ADVERTISEMENT
Jumat, Mei 15, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

TPNPB-OPM Mengaku Bertanggung Jawab Atas Pembunuhan Enam Guru dan Nakes di Yahukimo

Sebby beralasan, para korban yang mereka bunuh adalah agen intelijen Indonesia. Maka semua orang imigran Indonesia yang telah memasuki tanah Papua kami cap sebagai militer.

23 Maret 2025
0
Sungguh Kejam, OPM Bunuh dan Bakar Hidup-Hidup Enam Guru dan Nakes di Yahukimo

KKB atau OPM dilaporkan membunuh dan membakar hidup-hidup enam orang di Kampung Anggruk, Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Jumat, 21 Maret 2025.(foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan enam guru dan Nakes (tenaga kesehatan) di Kampung Anggruk, Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo.

Sebby Sambom, Juru Bicara Organisasi Papua Merdeka (OPM) membenarkan bahwa, pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo yang melakukan pembunuhan terhadap enam orang guru dan nakes termasuk membakar rumah di wilayah itu pada Jumat, 21 Maret 2025.

ADVERTISEMENT

Sebby beralasan, para korban yang mereka bunuh adalah agen intelijen Indonesia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Maka semua orang imigran Indonesia yang telah memasuki tanah Papua kami cap sebagai militer,” ujar Sebby Sambom dalam keterangannya, Sabtu 22 Maret 2025 malam.

Baca Juga

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

Sebby mengancam, TPNPB akan membunuh warga pendatang yang memasuki wilayah Papua.

Kolonel Inf Candra Kurniawan, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih menegaskan bahwa aksi OPM ini sangat biadab dan tidak berprikemanusiaan.

“OPM penjahat kemanusiaan ini benar-benar sangat biadab tidak berprikemanusiaan. Mereka telah membunuh dan membakar hidup-hidup enam orang guru dan Nakes, membakar gedung sekolah serta rumah guru,” jelas Kolonel Candra.

Lebih lanjut Kata Kapendam, OPM juga memeras dan merampok uang masyarakat yang ada di wilayah itu.

“Hasil konfirmasi di lapangan gerombolan OPM ini bersenjata meneror masyarakat sekitarnya,” pungkasnya.

Saat ini para korban yang terbunuh dan dibakar masih belum dievakuasi. Meski demikian aparat keamanan masih terus terus berupaya untuk bisa secepatnya melakukan evakuasi.

Kondisi korban yang selamat masih belum diketahui. Sedangkan akibat aksi kekejaman OPM ini, membuat para Nakes dan guru cemas dan meminta untuk diungsikan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

14 Mei 2026
Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

14 Mei 2026
Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

14 Mei 2026
Ditutup Sementara, Pemprov Papua akan Lakukan Perbaikan Kerusakan Stadion Lukas Enembe

Ditutup Sementara, Pemprov Papua akan Lakukan Perbaikan Kerusakan Stadion Lukas Enembe

14 Mei 2026
Peristiwa Dogiyai Berdarah: Empat Personel Polres Nabire Dipecat, Kapolsek Kamu Demosi Tiga Tahun

Peristiwa Dogiyai Berdarah: Empat Personel Polres Nabire Dipecat, Kapolsek Kamu Demosi Tiga Tahun

14 Mei 2026
Gakkum Kehutanan Lacak Pemodal Tambang Ilegal Nabire, 10 Alat Berat dan Tujuh WNA China Diamankan

Gakkum Kehutanan Lacak Pemodal Tambang Ilegal Nabire, 10 Alat Berat dan Tujuh WNA China Diamankan

14 Mei 2026

POPULER

  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    955 shares
    Bagikan 382 Tweet 239
  • Panik Saat Belok, Pikap Angkut Puluhan Galon Terjun ke Parit di Timika

    684 shares
    Bagikan 274 Tweet 171
  • Enam Gubernur dan 42 Bupati se-Papua Raya Kumpul di Timika, Ini yang Dibahas

    577 shares
    Bagikan 231 Tweet 144
  • Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • OPM Pimpinan Guspi Waker Diduga Pelaku Penembakan yang Menewaskan Warga di Tembagapura

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Hunting di Jembatan Merah, Polisi Berhasil Jaring 32 Remaja

Hunting di Jembatan Merah, Polisi Berhasil Jaring 32 Remaja

Memberikan Rasa Aman, Bhabinkamtibmas dan Babinsa di Potowayburu Kompak Patroli Jalan Kaki

Memberikan Rasa Aman, Bhabinkamtibmas dan Babinsa di Potowayburu Kompak Patroli Jalan Kaki

Jelang Idul Fitri, Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp100 Ribu Per Kilogram

Jelang Idul Fitri, Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp100 Ribu Per Kilogram

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id