ADVERTISEMENT
Kamis, Oktober 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Marak Tambang Emas Ilegal, Korban Jiwa Terus Berjatuhan, Ini Pernyataan Keras Bupati Yahukimo

2 Oktober 2025
0
Marak Tambang Emas Ilegal, Korban Jiwa Terus Berjatuhan, Ini Pernyataan Keras Bupati Yahukimo

Didimus Yahuli, Bupati Yahukimo. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

“Kami hanya bisa melarang tetapi pengirim orang ke tambang emas ilegal itu terus saja terjadi. Saya sampaikan tidak ada jaminan nyawa di sana. Yang terjadi sudah puluhan orang meninggal akibat tambang illegal”.

JAYAPURA, Koranpapua.id- Pertambangan emas tanpa izin (ilegal) di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, belakangan ini semakin marak.

Pembukaan usaha yang masuk kategori ‘liar’ itu, selama ini tidak memberikan kontribusi buat pemerintah daerah setempat, tetapi justru mengakibatkan berjatuhan korban jiwa.

Akibat sering terjadi peristiwa berdarah yang menewaskan hingga puluhan warga yang berprofesi sebagai pendulang, memunculkan stigma negatif terhadap Kabupaten Yahukimo.

Didimus Yahuli, Bupati Yahukimo menyampaikan pernyataan keras terkait maraknya pendulangan emas ilegal di wilayahnya.

Baca Juga

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

Didimus menegaskan, sejak dirinya dipercayakan menjadi bupati selama dua periode, keberadaan tambang emas illegal hanya menghadirkan deretan persoalan.

Sementara keberadaan usaha tambang sama sekali tidak memberikan manfaat bagi daerah. Justru yang terjadi kerusakan lingkungan, konflik sosial, dan jatuhnya korban jiwa.

“Saya sudah jenuh. Dua periode saya menjabat bupati, tetapi dari aktivitas tambang ilegal ini, pemerintah daerah tidak mendapat apa-apa”.

“Tidak ada kontribusi, tidak ada pajak, tidak ada pembangunan. Yang kami terima justru masalah dan laporan korban jiwa,” tegas Didimus di Jayapura, kemarin.

Dikatakan, pendulang emas liar datang dari berbagai daerah, mulai dari Asmat, Pegunungan Bintang, hingga Mappi. Namun, nama Yahukimo yang selalu terbawa sebagai pusat aktivitas illegal.

“Semua masuk ke wilayah kami, tapi yang jadi beban nama Yahukimo. Padahal tidak ada manfaat apa-apa untuk masyarakat maupun pemerintah daerah,” tegasnya.

Untuk menertibkan usaha illegal ini, Didimus menyampaikan bahwa Pemkab Yahukimo tidak memiliki kewenangan mengatur perizinan tambang, karena perizinan berada di pemerintah pusat dan provinsi.

“Kami hanya bisa melarang tetapi pengirim orang ke tambang emas ilegal itu terus saja terjadi. Saya sampaikan tidak ada jaminan nyawa di sana. Yang terjadi sudah puluhan orang meninggal akibat tambang ilegal,” pungkasnya.

Didimus menyarankan solusi agar pengelolaan tambang dilakukan secara resmi sehingga pajak daerah juga jelas.

Termasuk hak-hak masyarakat lokal terjamin, dan pemerintah mendapat pemasukan untuk mendanai pembangunan.

“Bagi saya daripada aktivitas ilegal terus berlangsung dan mengorbankan masyarakat, lebih baik tambang dikelola secara resmi,” sarannya.

“Kalau sah secara hukum, semua jelas. Pajak masuk, masyarakat dapat manfaat, infrastruktur bisa dibangun. Jangan sampai tambang ilegal terus merajalela tanpa kendali,” tambah Didimus.

Dikatakan, Pemkab Yahukimo disebut selalu berkoordinasi dengan TNI-Polri untuk menjaga stabilitas. Namun, tanpa regulasi tegas dari pusat, penindakan kerap tidak menimbulkan efek jera.

“Saya imbau keras stop kirim orang ke lokasi tambang ilegal. Jangan lagi ada yang coba-coba. Tidak ada jaminan nyawa di sana,” timpalnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

7 Oktober 2026
Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

7 Oktober 2026
200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

7 Oktober 2026
Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

7 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    720 shares
    Bagikan 288 Tweet 180
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Pemkab Mimika Tunjuk Pimpinan Sementara Dinkes dan BPBD

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    584 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Pemkab Mimika Segera Isi Sejumlah Jabatan Kosong, SK Pejabat Diserahkan

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Di Hadapan Ribuan Pencaker, Ones Pahabol Sampaikan Pemprov Papua Pegunungan Usulkan 1.000 Nama ke BKN

Di Hadapan Ribuan Pencaker, Ones Pahabol Sampaikan Pemprov Papua Pegunungan Usulkan 1.000 Nama ke BKN

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Satgas Korpasgat, Pemkab Paniai dan TNI-Polri Teguhkan Semangat Persatuan

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Satgas Korpasgat, Pemkab Paniai dan TNI-Polri Teguhkan Semangat Persatuan

LAN RI Apresiasi Kabupaten Mimika, Satu-Satunya Daerah di Papua Gelar Innovation Week 2025

LAN RI Apresiasi Kabupaten Mimika, Satu-Satunya Daerah di Papua Gelar Innovation Week 2025

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id