ADVERTISEMENT
Selasa, Agustus 18, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Sambut Natal dan Tahun Baru, Begini Pesan dan Ajakan Pj Bupati dan Tokoh Agama di Mimika

Sebagai tokoh muslim di Mimika, Ustad Amin berharap harus menghindari tindakan-tindakan yang dapat merusak nilai-nilai toleransi yang sudah terpelihara dengan baik selama ini.

21 Desember 2024
0
Sambut Natal dan Tahun Baru, Begini Pesan dan Ajakan Pj Bupati dan Tokoh Agama di Mimika

Valentinus S. Sumito, Pj. Bupati Mimika, H. Ustad Muhammad Amin, Ketua MUI Mimika, RP. Gabriel Ngga, OFM, Pastor Paroki Santo Stefanus Sempan, dan Jefri Cris Hutagalung, Ketua FKUB Mimika. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Umat Kristiani di dunia, termasuk di Kabupaten Mimika, saat ini tengah menyiapkan hati untuk menyambut kedatangan Yesus Kristus Sang Raja Damai pada 25 Desember 2024.

Kedatangan Sang Emanuel yang lahir di kandang hina itu, untuk membawa kabar sukacita dan kedamaian sekaligus menebus dosa semua umat manusia.

ADVERTISEMENT

Memaknai momen penuh suka cita ini, sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama dan Penjabat Bupati Mimika menyampaikan pesan dan ajakan untuk masyarakat yang mendiami Tanah Amungsa dan Bumi Kamoro.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Valentinus S. Sumito, Pj. Bupati Mimika

Baca Juga

HUT ke-81 RI, Johannes Rettob: Pesta Rakyat Bukan Kemewahan, Tapi Momentum Pemerintah Bersama Masyarakat

Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

Kepada seluruh masyarakat Mimika, Valentinus berpesan harus menyambut Natal dengan sukacita, penuh kedamaian dengan semangat kekeluargaan.

“Mari kita hidup saling bersatu dengan suku Kamoro, Amungme, lima suku kekerabatan dan suku Nusantara,” ajak Valentinus.

Valentinus meyakini semua kedamaian yang tercipa selama ini di Mimika, dikarenakan adanya toleransi agama yang tinggi serta dilandasi rasa kekeluargaan yang sangat harmonis.

“Kita hidup saling mengasihi. Semua kita bisa menyambut Natal dengan baik dan kita menutup tahun 2024 dengan baik. Sehingga dapat memulai tahun baru nanti dengan yang lebih baik lagi,” pesannya.

Ustad Muhammad Amin, Ketua MUI Mimika

“Dengan hati yang penuh suka cita saya menyampaikan selamat kepada umat Kristiani di Mimika untuk memasuki hari peringatan kelahiran Isa Almasih pada 25 Desember 2024 dan bahagia Tahun Baru 1 Januari 2025,” ucapnya.

Ia mendoakan semoga semua umat manusia di Mimika selalu hidup dalam persaudaraan yang dilindungi oleh Allah Yang Maha Kuasa.

“Semoga kita berada dalam kerukunan umat beragama. Setelah Pilkada selesai maka semua rangkaian perbedaan itu juga harus selesai,” ujarnya.

Tidak ada lagi perbedaan atau gerakan tambahan yang dapat merusak suasana persaudaraan kita,” kata Ustad Amin kepada koranpapua.id, Sabtu 21 Desember 2024.

Amin berharap sebagai umat manusia sudah saatnya kembali bersatu, membangun jalinan persatuan antara satu dengan yang lain tanpa ada perbedaan suku, bahasa dan agama.

Kelahiran Isa Almasih harus membawa damai suka cita bagi semua umat manusia tanpa terkecuali.

Di momen Natal ini, tidak boleh ada lagi intimidasi, pembunuhan, mendiskreditkan satu agama dengan agama yang lain atau mendiskreditkan satu suku dengan suku yang lain.

“Karena semua kita yang ada ini adalah saudara dalam bingkai NKRI. Anak-anak negeri. Kita harus sama-sama jaga kedamaian,” harapnya.

Sebagai tokoh muslim di Mimika, Amin berharap harus menghindari tindakan-tindakan yang dapat merusak nilai-nilai toleransi yang sudah terpelihara dengan baik selama ini.

“Apa yang sudah terjadi biarlah berlalu. Tapi sesuatu yang kurang bagus jangan lagi terulang. Mari kita bangun Mimika dengan penuh kegembiraan, sesuai apa yang sudah diletakan dasarnya oleh orang-orangtua kita, jaga Mimika rumah kita agar tetap aman dan damai,” pesannya.

RP Gabriel Ngga, OFM, Pastor Paroki St. Stefanus Sempan

Sebagai umat beriman, momen Natal menyambut kehadiran Yesus harus dilakukan dengan suka cita, kebaikan dan penuh persaudaraan dengan semua orang.

Ini menjadi esensi tertinggi atau makna dari kedatangan Tuhan Yesus di kandang yang hina.

Tema Natal Nasional tahun ini ‘Marilah sekarang kita pergi ke Betlehem’. Tema ini merupakan suatu ajakan untuk ke Betlehem.

Penekanan ajakan ada pada kata ‘sekarang’ ke Betlehem tempat kelahiran Sang Putra Juru Selamat itu.

Sebagai umat beriman, ajakan ke Betlehem harus diasosiasikan pergi ke keluarga, komunitas masing-masing sebagaimana Betlehem sebuah kota kecil yang begitu sepi penuh damai.

Di sana para gembala memuji untuk memuliakan Tuhan dengan menyanyikan lagu Gloria In excelsis Deo.

“Kita diharapkan kembali ke keluarga masing-masing untuk menyambut Sang Raja Damai yaitu dengan penuh sukacita penuh kegembiraan dan kedamaian. Tidak hanya soal keluarga tapi ke komunitas kita, ke kampung kita,” tuturnya.

Dikatakan secara lebih luas diharapkan, Papua dimaknai menjadi Betlehem untuk semua umat manusia, sesuai dengan moto Papua Tanah Damai yang terus menerus digaungkan hampir 20an tahun ini.

Namun, RP Gabriel melihat moto Papua Tanah Damai saat ini amat kontras dengan kenyataan. Situasi kekacauan, kekerasan dan konflik hingga nyawa melayang terjadi di mana-mana.

Atas kondisi semacam ini, membuat kehadiran Sang Mesias yang datang sebagai pembawa damai dan kebenaran diterima dalam suatu suasana yang tidak suka cita dan tidak damai.

“Sekarang kalau kita baca di media, banyak masyarakat hidup di tempat pengungsian. Hidup dalam suasana ketakutan karena mendapat tindakan kekerasan. Hidup dalam kesusahan dapat makan dan minum, bahkan tanpa mendapat perlingungan dari segi keamanan,” kritiknya.

Dengan demikian masyarakat Papua seolah-olah lari dari Betlehemnya sendiri. Lari dari kampung kecil mereka yang penuh aman dan damai.

Jefri Cris Hutagalung, Ketua FKUB Mimika

Natal tidak semata-mata dirayakan oleh kaum Nasrani tapi oleh semua umat beriman.

“Karena bagi saya, Isa Almasih atau Yesus Kristus itu datang tidak kepada satu komunitas, kelompok dan agama tertentu saja, tapi kepada semua orang. Karena Alkitab berkata ‘kesukaan bagi seluruh dunia’,” katanya.

Di momen Natal ini, Jefri mengajak semua masyarakat Mimika tetap menjaga Kamtibmas di setiap lingkungan mulai dari pesisir sampai ke pegunungan.

“Mari kita bersama-sama menjaga daerah ini agar tetap aman dan damai. Apa yang terjadi selama ini sesuai disampaikan Kapolres bahwa kejadian itu murni kriminal dan masuk tindak pidana,” pungkasnya.

Jefri juga mengingatkan kepada masyarakat Mimika, jangan mudah terpancing dengan informasi-informasi hoax yang bernuansa provokatif, karena dapat merusak suasana Hari Raya Natal dan Tahun Baru yang penuh damai suka cita ini. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat Tanamkan Semangat Perjuangan dan Cinta Tanah Air pada Generasi Muda di Pegunungan Bintang 

Satgas Pasgat Tanamkan Semangat Perjuangan dan Cinta Tanah Air pada Generasi Muda di Pegunungan Bintang 

17 Agustus 2026
Konsep Otomatis

HUT ke-81 RI, Johannes Rettob: Pesta Rakyat Bukan Kemewahan, Tapi Momentum Pemerintah Bersama Masyarakat

17 Agustus 2026
Konsep Otomatis

Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

17 Agustus 2026
HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

17 Agustus 2026
PEPC Region 4 Zona 14 Mencacat Sumur Baru di Papua Lampaui Target, Produksi 369 BOPD

PEPC Region 4 Zona 14 Mencacat Sumur Baru di Papua Lampaui Target, Produksi 369 BOPD

17 Agustus 2026
Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

17 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    912 shares
    Bagikan 365 Tweet 228
  • Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    670 shares
    Bagikan 268 Tweet 168
  • Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    680 shares
    Bagikan 272 Tweet 170
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Awalnya Sempat Pesimis: Gladys Manuella Aibekob, Wakili Papua Tengah Kibarkan Merah Putih di Istana Negara 

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
Next Post
Air Sungai Meluap Genangi Ruas Jalan SP-SP5, Warga Limau Asri Timur Palang Jalan

Air Sungai Meluap Genangi Ruas Jalan SP-SP5, Warga Limau Asri Timur Palang Jalan

Ketum Panitia Natal Nasional Berbagi Kasih di Timika, Serahkan Bantuan Tujuh Kursi Roda dan Paket Nutrisi Balita Senilai Rp440 Juta

Ketum Panitia Natal Nasional Berbagi Kasih di Timika, Serahkan Bantuan Tujuh Kursi Roda dan Paket Nutrisi Balita Senilai Rp440 Juta

40 Pemimpin Agama di Papua Tengah ke Israel, Begini Pesan Pj Gubernur Papua Tengah

40 Pemimpin Agama di Papua Tengah ke Israel, Begini Pesan Pj Gubernur Papua Tengah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id