WAMENA, Koranpapua.id– Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polkam RI) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Papua Pegunungan, Selasa 2 Desember 2025.
Dalam kunjungan ke Provinsi Papua Pegunungan ini, Menko Polkam turut didampingi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Deputi I, III, dan IV Kemenko Polkam dan juga sejumlah Staf Khusus Menko Polkam.
Menko Djamari beserta rombongan ketika tiba di Bandara Wamena langsung disambut tarian adat dan prosesi pengalungan noken oleh Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo.
Turut hadir menyambut Menko Polkam, unsur Forkopimda Provinsi Papua Pegunungan dan Forkopimda Kabupaten Jayawijaya.
“Kedatangan kami ke sini ingin menyampaikan salam rindu Bapak Presiden Prabowo Subianto pada masyarakat di Papua Pegunungan,” ujar Djamari sepeti dikutip dari Humas Kemenko Polkam, Rabu 3 November 2025.
“Dalam kunjungan ini sekaligus saya mengumpulkan sejumlah informasi yang saya dapat di sini ke Jakarta agar menjadi perhatian,” tambahnya kepada awak media di sela-sela kunjungan itu.
Dikatakan, sejumlah isu yang menjadi perhatian Menko Polkam untuk dibawa ke tingkat pusat antara lain dalam hal pendidikan dan transportasi.
Untuk pendidikan, kata Menko Djamari, ada keinginan masyarakat Papua Pegunungan memiliki perguruan tinggi. Lebih tepatnya, Universitas Cenderawasih hadir di Papua Pegunungan.
Dalam hal transportasi, kebutuhan masyarakat Papua Pegunungan khususnya Wamena, Jayawijaya, dan sekitarnya yakni jalur angkutan darat sangat tinggi.
Karena sampai kini, angkutan manusia maupun barang, hanya mengandalkan jalur udara.
Menjawab hal itu, Menko Polkam memaparkan bahwa selama ini pemerintah sudah sangat mengusahakan hal tersebut.
Terbukti, jalur darat yang akan menghubungkan antara Jayapura dengan Wamena sepanjang kira-kira 700 kilometer, saat ini tinggal menyisakan sekitar 50 kilometer.
“Ini salah satu upaya dalam rangka membuka daerah ini lewat darat. Ini akan saya bicarakan dengan Menteri Pekerjaan Umum,” kata Djamari Chaniago.
Hadiri Upacara Bakar Batu, Diangkat Menjadi Warga Kehormatan
Menko Polkam Djamari Chaniago dalam kunjungannya di Wamena juga menyempatkan waktu untuk menghadiri upacara bakar batu di Lapangan Openg Wesaput, Kabupaten Jayawijaya.
Dalam kesempatan tersebut, Djamari Chaniago juga diangkat menjadi warga kehormatan Papua Pegunungan.
Upacara bakar batu digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari raya Natal, dengan tajuk Acara Bakar Batu Menyambut Gerbang Natal Bersama Masyarakat Papua Pegunungan.
Upacara bakar batu yang dihadiri Menko Polkam dan rombongan turut melibatka seribuan masyarakat setempat. Tersedia bahan bakar di upacara ini sebanyak 500 ekor ayam dan 100 ekor babi.
Djamari Chaniago menyaksikan langsung prosesi dibukanya tumpukan batu yang digunakan untuk memasak ratusan ayam maupun babi. Dan bersama beberapa pejabat bahkan turut mencicipi ayam hasil acara bakar batu.
Setelah tumpukan batu pembakaran di sejumlah titik di lapangan Openg Wesaput dibuka, semua yang hadir di lapangan, baik para pejabat pusat, pemerintahan daerah, hingga warga dari berbagai distrik setempat duduk makan bersama.
“Saya cukup surprise makan ayam tadi, tidak berbumbu, tapi karena lemaknya tidak kemana-mana, jadi gurih,” kata Menko Djamari.
Dalam kesempatan tersebut, Menko Djamari juga membagikan sejumlah bantuan. Antara lain beasiswa untuk 20 mahasiswa, 2.000 paket beras dengan total 20 ton.
Lainnya berupa bantuan usaha tokoh adat dan tokoh masyarakat, hingga 100 paket perangkat sekolah untuk pelajar, peralatan olahraga untuk KNPI Prov Papua Pegunungan 500 bola Volly. (Redaksi)










