ADVERTISEMENT
Sabtu, Januari 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Kasus Kaburnya 19 Napi di Lapas Nabire, Polisi Temukan Puluhan Telepon Genggam, Sajam dan Atribut Separatis

Masyarakat Nabire juga diimbau untuk memberikan dukungan dengan melaporkan kepada pihak berwajib, apabila memiliki informasi terkait Napi yang kabur.

4 Juni 2025
0

Aparat temukan sejumlah senjata tajam dan puluhan handphone di dalam Lapas Kelas IIB Nabire. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

NABIRE, Koranpapua.id– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nabire, Papua Tengah kembali menjadi pusat perhatian publik menyusul insiden kaburnya 19 Narapidana (Napi) pada 2 Juni 2025.

Kekhawatiran masyarakat kian meningkat setelah aparat kepolisian mengungkap temuan mengejutkan di dalam Lapas tersebut.

ADVERTISEMENT

Dalam operasi gabungan yang digelar setelah insiden pelarian, pihak berwenang menemukan puluhan telepon genggam illegal.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Termasuk sejumlah senjata tajam (Sajam), dan atribut yang diduga terkait dengan gerakan separatis serta simbol Bintang Kejora.

Baca Juga

TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya Berduka, Mayor Yohanes Mate Meninggal Dunia

Setelah Bertahun-Tahun Akhirnya Kerinduan Warga Mioko Terjawab, Terima Kasih Pemkab Mimika

Razia ini merupakan respons atas indikasi lemahnya pengawasan di Lapas Nabire serta meningkatnya kekhawatiran publik.

AKBP Samuel D. Tatiratu, Kapolres Nabire, mengungkapkan bahwa razia gabungan melibatkan 235 personel dari Polda Papua Tengah, Polres Nabire, Satuan Brimob Yon C, dan Kodim Nabire.

“Pada saat pelaksanaan, kami menemukan sejumlah barang bukti, antara lain 38 unit ponsel, Sajam berupa pisau, parang, celurit, dan alat-alat besi lainnya, gunting, obeng, serta beberapa noken bercorak Bintang Kejora,” jelas AKBP Tatiratu dalam keterangannya, Rabu 4 Juni 2025.

Dikatakan, 19 Napi yang kabur telah merencanakan pelarian secara matang.

Beberapa diantaranya merupakan Napi kasus kriminal berat, dan puluhan lainnya diduga terlibat dalam jaringan separatisme atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

Penegakan Hukum dan Dukungan Masyarakat

Terkait kepemilikan senjata tajam dan atribut terlarang, pihak kepolisian akan melakukan pendalaman untuk mengusut keterkaitannya dengan insiden pelarian para Napi.

“Kami juga melakukan pencarian dan penyisiran hingga ke daerah kilometer 100,” tambah AKBP Tatiratu.

Kapolres menegaskan bahwa upaya penegakan hukum ini tidak dapat dilakukan sendiri. Ia mengharapkan dukungan dan sinergi antara TNI-Polri dan instansi terkait.

Masyarakat Nabire juga diimbau untuk memberikan dukungan dengan melaporkan kepada pihak berwajib, apabila memiliki informasi terkait Napi yang kabur, sesuai dengan Daftar Pencarian Orang (DPO) yang telah disebarkan.

“Hal ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak mereka dan mempercepat proses penangkapan,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya Berduka, Mayor Yohanes Mate Meninggal Dunia

TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya Berduka, Mayor Yohanes Mate Meninggal Dunia

16 Januari 2026
Setelah Bertahun-Tahun Akhirnya Kerinduan Warga Mioko Terjawab, Terima Kasih Pemkab Mimika

Setelah Bertahun-Tahun Akhirnya Kerinduan Warga Mioko Terjawab, Terima Kasih Pemkab Mimika

16 Januari 2026
Natal Keluarga Besar Polda Papua Tengah, Brigjen Alfred: Jadikan Kasih Kristus sebagai Teladan dalam Kehidupan

Natal Keluarga Besar Polda Papua Tengah, Brigjen Alfred: Jadikan Kasih Kristus sebagai Teladan dalam Kehidupan

16 Januari 2026
Speedboat Terbalik di Sungai Mamberamo, Dua Penumpang Meninggal Satu Masih Hilang

Speedboat Terbalik di Sungai Mamberamo, Dua Penumpang Meninggal Satu Masih Hilang

16 Januari 2026
Gadis 15 Tahun Asal Manado ‘Dijual’ ke Papua Pegunungan, Diduga Oknum Pejabat Terlibat

Gadis 15 Tahun Asal Manado ‘Dijual’ ke Papua Pegunungan, Diduga Oknum Pejabat Terlibat

16 Januari 2026
Dorong Pembentukan Peradilan Adat, PP Nomor 55 Tahun 2025 Jembatani Hukum Nasional dengan Hukum Adat

Dorong Pembentukan Peradilan Adat, PP Nomor 55 Tahun 2025 Jembatani Hukum Nasional dengan Hukum Adat

16 Januari 2026

POPULER

  • Bupati Mimika Johannes Rettob Lantik 14 Pejabat Definitif dan Pelaksana Tugas, Ini Daftarnya

    Bupati Mimika Johannes Rettob Lantik 14 Pejabat Definitif dan Pelaksana Tugas, Ini Daftarnya

    847 shares
    Bagikan 339 Tweet 212
  • Kericuhan Kembali Pecah Usai Prosesi Damai Konflik Kwamki Narama di Timika

    650 shares
    Bagikan 260 Tweet 163
  • Tiga Hari ‘Dikepung’ OPM, 18 Pekerja Freeport Berhasil Diselamatkan Satgas Habema

    640 shares
    Bagikan 256 Tweet 160
  • Pelaku Pembacokan di Jalan Serui Mekar Timika Menyerahkan Diri ke Polisi

    624 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Konflik Berdarah di Kwamki Narama Timika Resmi Berakhir, Kubu Dang & Newegalen Jalani Prosesi Patah Panah

    613 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • Sejumlah Pejabat Utama Polda Papua Tengah Dirotasi, Perwira Wanita Pertama Jabat Kabid Propam

    2460 shares
    Bagikan 984 Tweet 615
  • Pelantikan Bertahap, Bupati JR Pastikan Semua Pejabat Lewati Seleksi Terbuka

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
Next Post

Kecelakaan Maut di Timika, Tiga Korban Meninggal Dunia, Sopir Diduga Mabuk

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, DLH Mimika dan Freeport Kolaborasi Perangi Polusi Sampah Plastik

Gallery Foto DLH Mimika dan Freeport Gelar Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id