ADVERTISEMENT
Minggu, Februari 15, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

ASN, TNI-Polri di Mimika Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, BPIP: Pancasila Bukan Sekadar Catatan Sejarah

“Upaya penguatan Pancasila harus dilakukan secara komprehensif di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, pemerintahan, ekonomi, hingga ruang digital”.

2 Juni 2025
0

Pelaksanaan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Kantor Bupati Mimika, Senin 2 Juni 2025. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) bersama personil TNI-Polri di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh tanggal 1 Juni 2025.

Namun dikarenakan tanggal 1 Juni kemarin bertepatan dengan hari Minggu, maka upacara peringatan baru terlaksana, Senin 2 Juni 2025 di Halaman Kantor Bupati Mimika.

ADVERTISEMENT

Pada upacara tersebut, Letnan Kolonel Laut (P) Benedictus Hery Murwant, Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Timika, bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sementara itu, Primus Natikapereyau, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, mengemban tugas membacakan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Baca Juga

Aksi Cepat Tim Babat: Lima Pelaku Begal di Timika Diringkus, Semua Berstatus Pelajar

Akses dari Bundaran Petrosea Menuju Bandara Mozes Kilangin Dibuka, Kini Bernama Jalan Yan Magal

Dalam kesempatan tersebut, Letkol Benedictus Hery Murwanto membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Pidato tersebut menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar catatan sejarah atau norma tertulis dalam UUD 1945. Namun lebih dari itu, Pancasila adalah jiwa bangsa dan pedoman hidup bersama.

Pidato tersebut mengajak seluruh peserta upacara untuk merenungkan kembali makna Pancasila sebagai rumah besar bagi keberagaman Indonesia, yang mampu mempersatukan lebih dari 270 juta penduduk dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya, dan bahasa yang berbeda.

“Dalam Pancasila, kita belajar bahwa kebhinekaan bukanlah alasan untuk terpecah belah, melainkan kekuatan untuk bersatu,” demikian kutipan pidato Kepala BPIP yang dibacakan oleh Letkol Benedictus.

Dijelaskan, pada sila pertama hingga sila kelima mengandung prinsip-prinsip yang menuntun kita membangun bangsa dengan semangat gotong royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap martabat manusia.

Dalam konteks pembangunan Nasional saat ini, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas.

Salah satu elemen pentingnya adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia. Hal ini menjadi prioritas karena kemajuan tanpa landasan ideologi yang kuat akan mudah rapuh.

Penguatan ideologi Pancasila memastikan bahwa pembangunan bangsa selalu berakar pada nilai-nilai kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial.

Lebih jauh, Benedictus menyampaikan bahwa, di era globalisasi dan digitalisasi yang penuh tantangan, ancaman terhadap Pancasila semakin nyata.

Paham-paham ekstrem dan radikal masih berpotensi mengganggu persatuan bangsa.

“Oleh karena itu, upaya penguatan Pancasila harus dilakukan secara komprehensif di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, pemerintahan, ekonomi, hingga ruang digital,” jelasnya.

Dalam pidato tersebut, juga ditekankan beberapa poin penting diantaranya, pendidikan Pancasila harus diimplementasikan dalam praktik sehari-hari, tidak hanya sebagai materi formal di sekolah dan universitas.

Poin lainnya ada pada bidang ekonomi, dimana pembangunan harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Termasuk, di ruang digital, kesadaran kolektif tentang etika, toleransi, dan saling menghargai harus terus dibangun.

Ia menekankan agar pancasila harus menjadi panduan dalam berinteraksi di media sosial dan platform digital lainnya.

Karenanya, masyarakat diimbau untuk memerangi ujaran kebencian dan berita bohong melalui literasi digital dan semangat gotong royong.

“Mari kita jadikan peringatan Hari Lahir Pancasila ini bukan sekadar seremonial, tetapi sebagai momen untuk memperkokoh komitmen kita terhadap nilai-nilai Pancasila,” ajaknya.

Karenanya setiap langkah, kebijakan, ucapan, dan tindakan kita harus menjadi cerminan dari semangat Pancasila.

“Kita ingin Indonesia maju tidak hanya dalam teknologi, tetapi juga secara moral. Kita ingin Indonesia sejahtera tidak hanya dalam statistik, tetapi juga dalam keadilan dan persaudaraan,” imbuhnya.

Serta kita ingin Indonesia dihormati dunia bukan hanya karena kekuatan ekonominya, tetapi karena budi pekerti rakyatnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Sosok Elkius Kobak, Pimpinan KKB yang Diduga Dalangi Penembakan Pesawat Smart Air

Sosok Elkius Kobak, Pimpinan KKB yang Diduga Dalangi Penembakan Pesawat Smart Air

14 Februari 2026
Aksi Cepat Tim Babat: Lima Pelaku Begal di Timika Diringkus, Semua Berstatus Pelajar

Aksi Cepat Tim Babat: Lima Pelaku Begal di Timika Diringkus, Semua Berstatus Pelajar

14 Februari 2026
Akses dari Bundaran Petrosea Menuju Bandara Mozes Kilangin Dibuka, Kini Bernama Jalan Yan Magal

Akses dari Bundaran Petrosea Menuju Bandara Mozes Kilangin Dibuka, Kini Bernama Jalan Yan Magal

14 Februari 2026
Batas Wilayah dan Keberadaan Lahan Emas Diduga Pemicu Konflik di Kapiraya-Mimika

Tambang Emas Ilegal Biang Kerok Konflik Kapiraya, DPR Papua Tengah Desak Pemprov Tutup Aktivitas Eksploitasi SDA

14 Februari 2026
Gubernur Meki Nawipa Ingatkan ASN Soal Sanksi Disipilin, Bolos Kerja, TPP Dipotong Hingga 55 Persen

Gubernur Meki Nawipa Instruksikan Tiga Bupati Bentuk Tim Tangani Konflik Kapiraya

14 Februari 2026
Kapolresta Jayapura Benarkan Oknum Polisi Pelaku Penembakan Warga Sipil

Kapolresta Jayapura Benarkan Oknum Polisi Pelaku Penembakan Warga Sipil

14 Februari 2026

POPULER

  • Pemprov Papua Tata Ulang SDM Pendidik, Guru yang Bekerja di Kantor Pemerintahan Dikembalikan ke Sekolah

    Pemprov Papua Tata Ulang SDM Pendidik, Guru yang Bekerja di Kantor Pemerintahan Dikembalikan ke Sekolah

    813 shares
    Bagikan 325 Tweet 203
  • Satgas ODC Pastikan Pilot dan Co Pilot Smart Air Tewas Ditembak Usai Mendarat di Korowai

    611 shares
    Bagikan 244 Tweet 153
  • Aksi Cepat Tim Babat: Lima Pelaku Begal di Timika Diringkus, Semua Berstatus Pelajar

    595 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Dari Rp14 Ribu ke Pj Sekda Mimika: Perjalanan Inspiratif Putra Kamoro Abraham Keteyau

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • Bupati Mimika Ultimatum ASN: Pangkat Tidak Sesuai Jabatan Siap Dinonaktifkan

    579 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Konflik Kapiraya Memanas, Kantor Distrik dan 18 Rumah Warga Terbakar

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Menjaga Mandat Sosial, RSMM Timika Berbenah Menuju Standar KRIS BPJS

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
Next Post
Masuk Sekolah Kedinasan, Pemkab Mimika Seleksi Kesehatan 50 Pelajar AMOR, Gandeng Kapolres dan Dandim

Dinas Pendidikan Mimika Peringatkan Sekolah Tidak Boleh Pungut Biaya Print Ijazah

Tidak Laporkan Harta, TPP Oknum Pejabat Eselon III di Pemkab Mimika Diblokir

Sipir Penjara Diparangi, Belasan Napi di Lapas Nabire Berhasil Kabur

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id