ADVERTISEMENT
Senin, September 21, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Pelaku Usaha di Timika Merugi Akibat Gangguan Internet, Pendapatan Menurun Drastis

"Saat jaringan mati begini, kita tidak bisa apa-apa. Lumayan pendapatannya, ada sedikit pemasukan. Saat jaringan internet mati begini, tentu macet."

25 Agustus 2025
0
Pelaku Usaha di Timika Merugi Akibat Gangguan Internet, Pendapatan Menurun Drastis

Ilustrasi internet terputus. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Gangguan internet yang terjadi di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah berdampak terhadap pendapatan pelaku usaha.

Sejumlah pelaku usaha di Timika mengaku merugi akibat gangguan internet yang sudah terjadi selama satu pekan lebih.

ADVERTISEMENT

Untuk diketahui gangguan jaringan internet 4G Telkomsel di Kabupaten Timika terjadi akibat kerusakan kabel Sistem Komunikasi Kabel Laut-Sulawesi Maluku Papua Cable System (SKKL-SMPCS) di ruas Sorong-Merauke, Sabtu 16 Agustus 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dampak kerusakan kabel bawah laut dan jaringan internet yang terjadi baru-baru ini telah menyebabkan lumpuhnya sejumlah usaha berbasis online di Kota Timika.

Baca Juga

Tagih “Kuota Emas” CPNS 2024, Aliansi Pemuda Amungme Demo di Kantor Bupati Mimika

Bupati Rettob Minta OPD Pangkas Program Tak Prioritas di APBD-P 2026

Salah satu pengendara ojek online, Marthinus Sugi menyampaikan akibat gangguan internet, aktivitas layanan ojek online lumpuh total.

Dampaknya, pendapatan ekonominya nihil alias tidak ada sama sekali.

“Pendapatan kami anjlok karena jaringan internet mati. Sampai hari ini kita tidak ada pemasukan,” kata Marthinus kepada koranpapua.id, Senin 25 Agustus 2025.

Marthinus mengatakan akibat gangguan internet di Timika, dirinya terpaksa beralih pekerjaan sementara waktu dengan bekerja di sebagai pembantu tukang bangunan.

“Kalau ojek, saya bisa dapat Rp100.000 sampai Rp200.000, biasanya juga ada bonus dari aplikasi. Tapi kalau jaringan mati begini, kami tidak ada pendapatan,” keluhnya.

Sulastri yang berprofesi sebagai penjual makanan siap saji secara daring, juga mengaku rugi akibat gangguan internet ini.

“Selama jaringan internet mati, saya rasa rugi karena selama ini saya ada jualan makanan secara online melalui Facebook,” ujar Sulastri.

“Saya jual makanan katering. Matinya jaringan internet ini menghambat pekerjaan saya,” kata dia.

Sulastri mengaku penghasilannya dari menjual makanan siap saji secara daring rata-rata di atas Rp3 juta tiap bulan.

Tapi pendapatannya turun saat terjadi gangguan jaringan internet. Akibatnya, dirinya terpaksa menjual dagangannya dengan bertatap muka bersama para pelanggan.

“Kalau jaringan mati begini, penghasilan menurun, kadang Rp500.000, kadang Rp600.000. Karena jaringan mati, saya jual secara offline,” tuturnya.

Hal serupa dikeluhkan warga lainnya, ibu rumah tangga yang mengisi waktu luangnya sebagai pembuat konten.

Dia mengaku rugi karena tidak dapat memperoleh penghasilan dari konten yang biasa dibagikan di media sosial.

“Saya konten kreator, sehari-hari sering membagikan video, vlog atau siaran langsung di Facebook,” kata Martina.

“Saat jaringan mati begini, kita tidak bisa apa-apa. Lumayan pendapatannya, ada sedikit pemasukan. Saat jaringan internet mati begini, tentu macet.”

Perbaikan Gangguan Internet Ditargetkan Rampung September

PT Telkom Indonesia menegaskan komitmennya untuk mempercepat pemulihan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Sulawesi–Maluku–Papua Cable System (SMPCS) ruas Sorong–Merauke yang mengalami double shunt fault di dua titik.

Perusahaan komunikasi milik negara itu menargetkan penyelesaian tahap awal perbaikan selambat-lambatnya pada minggu pertama September 2025.

Kemudian, perusahaan akan melakukan tahap perbaikan permanen (permanent recovery) untuk memastikan kualitas layanan yang lebih optimal.

“Saat ini kapal perbaikan khusus telah berada di perairan Wakatobi dan dalam pelayaran menuju ke lokasi titik gangguan,” ujar SVP Group Sustainability and Corporate Communication Telkom, Ahmad Reza, dalam keterangan tertulisnya.

“Kami terus memantau progress perbaikan dan memastikan seluruh langkah percepatan dilakukan dengan maksimal,” tambahnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tagih “Kuota Emas” CPNS 2024, Aliansi Pemuda Amungme Demo di Kantor Bupati Mimika

Tagih “Kuota Emas” CPNS 2024, Aliansi Pemuda Amungme Demo di Kantor Bupati Mimika

21 September 2026
Bupati Rettob Minta OPD Pangkas Program Tak Prioritas di APBD-P 2026

Bupati Rettob Minta OPD Pangkas Program Tak Prioritas di APBD-P 2026

21 September 2026
Bupati Mimika Minta OPD Selaraskan Program APBD 2027 dengan Visi Pembangunan

Bupati Mimika Minta OPD Selaraskan Program APBD 2027 dengan Visi Pembangunan

21 September 2026
213 Liter Sopi Ditemukan dari Barang Bawaan Penumpang KM Leuser, Pemiliknya Misterius

213 Liter Sopi Ditemukan dari Barang Bawaan Penumpang KM Leuser, Pemiliknya Misterius

20 September 2026
APBD-P Mimika 2026 Dipangkas, DPRK Fokuskan Anggaran pada Program Prioritas

APBD-P Mimika 2026 Dipangkas, DPRK Fokuskan Anggaran pada Program Prioritas

20 September 2026
Trifena Tinal Terpilih Pimpin Golkar Mimika, Targetkan 9 Kursi Legislatif

Trifena Tinal Terpilih Pimpin Golkar Mimika, Targetkan 9 Kursi Legislatif

20 September 2026

POPULER

  • Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Ketua Lemasa Sem Bukaleng Soroti Eksekusi Tanah SP 2, Minta Mediasi Dibuka Kembali

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Di Tanah Kaya Emas, Kisah Benediktus, Pelajar di Mimika yang Mendulang demi Baju Sekolah

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Demerina Menangis Saat Hendak Bercerita, Trauma Usai 20 Hari Disandera KKB

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Diburu Berbulan-bulan, TN Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di Kali Wania Ditangkap Polisi

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • PN Timika Eksekusi Lahan Sengketa di SP 2, Bangunan di Atas Tanah Dibongkar

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Pengemudi Lajuran Aris Sanda Tewas, Ditemukan dalam Mobil yang Terbakar

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Tangani Konfik Sosial Perlunya Sinergitas Semua Pihak, Pj Sekda Papua Tengah: Pemerintah Hadir Tidak Hanya Bicara Tetapi Bertindak

Hubungan Seks Menjadi Penyebab 93 Persen Penularan HIV-AIDS di Papua Tengah

Pupus Harapan, Pencarian Pendulang Emas yang Hanyut di Mile 30 Timika Dihentikan

Pupus Harapan, Pencarian Pendulang Emas yang Hanyut di Mile 30 Timika Dihentikan

Pesawat PK-PPI Alami Insiden di Bandara Ilaga, Satgas Korpasgat Supadio Bergerak Cepat Lakukan Evakuasi

Pesawat PK-PPI Alami Insiden di Bandara Ilaga, Satgas Korpasgat Supadio Bergerak Cepat Lakukan Evakuasi

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id