bersama masyarakat setempat bersama-sama berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya.
Namun upaya memadamkan api mengalami kendala, karena dilakukan secara manual.
Memutus jalur rambatan api, terpaksa diturunkan satu unit ekskavator untuk membongkar bangunan di sekitar titik api.

Kombes Cahyo menyampaikan, sampai Rabu malam, api belum sepenuhnya padam, namun sudah berhasil dikendalikan.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini namun kerugian ditaksir mencapai Rp22 milliar.
Disampaikan juga akibat kebakaran itu, ratusan warga terpaksa mengungsi ke keluarga dan kerabat karena kehilangan tempat tinggal.
“Saat ini aparat gabungan TNI dan Polri bersama pemerintah daerah masih melakukan pendataan dampak dari kebakaran itu,” ujarnya.
Sementara terkait penyebab kebakaran, Kombes Cahyo menjelaskan, polisi masih melakukan penyelidikan. (Redaksi)









