ADVERTISEMENT
Minggu, Maret 1, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Tingginya Angka Putus Sekolah di Papua Menjadi Ancaman Ekonomi Nasional, Pendidikan Modal Utama

Dari perspektif nasional, tingginya angka putus sekolah di Papua berpotensi mengganggu pemanfaatan bonus demografi Indonesia.

3 Januari 2026
0
Tingginya Angka Putus Sekolah di Papua Menjadi Ancaman Ekonomi Nasional, Pendidikan Modal Utama

Pakar ekonomi pembangunan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Romi Bhakti Hartarto (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

YOGYAKARTA, Koranpapua.id– Tingginya angka anak putus sekolah di Papua, dinilai bisa berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang yang serius, tidak hanya bagi Papua, tetapi juga bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan.

Pakar ekonomi pembangunan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Romi Bhakti Hartarto, mengatakan pendidikan adalah fondasi utama pembentukan modal manusia.

ADVERTISEMENT

Ketika angka putus sekolah tinggi, akumulasi modal manusia akan terhambat sehingga produktivitas tenaga kerja menurun.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Dampaknya bukan hanya pada individu, tetapi juga pada kinerja ekonomi daerah. Tenaga kerja dengan pendidikan rendah akan sulit bersaing,” ujarnya seperti dilansir Viva Jogja, Sabtu 3 Desember 2026.

Baca Juga

Tabrak Median Jalan di Pertigan Diana Mall Timika, Pengendara Motor Tewas di Tempat Kejadian

Romario Moromako Ditikam di Pelabuhan Poumako, Polisi Buruh Pelaku

Menurutnya, merujuk laporan Bank Dunia yang menyebutkan wilayah dengan tingkat putus sekolah di atas 20 persen beresiko terhadap pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) lebih rendah 1–1,5 persen dalam satu dekade dibandingkan daerah dengan capaian pendidikan lebih baik.

Romi menegaskan, rendahnya kualitas pendidikan di Papua akan membatasi kemampuan daerah tersebut dalam memanfaatkan peluang industrialisasi dan modernisasi ekonomi.

Akibatnya, masyarakat lokal berisiko tersisih dari sektor strategis yang justru berkembang di wilayah mereka sendiri. “Ini bukan sekadar masalah ekonomi, tetapi juga keadilan pembangunan,” katanya.

Dari perspektif nasional, tingginya angka putus sekolah di Papua berpotensi mengganggu pemanfaatan bonus demografi Indonesia.

Ketimpangan kualitas sumber daya manusia antarwilayah dapat memperlebar kesenjangan dan meningkatkan risiko Indonesia terjebak dalam middle income trap.

Romi menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia di Papua harus dipandang sebagai kepentingan strategis nasional.

Dengan kekayaan sumber daya alam yang besar, Papua membutuhkan tenaga kerja lokal yang mampu mengelola dan memberi nilai tambah secara berkelanjutan.

Sebagai solusi, ia mendorong pemerintah untuk mengembangkan sekolah terpadu atau integrated school yang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA dalam satu kawasan.

“Pendekatan ini efektif untuk menekan angka putus sekolah, terutama di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur,” pungkasnya (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tabrak Median Jalan di Pertigan Diana Mall Timika, Pengendara Motor Tewas di Tempat Kejadian

Tabrak Median Jalan di Pertigan Diana Mall Timika, Pengendara Motor Tewas di Tempat Kejadian

28 Februari 2026
Area Bandara Merauke dalam Pengamanan Ketat Satgas Yon Parako 466 Pasgat

Area Bandara Merauke dalam Pengamanan Ketat Satgas Yon Parako 466 Pasgat

28 Februari 2026
Romario Moromako Ditikam di Pelabuhan Poumako, Polisi Buruh Pelaku

Romario Moromako Ditikam di Pelabuhan Poumako, Polisi Buruh Pelaku

28 Februari 2026
Percepatan Implementasi Program Nasional, Seluruh Pimpinan Daerah se- Indonesia Berkumpul di Bogor

Percepatan Implementasi Program Nasional, Seluruh Pimpinan Daerah se- Indonesia Berkumpul di Bogor

28 Februari 2026
Ilustrasi Beras SPPH dan Minyakkita (Foto:ist/Koranpapua.id)

Tekan Lajunya Harga Pangan Strategis di Papua Raya, Beras SPHP dan Minyakita Jadi Instrumen Penting

28 Februari 2026
Dampak Pemotongan Transfer Pusat, Pemprov Papua Tengah Hentikan Menerima Proposal Bantuan

Dampak Pemotongan Transfer Pusat, Pemprov Papua Tengah Hentikan Menerima Proposal Bantuan

28 Februari 2026

POPULER

  • Tidak Terima Anak Ditegur, Orang Tua Murid Aniaya Guru di SMPN 5 Mimika

    Tidak Terima Anak Ditegur, Orang Tua Murid Aniaya Guru di SMPN 5 Mimika

    630 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • YLBH Papua Tengah Kecam Dugaan Penembakan Brutal Tiga Warga Sipil di Gorong-Gorong-Timika

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Bupati Merauke Kecewa, Banyak yang Dibiayai Pemerintah, Setelah Jadi Dokter Memilih Bekerja di Luar Papua

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Ini Identitas Prajurit TNI yang Tewas Diserang KKB di Nabire

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Pantau dari Udara hingga Dialog, Pemkab Mimika Siap Tindaklanjuti Keluhan Warga Kapiraya

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • DPA Kabupaten Mimika 2026 Resmi Diserahkan, Bupati Johannes: Melalui Proses Panjang, Ini Suatu Prestasi

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Seorang Wanita Ditemukan Tewas dalam Kios, Polisi Amankan Tali Rafia di TKP

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post
Persediaan Bahan Bakar Pesawat Aman Jelang Arus Balik Tahun Baru 2026 di Papua & Maluku

Persediaan Bahan Bakar Pesawat Aman Jelang Arus Balik Tahun Baru 2026 di Papua & Maluku

Gubernur Matius Ingatkan Aplikasi AI Jadikan Alat Pemersatu, Bukan Sumber Perpecahan

Gubernur Matius Ingatkan Aplikasi AI Jadikan Alat Pemersatu, Bukan Sumber Perpecahan

Sukses Laksanakan Tugas di Papua, 10 Prajurit Marinir Naik Pangkat Luar Biasa

Sukses Laksanakan Tugas di Papua, 10 Prajurit Marinir Naik Pangkat Luar Biasa

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id