ADVERTISEMENT
Minggu, September 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Perangi Malaria di Kampung Mware, Puskesmas Mapurujaya Lakukan Pemeriksaan Massal dan Pembagian Kelambu

16 Oktober 2025
0
Perangi Malaria di Kampung Mware, Puskesmas Mapurujaya Lakukan Pemeriksaan Massal dan Pembagian Kelambu

Tim Malaria saat melakukan pemeriksaan Malaria terhadap warga di Kampung Mware. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Tim KAK Sehat juga melakukan skrining kesehatan terhadap masyarakat yang memiliki riwayat penyakit tertentu agar mendapatkan perhatian medis yang lebih intensif.

TIMIKA, Koranpapua.id– Petugas kesehatan di Puskesmas Mapurujaya, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, terus melakukan terobosan untuk menekan penyebaran malaria di wilayah itu.

Kampung Mware menjadi salah satu wilayah yang dikunjungi petugas kesehatan. Di kampung itu, petugas melakukan pemeriksaan kesehatan massal sekaligus membagikan kelambu kepada warga.

ADVERTISEMENT

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah nyata Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam menjaga kesehatan masyarakat dari ancaman penyakit menular.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Mendukung kegiatan ini, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas Mapurujaya berkolaborasi dengan Tim Kesehatan Lingkungan (Kesling), Tim KAK Sehat, Tim Tempo Kas Tuntas, serta Tim Malaria dan kader malaria.

Baca Juga

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

Onna Bunga, Kepala Puskesmas Mapurujaya menjelaskan bahwa kegiatan kolaboratif ini dimulai dari Kampung Mware dan akan dilanjutkan ke seluruh kampung di Distrik Mimika Timur.

“Tim melakukan pembagian kelambu dari rumah ke rumah dan seluruh masyarakat wajib mengikuti pemeriksaan malaria. Setelah pemeriksaan, masyarakat langsung menerima kelambu,” jelas Onna Bunga kepada koranpapua.id, Kamis 16 Oktober 2025.

Selain pemeriksaan malaria, Tim KAK Sehat juga melakukan skrining kesehatan terhadap masyarakat yang memiliki riwayat penyakit tertentu agar mendapatkan perhatian medis yang lebih intensif.

“Apabila ditemukan warga dengan kondisi kesehatan yang perlu penanganan, langsung ditindaklanjuti oleh petugas. Jika kondisinya memerlukan perawatan lanjutan, maka akan dirujuk ke Puskesmas,” terangnya.

Sementara itu, Tim Kesling meninjau sejumlah titik yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk malaria maupun DBD.

Genangan air yang ditemukan langsung ditaburi abate, serta dilakukan pendataan terhadap warga yang belum memiliki jamban dan akses air bersih.

Onna Bunga menambahkan, dalam pemeriksaan tersebut ditemukan beberapa warga positif malaria meski tanpa gejala.

“Mereka langsung diberikan penanganan medis agar penyakitnya tidak semakin menyebar di tengah masyarakat,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

12 September 2026
Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

12 September 2026
Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

12 September 2026
Alumni Akpol 1996 Bangun Dapur Taruna untuk Dukung Modernisasi Pendidikan Polri

Alumni Akpol 1996 Bangun Dapur Taruna untuk Dukung Modernisasi Pendidikan Polri

12 September 2026
Pria Tewas Berlumuran Darah di SP2 Timika, Polisi Buru 4 Temannya

Pria Tewas Berlumuran Darah di SP2 Timika, Polisi Buru 4 Temannya

12 September 2026
Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp140.000, Pasokan Menipis akibat Kemarau

Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp140.000, Pasokan Menipis akibat Kemarau

12 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Soal Anggaran Konflik, Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar lalu Membantah

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Bupati Rettob Ungkap Hasil Profiling ASN Mimika, Mayoritas Masih Bernilai Rendah

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Polisi Tetapkan 3 Tersangka, Pelaku Utama Pembunuhan Ojek di Timika Diburu

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Perangi Malaria di Kampung Mware, Puskesmas Mapurujaya Lakukan Pemeriksaan Massal dan Pembagian Kelambu

Proyek Air Bersih Rp3,9 Miliar Mangkrak, Warga Limau Asri Tidak Pernah Merasakan Manfaatnya

Satgas Korpasgat Bantu Pesawat Grand Caravan Lakukan Remain Overnight di Bandara Tigiles Sinak

Satgas Korpasgat Bantu Pesawat Grand Caravan Lakukan Remain Overnight di Bandara Tigiles Sinak

Kontak tembak di Intan Jaya, TNI Tewaskan 12 Anggota OPM Kodap VIII Soanggama, Berikut Daftar Nama Mereka

Kontak tembak di Intan Jaya, TNI Tewaskan 12 Anggota OPM Kodap VIII Soanggama, Berikut Daftar Nama Mereka

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id