ADVERTISEMENT
Minggu, Maret 22, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kepolisian

Kapus Alama: Ada Empat Nakes dan Dua Balita di Helikopter yang Ditembak

“Besok semua Nakes dievakuasi ke Timika. Karena situasi di Alama belum kondusif dan teror terus terjadi. Kami sudah koordinasi dengan Satgas untuk evakuasi”.

5 Agustus 2024
0
Kapus Alama: Ada Empat Nakes dan Dua Balita di Helikopter yang Ditembak

Empat tenaga kesehatan yang ikut dalam penerbangan helikopter yang ditembak di Distrik Alama, Senin 5 Agustus 2024. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Helikopter milik operator penerbangan Intan Angkasa Air Service dikabarkan ditembak di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Senin 5 Agustus 2024.

Informasi yang diterima koranpapua.id menyebutkan bahwa helikopter yang piloti Glen Malcolm Conning, warga negara asing itu, terbang dari Bandara Moses Kilangin menuju Lapter Alama sekitar pukul 11.00 WIT.

ADVERTISEMENT

Belum ada pernyataan resmi dari pihak keamanan dan otoritas resmi maupun perusahaan pemilik helikopter terkait peristiwa ini.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Saulus Pokniangge, Kepala Puskesmas (Kapus) Alama yang dihubungi koranpapua.id melalui sambungan telepon malam ini membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Baca Juga

Usai Tembak Mati Hurbianus Murip, Koops TNI Evakuasi 21 Warga Pengungsi

Batik Air Terbang Langsung Ambon–Nabire Empat Kali Seminggu

“Benar terjadi penembakan. Saya sudah terima laporan dari Alama melalui radio Puskesmas,” ujar Saulus yang ketika dihubungi sedang berada di Timika.

Dikatakan, ketika terjadi peristiwa tersebut terdapat empat orang tenaga kesehatan yang hendak kembali bertugas di Puskesmas Alama.

Selain empat Nakes juga ada dua Balita yang ikut dalam penerbangan itu. “Dua Balita itu anak-anak dari dua ibu Nakes yang ada di helikopter itu,” paparnya.

Empat Nakes yang ikut dalam penerbangan itu dilaporkan saat ini dalam kondisi selamat.

Mereka masing-masing bernama, Kolariak Gwijangge (kepala tata usaha), Hasmaya (bidan), Naomi Kambu (gizi) dan Demianus Pakege (bagian umum).

“Empat Nakes itu akan kembali bertugas setelah libur sebulan di Timika. Karena kami di Puskesmas kerjanya sistem rolling. Nanti empat orang naik, empat petugas turun ke Timika,” jelasnya.

Sebagai Kapus Alama, Saulus menyampaikan dirinya sangat kecewa atas kejadian itu.

Apalagi keterangan yang diterimanya, empat Nakes sebelumnya sempat disandra, setelah negoisasi baru dilepaskan kembali.

“Mereka (Nakes-Red) sekarang sudah dievakuasi ke Puskesmas. Sebelumnya mereka sempat disandera,” timpal Saulus.

Ia sangat menyayangkan oknum-oknum yang terlibat dalam kasus tersebut, apalagi sampai melakukan penyanderaan.

“Jujur saja saat ini para Nakes merasa trauma. Saya belum tahu perkembangan malam ini. Apakah mereka aman atau tidak,” timpal Saulus dengan suara serak.

Dijelaskan, selama ini terdapat delapan Nakes yang bertugas di Puskesmas Alama.

Dan untuk pengangkutan petugas, baik dari Timika ke Alama maupun sebaliknya, pihaknya sudah melakukan kontrak dengan helikopter.

Kontrak dengan helikopter ini sudah berjalan selama dua tahun tanpa kendala, termasuk tidak ada gangguan keamanan kepada Nakes yang bertugas di wilayah itu.

“Helikopter ini sudah kerjasama dengan Puskesmas dan sangat membantu penerbangan untuk petugas kesehatan di Alama. Kenapa ini bisa terjadi, karena selama ini aman-aman saja,” tanya Saulus.

Peristiwa ini menurut Saulus sudah dilaporkan Reynol Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Mimika.

Dan sesuai petunjuk Kadis, pada kesempatan pertama delapan Nakes yang bertugas di Alama segera dievakuasi ke Timika.

“Besok semua Nakes dievakuasi ke Timika. Karena situasi di Alama belum kondusif dan teror terus terjadi. Kami sudah koordinasi dengan Satgas untuk evakuasi”.

Terkait dengan kondisi pilot yang dikabarkan terluka dalam peristiwa itu, Saulus menyampaikan dirinya belum mengetahui secara pasti. Apakah sempat tertolong atau meninggal dunia.

“Belum ada informasi jelas soal kondisi pilot terakhir,” tambahnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Usai Tembak Mati Hurbianus Murip, Koops TNI Evakuasi 21 Warga Pengungsi

Usai Tembak Mati Hurbianus Murip, Koops TNI Evakuasi 21 Warga Pengungsi

21 Maret 2026
Tadi Pagi Wilayah Nduga Diguncang Gempa 4.4 Magnitudo

Keerom Diguncang Gempa Magnitudo 5,6, Masyarakat Diminta Waspada

21 Maret 2026
Pemudik Selundupkan Puluhan Burung Langka Asal Papua ke Pulau Jawa

Pemudik Selundupkan Puluhan Burung Langka Asal Papua ke Pulau Jawa

21 Maret 2026
Batik Air Terbang Langsung Ambon–Nabire Empat Kali Seminggu

Batik Air Terbang Langsung Ambon–Nabire Empat Kali Seminggu

21 Maret 2026
Gabriel Zezo: Naiknya Harga Tiket dan Harga Barang di Puncak Dipengaruhi Tiga Faktor, Bukan karena Pungli

Menjaga Harmoni Kepemimpinan di Kabupaten Mimika di Tengah Dinamika ASN

21 Maret 2026
Hilang Empat Hari Marvin Kembali ke Rumah: Takut Setelah Kepergiannya Dilaporkan ke Polisi

Hilang Empat Hari Marvin Kembali ke Rumah: Takut Setelah Kepergiannya Dilaporkan ke Polisi

20 Maret 2026

POPULER

  • Sertijab Pejabat Pemkab Mimika Dibatalkan, Bupati dan Wabup Siap Temui ASN

    Sertijab Pejabat Pemkab Mimika Dibatalkan, Bupati dan Wabup Siap Temui ASN

    792 shares
    Bagikan 317 Tweet 198
  • Pemkab Mimika Mulai Cairkan THR untuk 8.000 ASN dan PPPK, Anggaran Capai Rp30 Miliar

    631 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • Empat Tenaga Kesehatan Diserang KKB: Dua Orang Tewas, Satu Korban Asal Kabupaten Ende-NTT

    594 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Suara yang Terkubur di Tanah Emas

    577 shares
    Bagikan 231 Tweet 144
  • Jual Senjata Organik Seharga Rp90 Juta, Oknum Prajurit TNI Ditangkap

    574 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Remaja 17 Tahun di Timika Hilang Sejak 14 Maret, Keluarga Harap Bantuan Masyarakat

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Kinerja 133 Kepala Kampung Dievaluasi, Sekda Abraham Instruksikan Siapkan Dokumen dan Laporan Keuangan

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
Next Post
Pilot Helikopter Asal Selandia Baru Tewas Ditembak KKB di Distrik Alama

Pilot Helikopter Asal Selandia Baru Tewas Ditembak KKB di Distrik Alama

Kapolres: Kasus Korupsi di Mimika Menjadi Atensi Khusus dan Perlu Ditangani Serius

Kapolres: Kasus Korupsi di Mimika Menjadi Atensi Khusus dan Perlu Ditangani Serius

Kapus Alama: Ada Empat Nakes dan Dua Balita di Helikopter yang Ditembak

FKDM Sayangkan Pilot Helikopter Tewas Ditembak dan Tenaga Kesehatan Disandera

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id