ADVERTISEMENT
Kamis, Agustus 20, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Mahasiswa di Nabire Unjuk Rasa Tolak Militer Nonorganik di Tanah Papua

“Tanah Papua bukan tanah kosong, kami mau hidup damai tanpa bunyi senjata, kami tidak mau mati dalam tangan militer. Hentikan pendropan militer non organik yang membuat warga sipil takut dan trauma”.

10 November 2025
0
Mahasiswa di Nabire Unjuk Rasa Tolak Militer Nonorganik di Tanah Papua

Ratusan mahasiswa di Nabire gelar unjuk rasa penolakan militer nonorganik di Tanah Papua, Senin 10 November 2025. (foto Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

NABIRE, Koranpapua.id- Suara penolakan terhadap penempatan pasukan militer nonorganik di sejumlah wilayah di Tanah Papua terus bergema.

Terbaru, hari ini Senin 10 November 2025 aksi unjuk rasa penolakan ditunjukan ratusan mahasiswa di Nabire, Ibukota Provinsi Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Komite Pimpinan Kota, Forum Independen Mahasiswa West Papua (FIMWP) menggelar unjuk rasa di depan Gapura USWIM, Jalan Kalibobo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Unjuk rasa secara damai itu untuk menyingkapi situasi terkini terkait dengan penempatan militer nonorganik di Tanah Papua.

Baca Juga

Kepala BRIDA Mimika: Juara MIW Bukan Titik Akhir, Inovasi Harus Berdampak

Keamanan Jila Belum Kondusif, Pemkab Mimika Siapkan Logistik untuk Warga

Merurut para mahasiswa, penempatan pasukan militer nonorganik di Papua berdampak terhadap terus jatuhnya korban warga sipil, dan terjadi pengungsian di Intan Jaya, Puncak, Puncak, Nduga.

Sebelum menyampaikan orasi, mahasiswa dengan memakai jas almamater sudah berkumpul sejak pukul 8.00 WIT.

Selain membentangkan poster dan spanduk, mereka juga menyampaikan orasi secara bergantian.

“Tanah Papua bukan tanah kosong, kami mau hidup damai tanpa bunyi senjata, kami tidak mau mati dalam tangan militer,” kata salah satu mahasiswa dalam orasinya.

“Hentikan pendropan militer non organik yang membuat warga sipil takut dan trauma,” ujarnya.

Dalam orasi itu, mereka juga mendesak Komnas HAM RI segera investigasi penembakan 11 warga sipil di Soanggama Intan Jaya.

“Save Intan Jaya. Puncak, Puncak Jaya, Nduga,” berbagai tulisan lainnya.

Usai menyampaikan orasi di depan Gapura USWIM, massa aksi berencana melakukan long march ke kantor Majelis Rakyat Papua Tengah, namun belum mendapatkan izin dari aparat keamanan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kepala BRIDA Mimika: Juara MIW Bukan Titik Akhir, Inovasi Harus Berdampak

Kepala BRIDA Mimika: Juara MIW Bukan Titik Akhir, Inovasi Harus Berdampak

20 Agustus 2026
Polres Mimika Serahkan Berkas Kasus Narkoba ke Kejaksaan, 2 Tersangka Terancam Diproses

Polres Mimika Serahkan Berkas Kasus Narkoba ke Kejaksaan, 2 Tersangka Terancam Diproses

20 Agustus 2026
FPPDK Resmi Punya Sekretariat, Pemkab Mimika Dorong Pengusaha Putra Daerah Naik Kelas

FPPDK Resmi Punya Sekretariat, Pemkab Mimika Dorong Pengusaha Putra Daerah Naik Kelas

20 Agustus 2026
Keamanan Jila Belum Kondusif, Pemkab Mimika Siapkan Logistik untuk Warga

Keamanan Jila Belum Kondusif, Pemkab Mimika Siapkan Logistik untuk Warga

20 Agustus 2026
Potowaiburu Disiapkan Jadi Kota Wisata, Pemkab Mimika Mulai Susun Master Plan

Potowaiburu Disiapkan Jadi Kota Wisata, Pemkab Mimika Mulai Susun Master Plan

20 Agustus 2026
Pemkab Mimika Dorong Pelaku Usaha Tak Abaikan Lingkungan

Pemkab Mimika Dorong Pelaku Usaha Tak Abaikan Lingkungan

20 Agustus 2026

POPULER

  • Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    722 shares
    Bagikan 289 Tweet 181
  • Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

    612 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • Sembilan Perempuan di Jila Mimika Dikabarkan Disandera, Seorang Ibu Dilaporkan Tewas

    594 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    580 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Kontraktor OAP Palang Kantor BPBJ Mimika, Desak Bupati Turun Tangan

    579 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Pelarian Berakhir, Terduga Pelaku Pembunuhan di KM 10 Mimika Ditangkap Polisi di Makassar

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
Next Post
Warga Perumahan Timika Indah 2 Keluhkan Jalan Rusak dan Genangan Air, Minta Perhatian Pemerintah

Warga Perumahan Timika Indah 2 Keluhkan Jalan Rusak dan Genangan Air, Minta Perhatian Pemerintah

TNI-Polri, ASN dan Satgas Korpasgat Peringati Hari Pahlawan 2025 di Paniai

TNI-Polri, ASN dan Satgas Korpasgat Peringati Hari Pahlawan 2025 di Paniai

Bahas Strategi Wujudkan Papua Tengah Sehat, Kadis Kesehatan Delapan Kabupaten Rakerkesda di Timika

Angka Malaria di Mimika Turun dari 21 Persen Tahun 2020 Menjadi 18,2 Persen di Tahun 2025

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id