ADVERTISEMENT
Jumat, Maret 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Papua Perlu Contoh dari Batam

Penetapan area perdagangan bebas di lokasi strategis Papua dinilai mampu menarik investor di sektor manufaktur, logistik, energi bersih, hingga ekonomi digital.

18 Januari 2026
0
Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Papua Perlu Contoh dari Batam

Pemerintah Pusat mendorong untuk membentuk area perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ) di wilayah Papua (foto: istimewa/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

SORONG, Koranpapua.id- Mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah yang berdampak positif terhadap kesejahtaraan masyarakat, pemerintah daerah di Papua perlu mengambil contoh dari Batam.

Salah satunya perlu mendorong Pemerintah Pusat untuk membentuk area perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ) di wilayah Papua.

ADVERTISEMENT

Hal itu disampaikan Deputi Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis dalam Seminar Nasional Pembangunan Indonesia yang berlangsung di Sorong, Papua Barat Daya, Jumat 16 Januari 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam seminar itu mengangkat tema “Transformasi Investasi untuk Pembangunan Papua yang Inklusif dan Berkelanjutan”.

Baca Juga

Operasi Ketupat Noken 2026, TNI-Polri Siapkan Tujuh Pos Pengamanan di Mimika

YPMAK Sosialisasi Program Ekonomi di Kampung Kiura, Fokuskan Perluasan Kebun Kelapa dan Pembangunan Rumah Layak Huni

Usulan ke pemerintah pusat tersebut, Fary sampaikan dengan mencontohkan keberhasilan Batam dalam menarik investasi dan memacu pertumbuhan ekonomi.

Menurutnya, tanpa keberadaan FTZ, realisasi investasi di Papua Barat Daya masih relatif rendah.

Mengutip data terbaru BPS, jumlah penduduk Papua Barat Daya mencapai sekitar 636.434 jiwa pada 2025 dengan luas wilayah sekitar 39.122,95 km².

“Provinsi ini merupakan salah satu daerah dengan jumlah penduduk paling sedikit di Indonesia, sehingga tantangannya dalam menarik investor sangat besar,” ujarnya.

Sebaliknya, Batam yang merupakan kawasan perdagangan bebas mencatat realisasi investasi lebih dari Rp60 triliun hingga akhir Desember 2025.

Nilai itu jauh melampaui Papua Barat Daya yang hanya membukukan sekitar Rp2,4 triliun tanpa dukungan kebijakan FTZ.

“Ini bukti nyata bahwa FTZ mampu menjadi katalis kuat untuk investasi dan pertumbuhan ekonomi,” kata Fary.

Fary memaparkan lima langkah strategis untuk memperkuat iklim investasi dan mengakselerasi pembangunan ekonomi di Tanah Papua:

  1. Penyederhanaan regulasi dan insentif pajak.

Pemerintah perlu menyiapkan kebijakan yang lebih kompetitif, termasuk insentif fiskal dan non-fiskal, guna memangkas hambatan birokrasi serta mempercepat proses perizinan.

  1. Pengembangan infrastruktur konektivitas.

Akselerasi pembangunan transportasi, logistik, dan infrastruktur digital penting untuk menurunkan biaya operasional dan membuka akses pasar, mulai dari pelabuhan, Bandara, jalan, hingga jaringan telekomunikasi.

  1. Peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Penguatan pendidikan vokasi dan pelatihan kerja diperlukan untuk menghasilkan tenaga terampil sesuai kebutuhan industri dan calon investor.

  1. Fasilitasi pembiayaan dan kemitraan.

Pemerintah diminta menyediakan akses kredit serta mendorong kemitraan strategis antara pemerintah, swasta, dan komunitas lokal agar pertumbuhan UMKM hingga usaha besar semakin inklusif.

  1. Pembentukan FTZ dan kawasan industri terintegrasi.

Penetapan area perdagangan bebas di lokasi strategis Papua dinilai mampu menarik investor di sektor manufaktur, logistik, energi bersih, hingga ekonomi digital dengan dukungan kemudahan regulasi dan fasilitas tarif.

Fary menegaskan inisiatif pembentukan FTZ telah ia sampaikan kepada Anggota Komite Eksekutif Presiden RI, Billy Mambrasar.

Usulan itu kemudian diteruskan kepada Presiden RI Prabowo Subianto untuk dipertimbangkan dalam agenda nasional penguatan investasi dan pembangunan berkelanjutan di Papua. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Klinik Swasta di Mimika Siap Layani Pemeriksaan dan Obat Malaria Gratis, Berlaku Mulai April 2026

Klinik Swasta di Mimika Siap Layani Pemeriksaan dan Obat Malaria Gratis, Berlaku Mulai April 2026

12 Maret 2026
Operasi Ketupat Noken 2026, TNI-Polri Siapkan Tujuh Pos Pengamanan di Mimika

Operasi Ketupat Noken 2026, TNI-Polri Siapkan Tujuh Pos Pengamanan di Mimika

12 Maret 2026
YPMAK Sosialisasi Program Ekonomi di Kampung Kiura, Fokuskan Perluasan Kebun Kelapa dan Pembangunan Rumah Layak Huni

YPMAK Sosialisasi Program Ekonomi di Kampung Kiura, Fokuskan Perluasan Kebun Kelapa dan Pembangunan Rumah Layak Huni

12 Maret 2026
Mayjen Febriel Buyung Jabat Pangdam Cenderawasih, Mantan Danbrigif Timika Jadi Pangdam XXIV Merauke

Mayjen Febriel Buyung Jabat Pangdam Cenderawasih, Mantan Danbrigif Timika Jadi Pangdam XXIV Merauke

12 Maret 2026
Kasus Penembakan di Areal Kerja Freeport: Berpura-Pura Meninggal, Simson Selamat dari Maut

Kasus Penembakan di Areal Kerja Freeport: Berpura-pura Meninggal, AM Selamat dari Maut

12 Maret 2026
Keterbatasan bukan Penghalang untuk Bersinar:  Suara Emas Eva Manobi, Talenta Papua yang Berprestasi di FLS3N

Keterbatasan bukan Penghalang untuk Bersinar:  Suara Emas Eva Manobi, Talenta Papua yang Berprestasi di FLS3N

12 Maret 2026

POPULER

  • Pemandangan Unik: Nama Pejabat Mimika yang Dilantik Diduga Dibaca di Layar Handphone

    Pemandangan Unik: Nama Pejabat Mimika yang Dilantik Diduga Dibaca di Layar Handphone

    680 shares
    Bagikan 272 Tweet 170
  • Lantik 282 Pejabat Pemkab Mimika, Johannes Rettob: Bukan Karena Suka atau Tidak Suka

    653 shares
    Bagikan 261 Tweet 163
  • THR ASN 2026: Pemkab Mimika Siapkan Rp20 Miliar Lebih, Pembayaran Tunggu Petunjuk Pusat

    610 shares
    Bagikan 244 Tweet 153
  • Mayjen Febriel Buyung Jabat Pangdam Cenderawasih, Mantan Danbrigif Timika Jadi Pangdam XXIV Merauke

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Petugas Kebersihan Gelar Aksi Mogok Kerja, Ini Pernyataan Kadis DLH Mimika Jefri Deda

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Anton Alom Kritik Penunjukan Plt Sekwan Mimika “Ini Penghinaan Lembaga DPR”

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Kasus Penembakan di Areal Kerja Freeport: Berpura-pura Meninggal, AM Selamat dari Maut

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Satgas Wirakasa Korpasgat TNI AU Jaga Kelancaran Penerbangan Pedalaman Papua

Satgas Wirakasa Korpasgat TNI AU Jaga Kelancaran Penerbangan Pedalaman Papua

Hendak Beribadah, Ibu Rumah Tangga Ditikam dan Tewas di Depan Gerbang Gereja

Hendak Beribadah, Ibu Rumah Tangga Ditikam dan Tewas di Depan Gerbang Gereja

Tim Percepatan Papua Bukan Kebutuhan Mendesak, Timbulkan Tumpang Tindih Kewenangan dan Bebani APBD

Tim Percepatan Papua Bukan Kebutuhan Mendesak, Timbulkan Tumpang Tindih Kewenangan dan Bebani APBD

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id