ADVERTISEMENT
Minggu, Desember 7, 2025
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Di TPS 12 Kebun Sirih Timika, Sebagian Besar Warga yang Terdaftar di Salinan TPS Tidak Dijinkan Coblos

Kecurangan lainya beberapa nama yang menunjukan KTP Kabupaten Jayawijaya, namun diloloskan oleh petugas untuk mencoblos di TPS tersebut.

27 November 2024
0
Di TPS 12 Kebun Sirih Timika, Sebagian Besar Warga yang Terdaftar di Salinan TPS Tidak Dijinkan Coblos

Suasana di TPS 20, Kelurahan Kebun Sirih, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika.(foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pelaksanaan pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) periode 2024-2029 di TPS 20, Kelurahan Kebun Sirih, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Rabu 27 November 2024, nampak berbeda.

Pasalnya sebagian besar warga yang namanya terdaftar dalam salinan tetap di TPS tersebut, tidak diijinkan melakukan pencoblosan.

ADVERTISEMENT

Alasannya, TPS tersebut telah mempunyai kesepakatan sendiri, bahwa yang boleh memilih harus terdaftar sebagai warga RT 06.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Yang boleh memilih di sini hanya warga RT 06. Ini KTP RT 013, minta maaf bapak. Undangan bukan jadi dasar untuk memilih. Ini TPS untuk RT 06 saja,” ujar seorang pria yang mengaku sebagai RT 06 saat memeriksa KTP salah seorang warga yang hendak melakukan pencoblosan.

Baca Juga

Penutupan Festival Noken Mimika 2025: Identitas yang Menyatukan Orang Asli Papua

Jelang Nataru, Pedagang di Mimika Diingatkan Jangan Naikkan Harga Kebutuhan Pangan  Sembarangan

Berdasarkan pantauan koranpapua.id, kejadian yang sama juga dialami warga lain yang ikut antre dengan menunjukkan KTP dan surat undangan.

“Ini juga RT 012, minta maaf, tidak ada hak memilih di sini. Saya fokus untuk warga saya. Tadi, kita sudah debat banyak, pergi sana dulu. Kita sudah atur, sudah ada kesepakatan kalau TPS ini hanya untuk RT 06. Yang lain tidak boleh,” katanya lagi usai mengecek KTP warga lainnya.

Kejadian yang sama juga dialami oleh AS, salah satu warga RT 12 yang datang bersama istrinya ke TPS, juga terpaksa pulang dan tidak bisa menyalurkan hak pilihnya.

Dirinya menyayangkan kejadian tersebut. Padahal menurutnya hari ini adalah pesta untuk masyarakat dalam memilih pemimpin Mimika 5 tahun kedepan.

“Sangat disayangkan sekali di acara pesta demokrasi untuk memilih pemimpin lima tahun kedepan, namun kami tidak diijinkan memilih, padahal nama kami ada di daftar pemilih,” keluh AS.

Pada kesempatan itu, AS sempat menjelaskan kepada petugas bahwa namanya terdaftar di salinan DPT TPS 20.  Namun penjelasan itu juga tidak membuatnya bisa mencoblos di TPS tersebut.

“Nama saya jelaskan di online pun nama saya ada. Tetapi saya ke sana, saya ditolak karena alasannya saya bukan RT 06. Mereka tidak terima orang dari RT lain,” ungkapnya.

Menurutnya, ketika ada kejadian seperti ini, seharusnya para petugas, baik dari pihak penyelenggara, pengawas, maupun keamanan perlu menyelesaikan masalah ini.

Namun faktanya mereka tidak berinisiatif untuk meluruskan masalah tersebut.

“Harusnya mereka memberi tahu bahwa pemahaman itu keliru. Saya lihat petugas terkesan masa bodoh. Petugas dari pengawas dan panitia penyelenggara juga tidak mengambil perannya dengan baik,” pungkasnya.

Ia berharap kejadian yang dialaminya menjadi perhatian pihak terkait agar dapat mengusut ada apa dibalik semua ini.

Dikatakan, sebelumnya ada pesan yang diterima media ini yang berisi dugaan kecurangan yang disiapkan untuk memenangkan salah satu pasangan calon.

“Mohon di sampaikan kepada petugas maupun aparat bahwa di TPS 20 Kebun Sirih TPSnya tidak dibuka untuk pemilih. Semua pemilih yang sudah datang dari pagi sampai saat ini di suruh pulang, karena mereka bungkus untuk salah satu paslon,” demikian isi pesan tersebut.

Dugan kecurangan lainya juga disaksikan awak media di lapangan terkait beberapa nama yang menunjukan KTP Kabupaten Jayawijaya, namun diloloskan oleh petugas untuk mencoblos di TPS tersebut. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Penutupan Festival Noken Mimika 2025: Identitas yang Menyatukan Orang Asli Papua

Penutupan Festival Noken Mimika 2025: Identitas yang Menyatukan Orang Asli Papua

6 Desember 2025
Timika Berpesta! Harmony Award 2025 Disambut Konvoi Besar, Bupati Rettob: Kemenangan Bersama

Jelang Nataru, Pedagang di Mimika Diingatkan Jangan Naikkan Harga Kebutuhan Pangan  Sembarangan

6 Desember 2025
Bupati JR Pastikan Sebagian Pejabat OPD Mimika Segera Dilantik, Sisanya Menyusul Awal 2026

Bupati JR Pastikan Sebagian Pejabat OPD Mimika Segera Dilantik, Sisanya Menyusul Awal 2026

6 Desember 2025
Jelang Natal 2025, BI Papua Targetkan Penukaran Uang Capai Rp27, 6 Miliar

Jelang Natal 2025, BI Papua Targetkan Penukaran Uang Capai Rp27, 6 Miliar

6 Desember 2025
Bupati Johannes Rettob Kukuhkan Pengurus IK3M, Anton Welerubun Tekankan Penguatan Nilai Ain Ni Ain

Bupati Johannes Rettob Kukuhkan Pengurus IK3M, Anton Welerubun Tekankan Penguatan Nilai Ain Ni Ain

6 Desember 2025
Wamendagri Ribka Haluk: Perempuan Papua Perlu Terus Tingkatkan Kemampuan Kepemimpinan

Wamendagri Ribka Haluk: Perempuan Papua Perlu Terus Tingkatkan Kemampuan Kepemimpinan

6 Desember 2025

I am raw html block.
Click edit button to change this html

POPULER

  • Identitas Mayat Kepala Terpisah dengan Badan di SP9 Terungkap, Ini Nama Korban dan Profesinya

    Identitas Mayat Kepala Terpisah dengan Badan di SP9 Terungkap, Ini Nama Korban dan Profesinya

    2155 shares
    Bagikan 862 Tweet 539
  • Bupati JR Pastikan Sebagian Pejabat OPD Mimika Segera Dilantik, Sisanya Menyusul Awal 2026

    709 shares
    Bagikan 284 Tweet 177
  • Lemasko Desak Pemkab Mimika Tunda Proses Pembentukan LMA, Gery: Seharusnya melibatkan Struktur Adat Asli Kamoro

    705 shares
    Bagikan 282 Tweet 176
  • Sadis! Kepala Terpisah dengan Badan, Dua Kasus Pembunuhan Terjadi di Timika Hari Ini

    695 shares
    Bagikan 278 Tweet 174
  • Jejak Sadis Terulang, Identitas Korban Pembunuhan di Jalan Irigasi Mimika Terungkap

    677 shares
    Bagikan 271 Tweet 169
  • Korban Pembunuhan di SP9, Tangis Keluarga Pecah Saat Jenazah Bonesius Tiba di RSUD Mimika

    667 shares
    Bagikan 267 Tweet 167
  • Jenazah yang Ditemukan di TPU SP1 Merupakan Mahasiswa Poltekkes Timika

    693 shares
    Bagikan 277 Tweet 173
Next Post
AIYE Klaim Unggul di Pilkada Mimika

AIYE Klaim Unggul di Pilkada Mimika

Tiga Calon Bupati Mimika Unggul di Masing-Masing TPS

Tiga Calon Bupati Mimika Unggul di Masing-Masing TPS

10.451 Karyawan Freeport Gunakan Hak Suaranya pada Pilkada Serentak 2024

10.451 Karyawan Freeport Gunakan Hak Suaranya pada Pilkada Serentak 2024

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id