ADVERTISEMENT
Selasa, Januari 27, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Papua Perlu Contoh dari Batam

Penetapan area perdagangan bebas di lokasi strategis Papua dinilai mampu menarik investor di sektor manufaktur, logistik, energi bersih, hingga ekonomi digital.

18 Januari 2026
0
Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Papua Perlu Contoh dari Batam

Pemerintah Pusat mendorong untuk membentuk area perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ) di wilayah Papua (foto: istimewa/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

SORONG, Koranpapua.id- Mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah yang berdampak positif terhadap kesejahtaraan masyarakat, pemerintah daerah di Papua perlu mengambil contoh dari Batam.

Salah satunya perlu mendorong Pemerintah Pusat untuk membentuk area perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ) di wilayah Papua.

ADVERTISEMENT

Hal itu disampaikan Deputi Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis dalam Seminar Nasional Pembangunan Indonesia yang berlangsung di Sorong, Papua Barat Daya, Jumat 16 Januari 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam seminar itu mengangkat tema “Transformasi Investasi untuk Pembangunan Papua yang Inklusif dan Berkelanjutan”.

Baca Juga

Paroki Komopa Dekenat Paniai Gelar Diskusi dan Makan Bersama Jelang Muspasme ke-VIII

Sekda Mimika Ingatkan Penyusunan RKPD 2027 Harus Partisipatif dan Berbasis Data

Usulan ke pemerintah pusat tersebut, Fary sampaikan dengan mencontohkan keberhasilan Batam dalam menarik investasi dan memacu pertumbuhan ekonomi.

Menurutnya, tanpa keberadaan FTZ, realisasi investasi di Papua Barat Daya masih relatif rendah.

Mengutip data terbaru BPS, jumlah penduduk Papua Barat Daya mencapai sekitar 636.434 jiwa pada 2025 dengan luas wilayah sekitar 39.122,95 km².

“Provinsi ini merupakan salah satu daerah dengan jumlah penduduk paling sedikit di Indonesia, sehingga tantangannya dalam menarik investor sangat besar,” ujarnya.

Sebaliknya, Batam yang merupakan kawasan perdagangan bebas mencatat realisasi investasi lebih dari Rp60 triliun hingga akhir Desember 2025.

Nilai itu jauh melampaui Papua Barat Daya yang hanya membukukan sekitar Rp2,4 triliun tanpa dukungan kebijakan FTZ.

“Ini bukti nyata bahwa FTZ mampu menjadi katalis kuat untuk investasi dan pertumbuhan ekonomi,” kata Fary.

Fary memaparkan lima langkah strategis untuk memperkuat iklim investasi dan mengakselerasi pembangunan ekonomi di Tanah Papua:

  1. Penyederhanaan regulasi dan insentif pajak.

Pemerintah perlu menyiapkan kebijakan yang lebih kompetitif, termasuk insentif fiskal dan non-fiskal, guna memangkas hambatan birokrasi serta mempercepat proses perizinan.

  1. Pengembangan infrastruktur konektivitas.

Akselerasi pembangunan transportasi, logistik, dan infrastruktur digital penting untuk menurunkan biaya operasional dan membuka akses pasar, mulai dari pelabuhan, Bandara, jalan, hingga jaringan telekomunikasi.

  1. Peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Penguatan pendidikan vokasi dan pelatihan kerja diperlukan untuk menghasilkan tenaga terampil sesuai kebutuhan industri dan calon investor.

  1. Fasilitasi pembiayaan dan kemitraan.

Pemerintah diminta menyediakan akses kredit serta mendorong kemitraan strategis antara pemerintah, swasta, dan komunitas lokal agar pertumbuhan UMKM hingga usaha besar semakin inklusif.

  1. Pembentukan FTZ dan kawasan industri terintegrasi.

Penetapan area perdagangan bebas di lokasi strategis Papua dinilai mampu menarik investor di sektor manufaktur, logistik, energi bersih, hingga ekonomi digital dengan dukungan kemudahan regulasi dan fasilitas tarif.

Fary menegaskan inisiatif pembentukan FTZ telah ia sampaikan kepada Anggota Komite Eksekutif Presiden RI, Billy Mambrasar.

Usulan itu kemudian diteruskan kepada Presiden RI Prabowo Subianto untuk dipertimbangkan dalam agenda nasional penguatan investasi dan pembangunan berkelanjutan di Papua. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Paroki Komopa Dekenat Paniai Gelar Diskusi dan Makan Bersama Jelang Muspasme ke-VIII

Paroki Komopa Dekenat Paniai Gelar Diskusi dan Makan Bersama Jelang Muspasme ke-VIII

26 Januari 2026
Sekda Mimika Ingatkan Penyusunan RKPD 2027 Harus Partisipatif dan Berbasis Data

Sekda Mimika Ingatkan Penyusunan RKPD 2027 Harus Partisipatif dan Berbasis Data

26 Januari 2026
Pemkab Mimika Targetkan Pembagian DPA 2026 Pekan Depan

Pemkab Mimika Targetkan Pembagian DPA 2026 Pekan Depan

26 Januari 2026
Pastor Goklian Ingatkan Wartawan Papua Wartakan Berita yang Benar dan Bermakna

Pastor Goklian Ingatkan Wartawan Papua Wartakan Berita yang Benar dan Bermakna

26 Januari 2026
Aksi Bisu di Halaman Katedral, 11 Warga Merauke Ditangkap, Koalisi HAM Papua Desak Polisi Bebaskan Mereka

Aksi Bisu di Halaman Katedral, 11 Warga Merauke Ditangkap, Koalisi HAM Papua Desak Polisi Bebaskan Mereka

26 Januari 2026
Tindak Lanjut Temuan BPK, BPKAD Mimika Minta OPD Perketat Pengawasan Proyek Fisik

Tindak Lanjut Temuan BPK, BPKAD Mimika Minta OPD Perketat Pengawasan Proyek Fisik

26 Januari 2026

POPULER

  • Bertemu Gubernur Fakhiri, Bahlil Pastikan Divestasi 10 Persen Saham Freeport Kuartal I Rampung Dalam Waktu Dekat

    Bertemu Gubernur Fakhiri, Bahlil Pastikan Divestasi 10 Persen Saham Freeport Kuartal I Rampung Dalam Waktu Dekat

    566 shares
    Bagikan 226 Tweet 142
  • Brigjen Alfred Papare Bergeser ke Papua Barat, Kombes Jeremias Rontini di Papua Tengah

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Awali Tugas sebagai Kapolres Supiori, Kompol Frits Erari Hadiri Ibadah, Sampaikan Pesan Kamtibmas

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Jabat Kapolda Papua Tengah, Jeremias Rontini ‘Pecah Bintang’, Berikut Sekilas Perjalanan Karirnya

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Tembak Mati Beberapa Anggota Separatis, Koops Habema Rebut Dua Markas Utama OPM Kodap XVI Yahukimo

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Oknum Pejabat Bea Cukai Papua Diduga Lakukan Pelecehan Anak di Bawah Umur, Korban Anak Rekan Kerja

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Perjalanan Dinas ASN Mimika Dinilai Berlebihan, Wabup Emanuel: Pelayanan Publik Terabaikan

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post
Satgas Wirakasa Korpasgat TNI AU Jaga Kelancaran Penerbangan Pedalaman Papua

Satgas Wirakasa Korpasgat TNI AU Jaga Kelancaran Penerbangan Pedalaman Papua

Hendak Beribadah, Ibu Rumah Tangga Ditikam dan Tewas di Depan Gerbang Gereja

Hendak Beribadah, Ibu Rumah Tangga Ditikam dan Tewas di Depan Gerbang Gereja

Tim Percepatan Papua Bukan Kebutuhan Mendesak, Timbulkan Tumpang Tindih Kewenangan dan Bebani APBD

Tim Percepatan Papua Bukan Kebutuhan Mendesak, Timbulkan Tumpang Tindih Kewenangan dan Bebani APBD

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id