ADVERTISEMENT
Kamis, Maret 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Menteri HAM Terima Laporan Minimnya Perlindungan Ibu dan Anak serta Praktek Diskriminasi di Mimika

Setelah mengikuti semua perkembangan dan gejolak yang terjadi di Kabupaten Mimika, permasalahan diskriminasi ini berpotensi dikendalikan oleh oknum tertentu demi kepentingan bisnis individu.

14 Mei 2025
0

Natalius Pigai, Menteri Hak Asasi Manusia RI. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Natalius Pigai, Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), menerima sejumlah laporan mengenai permasalahan perlindungan ibu dan anak serta praktek diskriminasi yang masih terjadi di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Laporan tersebut disampaikan oleh tokoh-tokoh masyarakat dalam pertemuan yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, pada Selasa 13 Mei 2025.

ADVERTISEMENT

Usai pertemuan, Natalius mengungkapkan bahwa isu utama yang disampaikan adalah minimnya perhatian pemerintah terhadap perlindungan ibu dan anak, yang dinilai masih sangat rendah baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Permasalahan ini tidak hanya terjadi di Mimika, tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia. Namun, laporan yang saya terima menunjukkan bahwa perhatian pemerintah daerah dan provinsi terhadap isu ini masih sangat kurang,” ujarnya kepada wartawan di salah satu hotel di Timika.

Baca Juga

Lima Warga Sumedang Terlantar di Yahukimo, Gubernur DM Fasilitasi Pulangkan ke Kampung Halaman

Finalisasi RAD Penyandang Disabilitas, Bapperinda PBD Gandeng SKALA dan Yayasan Bicara

Dalam pertemuan tersebut, para tokoh masyarakat juga menyuarakan harapan agar program-program pemerintah dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat akar rumput.

Beberapa program yang disoroti meliputi program Makan Bergizi Gratis (MBG), peningkatan kualitas pendidikan, dan pemerataan layanan kesehatan.

“Saya tekankan, program pemerintah seperti MBG berpotensi memberikan dampak positif, namun efektivitasnya sangat bergantung pada dukungan dan partisipasi aktif masyarakat,” jelas Natalius.

Lebih lanjut, Natalius menanggapi laporan mengenai praktek diskriminasi yang masih dialami oleh sebagian warga Mimika.

Menurutnya, diskriminasi tersebut cenderung bersifat individual atau kelompok, bukan antarsuku.

Setelah mengikuti semua perkembangan dan gejolak yang terjadi di Kabupaten Mimika, permasalahan diskriminasi ini berpotensi dikendalikan oleh oknum tertentu demi kepentingan bisnis individu.

“Karenanya saya menekankan bahwa ini menjadi tanggungjawab bersama, baik pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, maupun perusahaan,” tegasnya (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Lima Warga Sumedang Terlantar di Yahukimo, Gubernur DM Fasilitasi Pulangkan ke Kampung Halaman

Lima Warga Sumedang Terlantar di Yahukimo, Gubernur DM Fasilitasi Pulangkan ke Kampung Halaman

11 Maret 2026

Finalisasi RAD Penyandang Disabilitas, Bapperinda PBD Gandeng SKALA dan Yayasan Bicara

11 Maret 2026
Tingkat Cemaran Mikroba Lampaui Ambang Batas Aman, 14 Ton Daging Ayam Asal Surabaya Ditolak Masuk Papua

Tingkat Cemaran Mikroba Lampaui Ambang Batas Aman, 14 Ton Daging Ayam Asal Surabaya Ditolak Masuk Papua

11 Maret 2026
Warga Tiwaka Bentuk Pokja Program Kampung YPMAK 2026, Dorong Ekonomi dan Kemandirian Masyarakat

Warga Tiwaka Bentuk Pokja Program Kampung YPMAK 2026, Dorong Ekonomi dan Kemandirian Masyarakat

11 Maret 2026
Arel Kerja Freeport Kembali Terusik, Satu Karyawan Tewas Ditembak OTK di Area Tambang Grasberg

Arel Kerja Freeport Kembali Terusik, Satu Karyawan Tewas Ditembak OTK di Area Tambang Grasberg

11 Maret 2026
Lantik 282 Pejabat Pemkab Mimika, Johannes Rettob: Bukan Karena Suka atau Tidak Suka

Lantik 282 Pejabat Pemkab Mimika, Johannes Rettob: Bukan Karena Suka atau Tidak Suka

11 Maret 2026

POPULER

  • Lantik 282 Pejabat Pemkab Mimika, Johannes Rettob: Bukan Karena Suka atau Tidak Suka

    Lantik 282 Pejabat Pemkab Mimika, Johannes Rettob: Bukan Karena Suka atau Tidak Suka

    642 shares
    Bagikan 257 Tweet 161
  • Bahas Tapal Batas Wilayah Adat di Kapiraya, Kementerian HAM RI Bertemu Tokoh Kamoro di Timika

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Petugas Kebersihan Gelar Aksi Mogok Kerja, Ini Pernyataan Kadis DLH Mimika Jefri Deda

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Bawa Pasien Rujukan ke Timika, Speedboat Puskesmas Agimuga Terobang-Ambing di Perairan Puriri

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Nekat yang Nyata! Wanita Muda Bakar Kekasihnya di Kamar Hotel

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Satu Pelaku Perampasan Senjata di Mile 50 Tembagapura Ditangkap

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Disperkimtan Mimika Kelola Anggaran Rp242 Miliar, Targetkan Pembangunan 343 Rumah Layak Huni

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post

Pentahbisan Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA Menjadi Babak Baru Kepemimpinan Rohani di Keuskupan Timika

Ditemukan Bayi Perempuan Dibuang di Tempat Sampah RSUD Mimika

Ditemukan Bayi Perempuan Dibuang di Tempat Sampah RSUD Mimika

Berkunjung ke Kuala Kencana, Bupati Jayawijaya Melihat Langsung Pendauran Sampah Jadi Paving Block

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id