TIMIKA, Koranpapua.id – Realisasi anggaran Mimika baru mencapai 46,62 persen hingga 2 Oktober 2026. Menanggapi capaian tersebut, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Mimika, Abraham Kateyau, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat pelaksanaan program APBD 2026.
Abraham menyampaikan arahan itu saat memimpin apel gabungan di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Mimika, Senin (5/10/2026). Ia mengingatkan pimpinan OPD agar segera menjalankan pekerjaan yang belum mulai.
“Pekerjaan yang belum berjalan harus segera dikerjakan sehingga realisasi anggaran kita bisa meningkat. Kita diharapkan memaksimalkan seluruh kegiatan yang sudah direncanakan,” kata Abraham.
Selain realisasi keuangan sebesar 46,62 persen, realisasi fisik Kabupaten Mimika mencapai 51,24 persen. Abraham berharap realisasi anggaran pada bulan berikutnya meningkat ke kisaran 50 hingga 60 persen.
Percepat Program agar Manfaatnya Menjangkau Masyarakat
Menurut Abraham, percepatan pelaksanaan kegiatan penting agar masyarakat segera memperoleh manfaat dari program pemerintah. Karena itu, ia meminta OPD memaksimalkan pelaksanaan seluruh kegiatan sesuai rencana.
Ia juga mengingatkan agar penundaan pekerjaan tidak menyebabkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) dalam jumlah besar pada akhir tahun.
“Jangan sampai kita tinggalkan Silpa yang besar. Nanti masyarakat akan menilai kita tidak baik,” ujarnya.
Abraham meminta pimpinan OPD memperkuat koordinasi dan komunikasi untuk menyelesaikan kegiatan. Ia menekankan bahwa penyerapan anggaran harus berjalan seiring dengan pelaksanaan pembangunan dan manfaatnya bagi masyarakat.
Realisasi Keuangan Dana Otsus Capai 73,69 Persen
Sementara itu, program yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) mencatat realisasi lebih tinggi. Realisasi keuangannya mencapai 73,69 persen, sedangkan realisasi fisik sebesar 80,42 persen.
Abraham kembali mengajak seluruh pimpinan OPD memaksimalkan pelaksanaan program APBD 2026. Melalui koordinasi yang lebih kuat, ia berharap pemerintah dapat meningkatkan realisasi anggaran sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru








