ADVERTISEMENT
Jumat, September 25, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim

Bocah Enam Tahun di Timika Diduga Dicabuli Oknum Sopir Taxi

Ketika berada di dalam mobil, pelaku kemudian melancarkan aksinya, dengan meraba-tubuh korban dan berupaya memasukan jari tangan ke dalam alat vital korban.

5 Agustus 2024
0
Bocah Enam Tahun di Timika Diduga Dicabuli Oknum Sopir Taxi

Ilustrasi.(foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kasus pencabulan kembali terjadi di Timika, ibu kota Provinsi Papua Tengah.

Kini kasus pilu itu dialami oleh seorang siswi sekolah berinisial A.

ADVERTISEMENT

Sedangkan pelaku pencabulan adalah oknum sopir taksi kuning yang selama ini menjadi langganan korban antar jemput ke sekolah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

AKP Fajar Zadiq, Kasatreskrim Polres Mimika kepada awak media, Senin 5 Agustus 2024 mengatakan, aksi pencabulan terhadap korban dilakukan sebanyak dua kali.

Baca Juga

APBD Mimika Jangan Sekadar Terserap, Evaluasi Program Jadi Jalan Perbaikan

Tak Lagi Jual Pinang, 20 Pedagang SP2 Mimika Beralih Buka Kios

Aksi pertama diketahui terjadi tahun 2023, namun korban takut untuk melaporkan kepada orang tuanya.

Merasa perbuatannya aman-aman saja, tanggal 22 Juli 2024 lalu pelaku kembali melakukan perbuatan yang sama.

Setelah kejadian itu korban kemudian melaporkan kepada orang tuanya.

“Pelaku sendiri merupakan sopir langganan yang mengantar jemput korban ke sekolah menggunakan mobil taxi setiap hari,” ujar Fajar.

Dijelaskan pada kejadian yang kedua itu, pelaku sengaja menjemput korban menggunakan sepeda motor.

Pelaku kemudian membawa korban ke rumahnya yang beralamat di Jalan Busiri.

Sesampai di rumah ternyata ada istrinya, sehingga pelaku menyembunyikan korban di dalam mobil.

Ketika berada di dalam mobil, pelaku kemudian melancarkan aksinya, dengan meraba-tubuh korban dan berupaya memasukan jari tangan ke dalam alat vital korban.

“Pelaku awalnya jemput korban dan rencana melakukan aksinya di rumah, tapi ternyata sampai di rumah ada istrinya, jadi dia lakukan di dalam mobil,” urai Fajar.

Disampaikan setelah kejadian pertama, korban sudah menyampaikan kepada orang tuanya bahwa dirinya tidak mau lagi diantar jemput pelaku.

“Namun korban tidak memberi tahu apa yang menjadi alasan dirinya tidak mau diantar jemput pelaku,” pungkasnya.

Nanti setelah kejadian kedua, korban akhirnya berani mengadu ke orang tuanya. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polres Mimika tanggal 23 Juli 2024.

Polisi yang mendapatkan laporan itu langsung bergerak cepat mengamankan pelaku di hari itu juga.

Pada kesempatan yang sama polisi juga langsung mengamankan taksi kuning yang diduga tempat pelaku mencabuli korban.

Menambah Daftar Kekerasan Seksual Tehadap Anak

Kasus pencabulan yang dialami bocah enam tahun ini, menambah daftar pencabulan terhadap anak di Kota Timika.

Sebelumnya pernah diberitakan media ini, kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi di Kabupaten Mimika dalam enam bulan terakhir tahun 2024 mencapai 16 kasus.

Dengan jumlah kasus ini dapat merupakan fenomena gunung es terkait kekerasan seksual yang terjadi di Mimika, Papua Tengah.

Karenanya kepada orang tua diharapkan agar memiliki banyak waktu untuk mengawasi anak-anak dari ‘serangan’ para pelaku kejahatan seksual.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Pengadilan Negeri Timika, terhitung sejak tanggal 1 Januari hingga 2 Juli 2024 terdapat 16 perkara yang berhubungan dengan perlindungan anak, baik persetubuhan ataupun pencabulan.

Ironisnya, para pelaku kekerasan seksual didominasi oleh orang-orang terdekat korban yang seharusnya memberikan perlindungan kepada anak-anak. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Aksi Kamisan Jember ke-50 Serukan Penyelesaian Pelanggaran HAM Hingga Keadilan Agraria

25 September 2026
Anggaran Kemendes PDT 2027 Bertambah Rp1 Triliun, Jalan Desa hingga BUM Desa Jadi Sasaran

Anggaran Kemendes PDT 2027 Bertambah Rp1 Triliun, Jalan Desa hingga BUM Desa Jadi Sasaran

25 September 2026
APBD Mimika Jangan Sekadar Terserap, Evaluasi Program Jadi Jalan Perbaikan

APBD Mimika Jangan Sekadar Terserap, Evaluasi Program Jadi Jalan Perbaikan

25 September 2026
Kebakaran Hutan dan Rawa-Rawa Merusak Ekosistem Tanah Papua

Kebakaran Hutan dan Rawa-Rawa Merusak Ekosistem Tanah Papua

25 September 2026
Tangani Kawasan Kumuh, Pemkab Mimika Bangun 6 Rumah di Sempan Tahun Ini

Tangani Kawasan Kumuh, Pemkab Mimika Bangun 6 Rumah di Sempan Tahun Ini

24 September 2026
Tak Hanya Jaga Perbatasan, Satgas Pasgat Donorkan Darah untuk Warga Boven Digoel

Tak Hanya Jaga Perbatasan, Satgas Pasgat Donorkan Darah untuk Warga Boven Digoel

24 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    578 shares
    Bagikan 231 Tweet 145
  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Polisi Tangkap Tersangka Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Puskesmas Mapurujaya Dapat Dukungan PMT Rp200 Juta dari Distrik Mimika Timur

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Tagih “Kuota Emas” CPNS 2024, Aliansi Pemuda Amungme Demo di Kantor Bupati Mimika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post

Dinas PUPR Mimika Optimis Tiga Proyek Multiyears Rampung Tahun Ini

Kapus Alama: Ada Empat Nakes dan Dua Balita di Helikopter yang Ditembak

Kapus Alama: Ada Empat Nakes dan Dua Balita di Helikopter yang Ditembak

Pilot Helikopter Asal Selandia Baru Tewas Ditembak KKB di Distrik Alama

Pilot Helikopter Asal Selandia Baru Tewas Ditembak KKB di Distrik Alama

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id