ADVERTISEMENT
Selasa, Juni 2, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim

Bocah Enam Tahun di Timika Diduga Dicabuli Oknum Sopir Taxi

Ketika berada di dalam mobil, pelaku kemudian melancarkan aksinya, dengan meraba-tubuh korban dan berupaya memasukan jari tangan ke dalam alat vital korban.

5 Agustus 2024
0
Bocah Enam Tahun di Timika Diduga Dicabuli Oknum Sopir Taxi

Ilustrasi.(foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kasus pencabulan kembali terjadi di Timika, ibu kota Provinsi Papua Tengah.

Kini kasus pilu itu dialami oleh seorang siswi sekolah berinisial A.

ADVERTISEMENT

Sedangkan pelaku pencabulan adalah oknum sopir taksi kuning yang selama ini menjadi langganan korban antar jemput ke sekolah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

AKP Fajar Zadiq, Kasatreskrim Polres Mimika kepada awak media, Senin 5 Agustus 2024 mengatakan, aksi pencabulan terhadap korban dilakukan sebanyak dua kali.

Baca Juga

Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

Sterilisasi Lokasi Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II, Tim Jibom Gegana Polda Papua Bertolak ke Biak

Aksi pertama diketahui terjadi tahun 2023, namun korban takut untuk melaporkan kepada orang tuanya.

Merasa perbuatannya aman-aman saja, tanggal 22 Juli 2024 lalu pelaku kembali melakukan perbuatan yang sama.

Setelah kejadian itu korban kemudian melaporkan kepada orang tuanya.

“Pelaku sendiri merupakan sopir langganan yang mengantar jemput korban ke sekolah menggunakan mobil taxi setiap hari,” ujar Fajar.

Dijelaskan pada kejadian yang kedua itu, pelaku sengaja menjemput korban menggunakan sepeda motor.

Pelaku kemudian membawa korban ke rumahnya yang beralamat di Jalan Busiri.

Sesampai di rumah ternyata ada istrinya, sehingga pelaku menyembunyikan korban di dalam mobil.

Ketika berada di dalam mobil, pelaku kemudian melancarkan aksinya, dengan meraba-tubuh korban dan berupaya memasukan jari tangan ke dalam alat vital korban.

“Pelaku awalnya jemput korban dan rencana melakukan aksinya di rumah, tapi ternyata sampai di rumah ada istrinya, jadi dia lakukan di dalam mobil,” urai Fajar.

Disampaikan setelah kejadian pertama, korban sudah menyampaikan kepada orang tuanya bahwa dirinya tidak mau lagi diantar jemput pelaku.

“Namun korban tidak memberi tahu apa yang menjadi alasan dirinya tidak mau diantar jemput pelaku,” pungkasnya.

Nanti setelah kejadian kedua, korban akhirnya berani mengadu ke orang tuanya. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polres Mimika tanggal 23 Juli 2024.

Polisi yang mendapatkan laporan itu langsung bergerak cepat mengamankan pelaku di hari itu juga.

Pada kesempatan yang sama polisi juga langsung mengamankan taksi kuning yang diduga tempat pelaku mencabuli korban.

Menambah Daftar Kekerasan Seksual Tehadap Anak

Kasus pencabulan yang dialami bocah enam tahun ini, menambah daftar pencabulan terhadap anak di Kota Timika.

Sebelumnya pernah diberitakan media ini, kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi di Kabupaten Mimika dalam enam bulan terakhir tahun 2024 mencapai 16 kasus.

Dengan jumlah kasus ini dapat merupakan fenomena gunung es terkait kekerasan seksual yang terjadi di Mimika, Papua Tengah.

Karenanya kepada orang tua diharapkan agar memiliki banyak waktu untuk mengawasi anak-anak dari ‘serangan’ para pelaku kejahatan seksual.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Pengadilan Negeri Timika, terhitung sejak tanggal 1 Januari hingga 2 Juli 2024 terdapat 16 perkara yang berhubungan dengan perlindungan anak, baik persetubuhan ataupun pencabulan.

Ironisnya, para pelaku kekerasan seksual didominasi oleh orang-orang terdekat korban yang seharusnya memberikan perlindungan kepada anak-anak. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

1 Juni 2026
Sterilisasi Lokasi Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II, Tim Jibom Gegana Polda Papua Bertolak ke Biak

Sterilisasi Lokasi Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II, Tim Jibom Gegana Polda Papua Bertolak ke Biak

1 Juni 2026
Mahasiswa UTU Asal Papua Yulianus Petege, Raih Juara Pada Ajang Fotografi Internasional

Mahasiswa UTU Asal Papua Yulianus Petege, Raih Juara Pada Ajang Fotografi Internasional

1 Juni 2026
Pemkab Mimika Siapkan Tempat Ibadah Sementara Pasca Kebakaran Gereja Katalik Poumako

Kenaikan Harga Material dan BBM, Pemkab Mimika Evaluasi Menyeluruh Struktur Nilai Proyek 2026

1 Juni 2026
Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Pemkab Mimika Siapkan Tempat Ibadah Sementara Pasca Kebakaran Gereja Katalik Poumako

1 Juni 2026
Papua Mahkota Keanekaragaman Hayati, Ditengah Maraknya Pemburuan Liar

Papua Mahkota Keanekaragaman Hayati, Ditengah Maraknya Pemburuan Liar

1 Juni 2026

POPULER

  • Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

    Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    819 shares
    Bagikan 328 Tweet 205
  • Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

    578 shares
    Bagikan 231 Tweet 145
  • Ledakan Diduga Bom Terjadi di Biak, Lima Orang Tewas dan Tiga Lainnya Hilang

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • 42 Kepala Daerah di Papua akan Hadiri Deklarasi Eliminasi Tuberkulosis di Kota Sorong

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Satgas ODC Ringkus ‘EK’ Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya, Ini Berbagai Aksi Kriminalnya

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
  • Paulus Waterpauw Desak Komunikasi Pemerintah dan Masyarakat Adat Lebih Aktif

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
  • Film Pesta Babi dan Teman Tagar Maira Hadirkan Narasi Kemanusiaan yang Jujur di Tanah Papua

    513 shares
    Bagikan 205 Tweet 128
Next Post

Dinas PUPR Mimika Optimis Tiga Proyek Multiyears Rampung Tahun Ini

Kapus Alama: Ada Empat Nakes dan Dua Balita di Helikopter yang Ditembak

Kapus Alama: Ada Empat Nakes dan Dua Balita di Helikopter yang Ditembak

Pilot Helikopter Asal Selandia Baru Tewas Ditembak KKB di Distrik Alama

Pilot Helikopter Asal Selandia Baru Tewas Ditembak KKB di Distrik Alama

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id