ADVERTISEMENT
Sabtu, Februari 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim

Konflik Kwamki Narama Tak Kunjung Usai, Anggota DPR PPT Sebut Johannes Rettob Gagal Sebagai Bupati Mimika

Layanan kesehatan dan pendidikan di Kwamki Narama disebut berada dalam kondisi mengkhawatirkan karena warga hidup dalam rasa takut dan cemas untuk beraktivitas.

6 Januari 2026
0
Konflik Kwamki Narama Tak Kunjung Usai, Anggota DPR PPT Sebut Johannes Rettob Gagal Sebagai Bupati Mimika

Anggota DPR Provinsi Papua Tengah, Yohanes Kemong. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Konflik berdarah yang terus berlarut di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, menuai sorotan keras dari anggota DPR Provinsi Papua Tengah (PPT) yang juga tokoh Amungme, Yohanes Kemong.

Ia menilai Bupati Mimika Johannes Rettob gagal menjalankan perannya sebagai kepala daerah dalam menyelesaikan persoalan konflik sosial yang terjadi di tengah masyarakat, khususnya masyarakat asli Papua.

ADVERTISEMENT

Pernyataan tersebut disampaikan Yohanes Kemong pada Selasa 6 Januari 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia menegaskan, berbagai konflik sosial di Kabupaten Mimika sejak tahun lalu hingga kini belum ditangani secara tuntas.

Baca Juga

Tabrak Median Jalan di Pertigan Diana Mall Timika, Pengendara Motor Tewas di Tempat Kejadian

Area Bandara Merauke dalam Pengamanan Ketat Satgas Yon Parako 466 Pasgat

“Lebih khusus di persoalan masyarakat asli Papua,” tegasnya.

Salah satu kelompok yang berkonflik di Kwamki Narama berkumpul saat upaya perdamaian pada November 2025 lalu.

Menurutnya, perang saudara yang terjadi di Distrik Kwamki Narama telah menelan banyak korban jiwa dan luka-luka. Selain itu, konflik tapal batas di Distrik Kapiraya juga belum menemukan penyelesaian yang jelas.

Ia menegaskan, dalam kondisi tersebut seharusnya Bupati Mimika menjadi figur utama dan penentu arah penyelesaian konflik.

“Konflik di Kapiraya itu (bupati) tidak mampu selesaikan, ada masyarakat bertikai di Kwamki Narama sampai lebih dari 10 nyawa melayang dan ratusan korban luka-luka, namun (bupati) tidak mampu selesaikan masalah,” katanya.

Kemong menambahkan, konflik yang berkepanjangan itu berdampak langsung pada lumpuhnya aktivitas masyarakat.

Layanan kesehatan dan pendidikan di Kwamki Narama disebut berada dalam kondisi mengkhawatirkan karena warga hidup dalam rasa takut dan cemas untuk beraktivitas.

Perang saudara di Kwamki Narama diketahui pecah sejak Oktober 2025. Hingga 5 Januari 2026, tercatat sedikitnya 11 orang meninggal dunia akibat konflik tersebut.

Disamping itu, Bupati Mimika Johannes Rettob sebelumnya menyampaikan bahwa persoalan Kwamki Narama telah dibahas bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Ia menilai konflik tersebut pada dasarnya dapat diselesaikan dengan mudah.

Namun, kata Rettob, pemerintah daerah memiliki prinsip yang harus ditegakkan, yakni mengedepankan hukum positif.

Ia menilai belum adanya ketegasan dalam penegakan hukum di Kwamki Narama menjadi salah satu faktor konflik terus berlarut hingga menelan korban jiwa.

Ke depan, pemerintah daerah bersama Forkopimda berencana menyusun peraturan daerah yang secara khusus mengatur penanganan konflik internal.

“Saya sudah komunikasi juga dengan gubernur, peraturan daerah tentang konflik-konflik internal yang terjadi seperti ini. Di mana kita dalam konflik, kita harus utamakan hukum positif. Jadi tidak ada cerita,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tabrak Median Jalan di Pertigan Diana Mall Timika, Pengendara Motor Tewas di Tempat Kejadian

Tabrak Median Jalan di Pertigan Diana Mall Timika, Pengendara Motor Tewas di Tempat Kejadian

28 Februari 2026
Area Bandara Merauke dalam Pengamanan Ketat Satgas Yon Parako 466 Pasgat

Area Bandara Merauke dalam Pengamanan Ketat Satgas Yon Parako 466 Pasgat

28 Februari 2026
Romario Moromako Ditikam di Pelabuhan Poumako, Polisi Buruh Pelaku

Romario Moromako Ditikam di Pelabuhan Poumako, Polisi Buruh Pelaku

28 Februari 2026
Percepatan Implementasi Program Nasional, Seluruh Pimpinan Daerah se- Indonesia Berkumpul di Bogor

Percepatan Implementasi Program Nasional, Seluruh Pimpinan Daerah se- Indonesia Berkumpul di Bogor

28 Februari 2026
Ilustrasi Beras SPPH dan Minyakkita (Foto:ist/Koranpapua.id)

Tekan Lajunya Harga Pangan Strategis di Papua Raya, Beras SPHP dan Minyakita Jadi Instrumen Penting

28 Februari 2026
Dampak Pemotongan Transfer Pusat, Pemprov Papua Tengah Hentikan Menerima Proposal Bantuan

Dampak Pemotongan Transfer Pusat, Pemprov Papua Tengah Hentikan Menerima Proposal Bantuan

28 Februari 2026

POPULER

  • Tidak Terima Anak Ditegur, Orang Tua Murid Aniaya Guru di SMPN 5 Mimika

    Tidak Terima Anak Ditegur, Orang Tua Murid Aniaya Guru di SMPN 5 Mimika

    630 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • YLBH Papua Tengah Kecam Dugaan Penembakan Brutal Tiga Warga Sipil di Gorong-Gorong-Timika

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Ini Identitas Prajurit TNI yang Tewas Diserang KKB di Nabire

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Korpasgat Gagalkan Upaya Penyelundupan Ganja 1,7 Kilogram di Bandara Sentani Jayapura

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Bupati Merauke Kecewa, Banyak yang Dibiayai Pemerintah, Setelah Jadi Dokter Memilih Bekerja di Luar Papua

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Gubernur Meki Nawipa Instruksikan Bupati Mimika, Deiyai dan Dogiyai Turun ke Kapiraya Selasa 24 Februari

    602 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Pantau dari Udara hingga Dialog, Pemkab Mimika Siap Tindaklanjuti Keluhan Warga Kapiraya

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
Next Post
Polisi Olah TKP Penemuan Mayat di SP3, Suami yang Baru Turun dari Tembagapura Sempat Panggil Istrinya

Polisi Olah TKP Penemuan Mayat di SP3, Suami yang Baru Turun dari Tembagapura Sempat Panggil Istrinya

Warning untuk ASN Pemkab Mimika, Ketahuan Mabuk dan Keluyuran saat Jam Kerja Masukan ke Sel

Warning untuk ASN Pemkab Mimika, Ketahuan Mabuk dan Keluyuran saat Jam Kerja Masukan ke Sel

Sejumlah Pejabat Utama Polda Papua Tengah Dirotasi, Perwira Wanita Pertama Jabat Kabid Propam

Sejumlah Pejabat Utama Polda Papua Tengah Dirotasi, Perwira Wanita Pertama Jabat Kabid Propam

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id