ADVERTISEMENT
Senin, Agustus 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Di TPS 12 Kebun Sirih Timika, Sebagian Besar Warga yang Terdaftar di Salinan TPS Tidak Dijinkan Coblos

Kecurangan lainya beberapa nama yang menunjukan KTP Kabupaten Jayawijaya, namun diloloskan oleh petugas untuk mencoblos di TPS tersebut.

27 November 2024
0
Di TPS 12 Kebun Sirih Timika, Sebagian Besar Warga yang Terdaftar di Salinan TPS Tidak Dijinkan Coblos

Suasana di TPS 20, Kelurahan Kebun Sirih, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika.(foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pelaksanaan pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) periode 2024-2029 di TPS 20, Kelurahan Kebun Sirih, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Rabu 27 November 2024, nampak berbeda.

Pasalnya sebagian besar warga yang namanya terdaftar dalam salinan tetap di TPS tersebut, tidak diijinkan melakukan pencoblosan.

ADVERTISEMENT

Alasannya, TPS tersebut telah mempunyai kesepakatan sendiri, bahwa yang boleh memilih harus terdaftar sebagai warga RT 06.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Yang boleh memilih di sini hanya warga RT 06. Ini KTP RT 013, minta maaf bapak. Undangan bukan jadi dasar untuk memilih. Ini TPS untuk RT 06 saja,” ujar seorang pria yang mengaku sebagai RT 06 saat memeriksa KTP salah seorang warga yang hendak melakukan pencoblosan.

Baca Juga

Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

Berdasarkan pantauan koranpapua.id, kejadian yang sama juga dialami warga lain yang ikut antre dengan menunjukkan KTP dan surat undangan.

“Ini juga RT 012, minta maaf, tidak ada hak memilih di sini. Saya fokus untuk warga saya. Tadi, kita sudah debat banyak, pergi sana dulu. Kita sudah atur, sudah ada kesepakatan kalau TPS ini hanya untuk RT 06. Yang lain tidak boleh,” katanya lagi usai mengecek KTP warga lainnya.

Kejadian yang sama juga dialami oleh AS, salah satu warga RT 12 yang datang bersama istrinya ke TPS, juga terpaksa pulang dan tidak bisa menyalurkan hak pilihnya.

Dirinya menyayangkan kejadian tersebut. Padahal menurutnya hari ini adalah pesta untuk masyarakat dalam memilih pemimpin Mimika 5 tahun kedepan.

“Sangat disayangkan sekali di acara pesta demokrasi untuk memilih pemimpin lima tahun kedepan, namun kami tidak diijinkan memilih, padahal nama kami ada di daftar pemilih,” keluh AS.

Pada kesempatan itu, AS sempat menjelaskan kepada petugas bahwa namanya terdaftar di salinan DPT TPS 20.  Namun penjelasan itu juga tidak membuatnya bisa mencoblos di TPS tersebut.

“Nama saya jelaskan di online pun nama saya ada. Tetapi saya ke sana, saya ditolak karena alasannya saya bukan RT 06. Mereka tidak terima orang dari RT lain,” ungkapnya.

Menurutnya, ketika ada kejadian seperti ini, seharusnya para petugas, baik dari pihak penyelenggara, pengawas, maupun keamanan perlu menyelesaikan masalah ini.

Namun faktanya mereka tidak berinisiatif untuk meluruskan masalah tersebut.

“Harusnya mereka memberi tahu bahwa pemahaman itu keliru. Saya lihat petugas terkesan masa bodoh. Petugas dari pengawas dan panitia penyelenggara juga tidak mengambil perannya dengan baik,” pungkasnya.

Ia berharap kejadian yang dialaminya menjadi perhatian pihak terkait agar dapat mengusut ada apa dibalik semua ini.

Dikatakan, sebelumnya ada pesan yang diterima media ini yang berisi dugaan kecurangan yang disiapkan untuk memenangkan salah satu pasangan calon.

“Mohon di sampaikan kepada petugas maupun aparat bahwa di TPS 20 Kebun Sirih TPSnya tidak dibuka untuk pemilih. Semua pemilih yang sudah datang dari pagi sampai saat ini di suruh pulang, karena mereka bungkus untuk salah satu paslon,” demikian isi pesan tersebut.

Dugan kecurangan lainya juga disaksikan awak media di lapangan terkait beberapa nama yang menunjukan KTP Kabupaten Jayawijaya, namun diloloskan oleh petugas untuk mencoblos di TPS tersebut. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Konsep Otomatis

Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

17 Agustus 2026
HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

17 Agustus 2026
PEPC Region 4 Zona 14 Mencacat Sumur Baru di Papua Lampaui Target, Produksi 369 BOPD

PEPC Region 4 Zona 14 Mencacat Sumur Baru di Papua Lampaui Target, Produksi 369 BOPD

17 Agustus 2026
Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

17 Agustus 2026
Dua Pelajar Asal Provinsi Papua Pegunungan Tampil Kibarkan Bendera di Istana Merdeka

Dua Pelajar Asal Provinsi Papua Pegunungan Tampil Kibarkan Bendera di Istana Merdeka

17 Agustus 2026
Nancy Raweyai: Keterwakilan Perempuan di Ruang Politik Perlu Diperkuat 

Nancy Raweyai: Keterwakilan Perempuan di Ruang Politik Perlu Diperkuat 

17 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    911 shares
    Bagikan 364 Tweet 228
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    680 shares
    Bagikan 272 Tweet 170
  • Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    623 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

    566 shares
    Bagikan 226 Tweet 142
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
Next Post
AIYE Klaim Unggul di Pilkada Mimika

AIYE Klaim Unggul di Pilkada Mimika

Tiga Calon Bupati Mimika Unggul di Masing-Masing TPS

Tiga Calon Bupati Mimika Unggul di Masing-Masing TPS

10.451 Karyawan Freeport Gunakan Hak Suaranya pada Pilkada Serentak 2024

10.451 Karyawan Freeport Gunakan Hak Suaranya pada Pilkada Serentak 2024

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id