ADVERTISEMENT
Sabtu, November 7, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim

Bocah Enam Tahun di Timika Diduga Dicabuli Oknum Sopir Taxi

Ketika berada di dalam mobil, pelaku kemudian melancarkan aksinya, dengan meraba-tubuh korban dan berupaya memasukan jari tangan ke dalam alat vital korban.

5 Agustus 2024
0
Bocah Enam Tahun di Timika Diduga Dicabuli Oknum Sopir Taxi

Ilustrasi.(foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kasus pencabulan kembali terjadi di Timika, ibu kota Provinsi Papua Tengah.

Kini kasus pilu itu dialami oleh seorang siswi sekolah berinisial A.

Sedangkan pelaku pencabulan adalah oknum sopir taksi kuning yang selama ini menjadi langganan korban antar jemput ke sekolah.

AKP Fajar Zadiq, Kasatreskrim Polres Mimika kepada awak media, Senin 5 Agustus 2024 mengatakan, aksi pencabulan terhadap korban dilakukan sebanyak dua kali.

Baca Juga

TPNPB Ultimatum Warga Pendatang di Tambrauw, Ancam Bunuh Jika Tak Tinggalkan Wilayah

Pria 45 Tahun Ditemukan Meninggal di Kuala Kencana, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

Aksi pertama diketahui terjadi tahun 2023, namun korban takut untuk melaporkan kepada orang tuanya.

Merasa perbuatannya aman-aman saja, tanggal 22 Juli 2024 lalu pelaku kembali melakukan perbuatan yang sama.

Setelah kejadian itu korban kemudian melaporkan kepada orang tuanya.

“Pelaku sendiri merupakan sopir langganan yang mengantar jemput korban ke sekolah menggunakan mobil taxi setiap hari,” ujar Fajar.

Dijelaskan pada kejadian yang kedua itu, pelaku sengaja menjemput korban menggunakan sepeda motor.

Pelaku kemudian membawa korban ke rumahnya yang beralamat di Jalan Busiri.

Sesampai di rumah ternyata ada istrinya, sehingga pelaku menyembunyikan korban di dalam mobil.

Ketika berada di dalam mobil, pelaku kemudian melancarkan aksinya, dengan meraba-tubuh korban dan berupaya memasukan jari tangan ke dalam alat vital korban.

“Pelaku awalnya jemput korban dan rencana melakukan aksinya di rumah, tapi ternyata sampai di rumah ada istrinya, jadi dia lakukan di dalam mobil,” urai Fajar.

Disampaikan setelah kejadian pertama, korban sudah menyampaikan kepada orang tuanya bahwa dirinya tidak mau lagi diantar jemput pelaku.

“Namun korban tidak memberi tahu apa yang menjadi alasan dirinya tidak mau diantar jemput pelaku,” pungkasnya.

Nanti setelah kejadian kedua, korban akhirnya berani mengadu ke orang tuanya. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polres Mimika tanggal 23 Juli 2024.

Polisi yang mendapatkan laporan itu langsung bergerak cepat mengamankan pelaku di hari itu juga.

Pada kesempatan yang sama polisi juga langsung mengamankan taksi kuning yang diduga tempat pelaku mencabuli korban.

Menambah Daftar Kekerasan Seksual Tehadap Anak

Kasus pencabulan yang dialami bocah enam tahun ini, menambah daftar pencabulan terhadap anak di Kota Timika.

Sebelumnya pernah diberitakan media ini, kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi di Kabupaten Mimika dalam enam bulan terakhir tahun 2024 mencapai 16 kasus.

Dengan jumlah kasus ini dapat merupakan fenomena gunung es terkait kekerasan seksual yang terjadi di Mimika, Papua Tengah.

Karenanya kepada orang tua diharapkan agar memiliki banyak waktu untuk mengawasi anak-anak dari ‘serangan’ para pelaku kejahatan seksual.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Pengadilan Negeri Timika, terhitung sejak tanggal 1 Januari hingga 2 Juli 2024 terdapat 16 perkara yang berhubungan dengan perlindungan anak, baik persetubuhan ataupun pencabulan.

Ironisnya, para pelaku kekerasan seksual didominasi oleh orang-orang terdekat korban yang seharusnya memberikan perlindungan kepada anak-anak. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

TPNPB Klaim Tembak Enam Orang dalam Dua Hari Penyerangan di Tambrauw

TPNPB Klaim Tembak Enam Orang dalam Dua Hari Penyerangan di Tambrauw

6 November 2026
TPNPB Ultimatum Warga Pendatang di Tambrauw, Ancam Bunuh Jika Tak Tinggalkan Wilayah

TPNPB Ultimatum Warga Pendatang di Tambrauw, Ancam Bunuh Jika Tak Tinggalkan Wilayah

6 November 2026
Pria 45 Tahun Ditemukan Meninggal di Kuala Kencana, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

Pria 45 Tahun Ditemukan Meninggal di Kuala Kencana, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

6 November 2026
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penembakan Brigpol Ronald Enok

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penembakan Brigpol Ronald Enok

6 November 2026
Kontak Tembak di Yahukimo, TNI Amankan Senjata dan Amunisi

Kontak Tembak di Yahukimo, TNI Amankan Senjata dan Amunisi

6 November 2026
Satgas Pasgat Kenyam Beli Hasil Kebun Warga, Pererat Hubungan dengan Masyarakat Nduga

Satgas Pasgat Kenyam Beli Hasil Kebun Warga, Pererat Hubungan dengan Masyarakat Nduga

5 November 2026

POPULER

  • Mimika Catat 326 Kasus Baru HIV, Terbanyak pada Usia 20–24 Tahun

    Mimika Catat 326 Kasus Baru HIV, Terbanyak pada Usia 20–24 Tahun

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • 28 Ibu Hamil di Mimika Positif HIV, 24 Orang Telah Jalani Pengobatan ARV

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Sehari Setelah Jadi Tersangka, Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • ASN Korban Penikaman di Ilaga Dievakuasi ke Timika, Pisau Masih Tertancap

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Dua Pekerja Sumur di Mimika Tewas Saat Hendak Memperdalam Sumur

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Polisi Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Anggota Brimob di Kwamki Narama

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post

Dinas PUPR Mimika Optimis Tiga Proyek Multiyears Rampung Tahun Ini

Kapus Alama: Ada Empat Nakes dan Dua Balita di Helikopter yang Ditembak

Kapus Alama: Ada Empat Nakes dan Dua Balita di Helikopter yang Ditembak

Pilot Helikopter Asal Selandia Baru Tewas Ditembak KKB di Distrik Alama

Pilot Helikopter Asal Selandia Baru Tewas Ditembak KKB di Distrik Alama

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id