ADVERTISEMENT
Kamis, Oktober 15, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Warga Kampung Kaugapu Mimika Timur Keluhkan Drainase yang Tidak Berfungsi Menjadi Sarang Nyamuk Malaria

"Mereka hanya bangun tetapi mereka tidak berfikir bahwa saluran drainase itu airnya mengalir atau tidak. Mereka sebatas bikin saja. Yang penting pekerjaannya sudah terlaksana”.

26 April 2025
0

Kondisi drainase di depan rumah warga di Kampung Kaugapu, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika.(foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Warga yang mendiami beberapa tempat di wilayah Kampung Kaugapu, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, mengeluhkan drainase yang tidak berfungsi di wilayah itu.

Kondisi drainase yang tidak berfungsi dengan baik mengakibatkan genangan air berkepanjangan, menjadi sarang berkembangnya jentik nyamuk malaria.

Yovita, warga RT 2 Kampung Kaugapu menilai akibat genangan air tersebut, dia dan keluarga kerap kena malaria.

“Saya punya anak baru saja sembuh malaria, kemarin saya bawa periksa di Caritas, obat malarianya habis, tadi periksa, kembali positif malaria,” ujarnya kepada koranpapua.id, Jumat 25 April 2025.

Baca Juga

Tujuh Penumpang Long Boat Diselamatkan SAR setelah Kehilangan Arah di Perairan Timika

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Timika, Kepala Bandara Utamakan Keselamatan

Dia berharap adanya kolaborasi penanganan dari Pemkab bersama pemerintah distrik dan pemerintah kampung untuk mencari solusi terkait hal tersebut.

“Kami harap supaya pemerintah bisa mencari solusi agar drainase ini tidak tergenang air sehingga menjadi tempat sarang nyamuk malaria,” pintanya.

Kondisi drainase yang tidak berfungsi itu turut di dikomentari Rampeani Rachman, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika.

Dia menilai, sejauh ini tidak ada drainase yang dibuat Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika di wilayah itu dengan mempertimbangkan asas manfaatya.

“Mereka hanya bangun tetapi mereka tidak berfikir bahwa saluran drainase itu airnya mengalir atau tidak. Mereka sebatas bikin saja. Yang penting pekerjaannya sudah terlaksana,” ujar Rampeani Rachman.

Hal itu menurutnya sangat berdampak pada kesehatan warga di wilayah itu. Alasannya ketika terjadi hujan, air selalu tergenang sehingga ada potensi jentik malaria hidup dan berkembang.

Kondisi tersebut, menurutnya jadi salah satu faktor meningkatnya kasus malaria di wilayah Distrik Mimika Timur.

“Kita tidak bisa hanya melakukan upaya pencegahan malaria dengan memberikan obat ketika sakit, tetapi harus di imbangi dengan lingkungan yang sehat,” tegasnya.

Dia berharap kedepan, dalam pengerjaan drainase memperhatikan saluran air sehingga warga mendapatkan manfaatnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tujuh Penumpang Long Boat Diselamatkan SAR setelah Kehilangan Arah di Perairan Timika

Tujuh Penumpang Long Boat Diselamatkan SAR setelah Kehilangan Arah di Perairan Timika

14 Oktober 2026
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Timika, Kepala Bandara Utamakan Keselamatan

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Timika, Kepala Bandara Utamakan Keselamatan

14 Oktober 2026
Dinkes Mimika Imbau Warga Lindungi Diri dari Paparan Asap, Ingatkan Risiko Gangguan Kesehatan

Dinkes Mimika Imbau Warga Lindungi Diri dari Paparan Asap, Ingatkan Risiko Gangguan Kesehatan

14 Oktober 2026
Puskesmas Mapar Sambut Evaluasi Dinkes Mimika, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

Puskesmas Mapar Sambut Evaluasi Dinkes Mimika, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

13 Oktober 2026
Pasien Darurat Mapar Harus Menyeberang ke Timika, BBM Rujukan Jadi Persoalan

Pasien Darurat Mapar Harus Menyeberang ke Timika, BBM Rujukan Jadi Persoalan

13 Oktober 2026
Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

13 Oktober 2026

POPULER

  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Eme Neme Yauware Memanggil: Seruan Mengakhiri Perang Dari Tugu Perdamaian Kota Timika

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    799 shares
    Bagikan 320 Tweet 200
  • Dua OTK Bacok ASN Pemkab Yahukimo di Dekai, Korban Luka di Tangan dan Punggung

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
  • Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

    515 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Freeport Lanjutkan Kerjasama dengan Universitas Papua, Sudah Berlangsung 30 Tahun

Freeport Lanjutkan Kerjasama dengan Universitas Papua, Sudah Berlangsung 30 Tahun

22 Distrik di Jayawijaya Terendam Banjir, Bupati Bentuk Satgas Penanggulangan Bencana

22 Distrik di Jayawijaya Terendam Banjir, Bupati Bentuk Satgas Penanggulangan Bencana

22 Distrik di Jayawijaya Terendam Banjir, Bupati Bentuk Satgas Penanggulangan Bencana

Sukseskan Pentahbisan Uskup Timika, Gubernur Meki Nawipa dan Bupati se-Papua Tengah Bahas Dukungan Pendanaan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id