ADVERTISEMENT
Minggu, September 27, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Eme Neme Yauware Memiliki Hak Paten, Dewan Adat Mimika Tegaskan Harus Dilindungi Pemkab Mimika

Pihaknya melihat kemungkinan ada dua frasa antara Eme Neme Jauware dan Mimika Rumah Kita, yang mana menggabungkan dua kalimat yang multi tafsir.

19 September 2025
0
Ucapkan Selamat, Empat yang Terpilih Menjadi Pejabat Utama YPMAK Adalah Terbaik

Anthonius Tapipea, ST. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Semboyan Eme Neme Yauware (Bersatu Bersaudara Membangun) yang dicetuskan di masa kepemimpinan Bupati Mimika Klemen Tinal, sudah sangat akrab di hati masyarakat Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Eme Neme Yauware ini merupakan gabungan bahasa dari dua suku besar di Mimika yakni, Suku Amungme dan Suku Kamoro.

ADVERTISEMENT

Bahkan kalimat yang selalu sering diucapkan di hampir di seluruh kegiatan serimonial pemerintahan, organisasi masyarakat dan lembaga pendidikan, sudah memiliki hak paten terdaftar di HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Semboyan Eme Neme Yauware juga sudah memiliki dasar hukum dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Mimika.

Baca Juga

Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

Di Mapurjaya, Dinkes Mimika Ajak Suami Aktif Dampingi Ibu Hamil hingga Persalinan

Dengan terdaftar di HAKI, maka Eme Neme Yauware telah diberikan perlindungan hukum dan  pengakuan serta mencegah pihak lain menggunakan hak karya tersebut.

Terkait dengan pro kontra yang belakangan ini ramai diperbincangan sejumlah tokoh masyarakat, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika diminta untuk memberikan perlindungan.

Perlindungan Pemkab Mimika, tidak saja terhadap semboyan Eme Neme Yauware, tetapi juga kepada logo daerah, himne dan mars daerah.

Hal itu disampaikan Anthonius Tapipea selaku Wakil Ketua 1 Dewan Adat Daerah Kabupaten Mimika kepada koranpapua.id, Jumat 19 September.

Menurutnya, Eme Neme Yauware tertuang filsafah grassroost masyarakat Amungme Kamoro bersama Pemkab Mimika dan para tokoh pendiri serta pencetus hadirnya pemekaran Kabupaten Mimika di Tanah Amungsa Bumi Kamoro.

“Eme Neme Yauware sudah melekat di hati dan pikiran kita dari segala akar pikiran mereka tentang manusia dan wilayah adat sebagai hak istimewa dimana dalam bahasa Belanda disebut Eigedom,” ujar Anthoni.

Dikatakan, sejak sebelum adanya Otonomi Khusus (Otsus) di Tanah Papua hingga lahirnya Otsus, Eme Neme Yauware sudah ada sebagai suatu kekuatan dan roh serta jadi diri orang Mimika.

“Sebelum Otsus, Eme Neme Yauware sudah hadir untuk menerima semua bentuk perbedaan golongan agama dan untuk membangun tanpa membatasi ruang hidup bagi siapa saja yg datang di daerah ini,” pungkasnya.

Dikatakan, jika hari ini masyarakat akar rumput Mimika sedang merasa terusik dengan kehadiran slogan Mimika Rumah Kita, menurut Anthoni, itu hanya untuk mendukung program Mimika Smart City.

“Itu merupakan pikiran brilian pemerintah yang patut didukung dan di terima, namun kehadiran tagline atau slogan tersebut perlu di sosialisasikan kepada masyarakat akar rumput,” sarannya.

Anthonius menyebutkan bahwa, pihaknya melihat kemungkinan ada dua frasa antara Eme Neme Yauware dan Mimika Rumah Kita, yang mana menggabungkan dua kalimat yang multi tafsir atau Nisbi (mana yang mutlak dan mana yg tdk mutlak).

Terkait dengan polemik ini, Anthonius memberikan saran kepada Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong, untuk duduk bersama dua lembaga adat (Lemasa dan Lemasko) untuk membicarakan hal itu.

“Kami harap bupati dan wakil bupati sebagai orang tua memanggil tokoh-tokoh dan masyarakat Lemasa dan Lemasko untuk duduk bersama membicarakan dan mensosialisasikan bentuk tagline dimaksud agar kedepan tidak ada lagi polemik di publik,” katanya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

26 September 2026
Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

26 September 2026
Di Mapurjaya, Dinkes Mimika Ajak Suami Aktif Dampingi Ibu Hamil hingga Persalinan

Di Mapurjaya, Dinkes Mimika Ajak Suami Aktif Dampingi Ibu Hamil hingga Persalinan

26 September 2026
Gerakan Bumil Sehat di Mimika, Suami Diminta Rutin Dampingi Istri Periksa Kehamilan

Puskesmas Mapurujaya Siapkan Layanan Antar-Jemput Ibu Hamil 24 Jam

26 September 2026
Gerakan Bumil Sehat di Mimika, Suami Diminta Rutin Dampingi Istri Periksa Kehamilan

Gerakan Bumil Sehat di Mimika, Suami Diminta Rutin Dampingi Istri Periksa Kehamilan

26 September 2026
Empat Musisi Papua Tampil di Nagoya, Bawa Semangat untuk Tim Indonesia

Empat Musisi Papua Tampil di Nagoya, Bawa Semangat untuk Tim Indonesia

26 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    582 shares
    Bagikan 233 Tweet 146
  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Polisi Tangkap Tersangka Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Puskesmas Mapurujaya Dapat Dukungan PMT Rp200 Juta dari Distrik Mimika Timur

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Korpasgat dan Warga Bersinergi Sambut HUT ke-29 Kabupaten Puncak Jaya

Korpasgat dan Warga Bersinergi Sambut HUT ke-29 Kabupaten Puncak Jaya

Pemprov Papua Tengah Gelar FGD Gempa 6,6 Maginitudo yang Menguncang Nabire, Berikut Daftar Kerusakannya

Pemprov Papua Tengah Gelar FGD Gempa 6,6 Maginitudo yang Menguncang Nabire, Berikut Daftar Kerusakannya

Aktivitas Penambang Rakyat di Papua Tengah Perlu Didukung Regulasi, John NR Gobai Usulkan Enam Langkah Teknis

Marak Pertambangan Rakyat Tanpa Izin,  Anggota DPR Papua Tengah Gelar Diskusi Publik, Hasilkan Lima Rekomendasi

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id