ADVERTISEMENT
Senin, Oktober 26, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Minyak Goreng Subsidi Langka, Pedagang Kecil di Timika Kena Imbas

Para pedagang berharap pemerintah memperbaiki mekanisme distribusi minyak goreng subsidi agar pedagang kecil di pasar kembali mendapatkan akses.

15 November 2025
0
Minyak Goreng Subsidi Langka, Pedagang Kecil di Timika Kena Imbas

Ibu Eca melayani pembeli di pasar sentral Timika. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Harga kebutuhan pokok di Pasar Sentral Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mengalami fluktuasi tajam dalam beberapa hari terakhir.

Sejumlah komoditas seperti cabai, tomat, bawang, serta sayur-sayuran bergerak naik turun.

Kondisi ini diperburuk dengan semakin sepinya pembeli dan langkanya minyak goreng subsidi.

Salah satu pedagang, ibu Eca, mengatakan harga cabai rawit kini turun dibanding sebelumnya. “Cabai rawit sekarang turun,” ujarnya, Sabtu 15 November 2025.

Baca Juga

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

Harga yang semula berada pada kisaran Rp100–120 ribu per kilogram kini turun menjadi sekitar Rp80 ribu. Namun, penurunan tersebut tidak terjadi pada cabai keriting.

“Cabai keriting jarang turun. Sekarang masih tetap jual 90–100 ribu,” jelasnya.

Penurunan harga juga terjadi pada tomat. Tomat lokal yang sebelumnya dijual Rp40–45 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp20–25 ribu untuk tomat kiriman.

Sebaliknya, bawang merah justru mengalami kenaikan. “Bawang merah lagi naik. Sekarang kita ecer 60. Sebelumnya 50–55,” ujarnya. Sementara bawang putih masih stabil di angka Rp50 ribu per kilogram.

Kenaikan paling tajam terjadi pada wortel akibat pasokan kosong, dari Rp30 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram. Untuk sebagian sayuran lain, harga cenderung stabil atau mengalami penurunan.

Untuk komoditas jeruk ikan, harga masih bertahan tinggi. “Kalau ikan sekarang mahal 100 ribu per kilo. Sudah satu bulan begitu,” kata seorang pedagang lainnya.

Meski beberapa harga turun, pedagang mengeluhkan pasar yang semakin sepi. “Tambah sepi sekarang pasar ini. Turun harga, tapi pembeli tidak ada. Hilang dua kali lipat pembeli,” keluh ibu Eca.

Biasanya ia mampu meraih omzet Rp6–7 juta per hari, namun kini paling tinggi hanya sekitar Rp3 juta.

Minyak Goreng Subsidi Sulit Didapat

Kelangkaan minyak goreng subsidi Minyak Kita menjadi persoalan utama pedagang kecil.

“Minyak itu jarang sudah kita dapat. Kita jual 30 ribu per liter. Kita ambil pun mahal, satu karton 230 ribu,” jelas ibu Eca.

Menurutnya, pedagang kecil sulit memperoleh distribusi karena alokasi lebih banyak mengalir ke toko-toko besar.

“Yang dapat murah itu orang besar. Jadi kita beli lagi dari mereka. Sudah pindah-pindah tangan, makanya mahal,” keluhnya.

Para pedagang berharap pemerintah memperbaiki mekanisme distribusi minyak goreng subsidi agar pedagang kecil di pasar kembali mendapatkan akses.

“Harusnya bagi saja di pasar, bukan ke bos-bos besar,” tegasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

24 Oktober 2026
Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

24 Oktober 2026
Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

24 Oktober 2026
Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

24 Oktober 2026
IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

24 Oktober 2026
Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

24 Oktober 2026

POPULER

  • Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    628 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kajian Dokumen Lemasa Belum Tuntas, Sem Bukaleng Minta Kepastian

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    650 shares
    Bagikan 260 Tweet 163
  • Freeport Gelar IFRC 2026 di Mimika, 17 Tim Adu Kemampuan

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Uang Transportasi Peserta Belum Dibayar, Pelatihan Public Speaking di Mimika Disorot

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post
1.500 Pelari Meriahkan Trisula Heroes Run 2025 di Timika

1.500 Pelari Meriahkan Trisula Heroes Run 2025 di Timika

Kesbangpol, Satgas Korpasgat Bersama Aparat Gabungan Sosialisasikan Bahaya PEKAT untuk Ratusan Pelajar

Kesbangpol, Satgas Korpasgat Bersama Aparat Gabungan Sosialisasikan Bahaya PEKAT untuk Ratusan Pelajar

758 Personil Brimob Dikerahkan Amankan Enam Klaster Strategis di Areal Freeport, Pengamanan Selama 183 Hari

758 Personil Brimob Dikerahkan Amankan Enam Klaster Strategis di Areal Freeport, Pengamanan Selama 183 Hari

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id