ADVERTISEMENT
Kamis, Oktober 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim

Bocah Enam Tahun di Timika Diduga Dicabuli Oknum Sopir Taxi

Ketika berada di dalam mobil, pelaku kemudian melancarkan aksinya, dengan meraba-tubuh korban dan berupaya memasukan jari tangan ke dalam alat vital korban.

5 Agustus 2024
0
Bocah Enam Tahun di Timika Diduga Dicabuli Oknum Sopir Taxi

Ilustrasi.(foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kasus pencabulan kembali terjadi di Timika, ibu kota Provinsi Papua Tengah.

Kini kasus pilu itu dialami oleh seorang siswi sekolah berinisial A.

Sedangkan pelaku pencabulan adalah oknum sopir taksi kuning yang selama ini menjadi langganan korban antar jemput ke sekolah.

AKP Fajar Zadiq, Kasatreskrim Polres Mimika kepada awak media, Senin 5 Agustus 2024 mengatakan, aksi pencabulan terhadap korban dilakukan sebanyak dua kali.

Baca Juga

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

Aksi pertama diketahui terjadi tahun 2023, namun korban takut untuk melaporkan kepada orang tuanya.

Merasa perbuatannya aman-aman saja, tanggal 22 Juli 2024 lalu pelaku kembali melakukan perbuatan yang sama.

Setelah kejadian itu korban kemudian melaporkan kepada orang tuanya.

“Pelaku sendiri merupakan sopir langganan yang mengantar jemput korban ke sekolah menggunakan mobil taxi setiap hari,” ujar Fajar.

Dijelaskan pada kejadian yang kedua itu, pelaku sengaja menjemput korban menggunakan sepeda motor.

Pelaku kemudian membawa korban ke rumahnya yang beralamat di Jalan Busiri.

Sesampai di rumah ternyata ada istrinya, sehingga pelaku menyembunyikan korban di dalam mobil.

Ketika berada di dalam mobil, pelaku kemudian melancarkan aksinya, dengan meraba-tubuh korban dan berupaya memasukan jari tangan ke dalam alat vital korban.

“Pelaku awalnya jemput korban dan rencana melakukan aksinya di rumah, tapi ternyata sampai di rumah ada istrinya, jadi dia lakukan di dalam mobil,” urai Fajar.

Disampaikan setelah kejadian pertama, korban sudah menyampaikan kepada orang tuanya bahwa dirinya tidak mau lagi diantar jemput pelaku.

“Namun korban tidak memberi tahu apa yang menjadi alasan dirinya tidak mau diantar jemput pelaku,” pungkasnya.

Nanti setelah kejadian kedua, korban akhirnya berani mengadu ke orang tuanya. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polres Mimika tanggal 23 Juli 2024.

Polisi yang mendapatkan laporan itu langsung bergerak cepat mengamankan pelaku di hari itu juga.

Pada kesempatan yang sama polisi juga langsung mengamankan taksi kuning yang diduga tempat pelaku mencabuli korban.

Menambah Daftar Kekerasan Seksual Tehadap Anak

Kasus pencabulan yang dialami bocah enam tahun ini, menambah daftar pencabulan terhadap anak di Kota Timika.

Sebelumnya pernah diberitakan media ini, kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi di Kabupaten Mimika dalam enam bulan terakhir tahun 2024 mencapai 16 kasus.

Dengan jumlah kasus ini dapat merupakan fenomena gunung es terkait kekerasan seksual yang terjadi di Mimika, Papua Tengah.

Karenanya kepada orang tua diharapkan agar memiliki banyak waktu untuk mengawasi anak-anak dari ‘serangan’ para pelaku kejahatan seksual.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Pengadilan Negeri Timika, terhitung sejak tanggal 1 Januari hingga 2 Juli 2024 terdapat 16 perkara yang berhubungan dengan perlindungan anak, baik persetubuhan ataupun pencabulan.

Ironisnya, para pelaku kekerasan seksual didominasi oleh orang-orang terdekat korban yang seharusnya memberikan perlindungan kepada anak-anak. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

7 Oktober 2026
Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

7 Oktober 2026
200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

7 Oktober 2026
Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

7 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    720 shares
    Bagikan 288 Tweet 180
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Pemkab Mimika Tunjuk Pimpinan Sementara Dinkes dan BPBD

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    584 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Pemkab Mimika Segera Isi Sejumlah Jabatan Kosong, SK Pejabat Diserahkan

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post

Dinas PUPR Mimika Optimis Tiga Proyek Multiyears Rampung Tahun Ini

Kapus Alama: Ada Empat Nakes dan Dua Balita di Helikopter yang Ditembak

Kapus Alama: Ada Empat Nakes dan Dua Balita di Helikopter yang Ditembak

Pilot Helikopter Asal Selandia Baru Tewas Ditembak KKB di Distrik Alama

Pilot Helikopter Asal Selandia Baru Tewas Ditembak KKB di Distrik Alama

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id