TIMIKA, Koranpapua.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Provinsi Papua Tengah memperpanjang masa pendaftaran seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) untuk 12 posisi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Awalnya, pendaftaran ditutup pada 18 Agustus 2025, namun karena minimnya Apatur Sipil Negara (ASN) yang mendaftar, maka panitia memperpanjang batas waktu pendaftaran hingga 27 Agustus 2025.
Johannes Rettob, Bupati Mimika menjelaskan bahwa perpanjangan ini telah mendapat persetujuan pemerintah pusat.
Ia menegaskan kesempatan ini dibuka bagi semua pejabat Eselon III dan IV yang memenuhi syarat dan memiliki komitmen untuk bekerja profesional.
“Ada jabatan yang kita lelang, tapi sama sekali tidak ada yang mendaftar,” ujar Bupati Johannnes saat memimpin apel gabungan di Halaman Kantor Pusat Pemerintahan, Senin 25 Agustus 2025.
“Mungkin ada yang sudah merasa nyaman di posisi sekarang atau tidak memenuhi persyaratan. Karena itu, pendaftaran kami perpanjang,” tambah Bupati Johannes.
Dikatakan, kesempatan ini terbuka bagi siapa saja yang ingin berkompetisi secara sehat, termasuk pejabat eselon II yang tidak puas dengan jabatannya saat ini.
Bupati menekankan bahwa sistem pengisian jabatan kini berbeda dari pola lama. Tidak ada lagi penunjukan langsung atau permintaan jabatan secara pribadi.
Semua harus melalui prosedur seleksi resmi yang terhubung dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jakarta.
“Saya tegaskan, siapa pun yang datang meminta jabatan secara langsung justru tidak akan saya berikan,” jelasnya.
“Semua akan dinilai secara transparan sesuai aturan. Kita butuh pejabat yang profesional, punya dedikasi, dan benar-benar menjadi pelayan masyarakat,” tegasnya.
Menurut Bupati Johannes, pengisian jabatan strategis ini sangat penting untuk mendukung kinerja pemerintahan daerah.
Oleh karena itu, ia mengajak ASN di lingkup Pemkab Mimika untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.
Dengan diperpanjangnya masa pendaftaran, diharapkan lebih banyak pejabat yang berpartisipasi dalam seleksi terbuka.
Dengan demikian akan menghasilkan pemimpin OPD yang berkualitas, berintegritas, dan mampu membawa pelayanan publik di Mimika ke arah yang lebih baik. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru