ADVERTISEMENT
Sabtu, Februari 21, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Kabar Gembira, Polri Butuh 2 Ribu Anak Muda Papua untuk Jadi Bintara Polisi

penerimaan diutamakan bagi orang asli Papua atau anak yang lahir dan besar di Papua. Tujuannya setelah bertugas sebagai polisi tidak lagi mengajukan pindah keluar dari Tanah Papua.

1 April 2024
0
Kabar Gembira, Polri Butuh 2 Ribu Anak Muda Papua untuk Jadi Bintara Polisi

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri saat memberikan keterangan pers (Foto:Ist/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui Kepolisian Daerah (Polda) Papua membutuhkan 2 ribu anak-anak Papua untuk direkrut menjadi bintara polisi.

Anak-anak Papua selanjutnya akan didik menjadi polisi untuk ditempatkan di sejumlah Polres di wilayah hukum Polda Papua.

ADVERTISEMENT

Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan hal itu di Jayapura, akhir pekan kemarin.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dikatakan, perekrutan akan difokuskan di empat provinsi di Papua. Untuk penerimaan akan dilakukan bulan April 2024.

Baca Juga

Finalis Puteri Indonesia 2026 Wakil Provinsi Papua Audiensi dengan Gubernur Mathius Fakhiri

Pemprov Papua Target Pemasaran Sagu Tembus Jepang, Australia dan Jerman

Terkait dengan rekrutmen besar-besar ini, Kapolda berharap tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama agar dapat mempersiapkan anak-anak muda yang berkeinginan menjadi polisi.

“Saya sudah bertemu dengan Ondoafi (tokoh adat) dan tokoh masyarakat di Sentani, Kabupaten Jayapura dan menyampaikan rencana ini,” ujar Kapolda.

Kapolda meminta Andoafi dan tokoh masyarakat menyiapkan anak-anak yang ingin menjadi polisi. Sebab, penerimaan diutamakan bagi orang asli Papua atau anak yang lahir dan besar di Papua.

Kriteria diutamakan karena setelah menjalani pendidikan dan pemantapan nantinya akan ditempatkan di polres-polres yang ada di tiga Daerah Otonomi Baru (DOB) yakni, Provinsi Papua Pegunungan, Papua Tengah dan Papua Selatan.

Tujuan dari rekrutan anak-anak Papua kata Kapolda, setelah bertugas sebagai polisi tidak lagi mengajukan pindah keluar dari Tanah Papua.

Dia memastikan seluruh pembiayaan selama pendidikan akan ditanggung Mabes Polri. Mereka akan dididik di Pusdik yang ada di Pulau Jawa.

Setelah menjalani pendidikan, dilanjutkan dengan pemantapan di Polda yang ada di Pulau Jawa sebelum dikembalikan ke Polda Papua untuk ditempatkan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Korpasgat Perketat Pengamanan Bandara Korowai Batu, Distribusi Logistik Berlangsung Aman

Satgas Korpasgat Perketat Pengamanan Bandara Korowai Batu, Distribusi Logistik Berlangsung Aman

20 Februari 2026
Finalis Puteri Indonesia 2026 Wakil Provinsi Papua Audiensi dengan Gubernur Mathius Fakhiri

Finalis Puteri Indonesia 2026 Wakil Provinsi Papua Audiensi dengan Gubernur Mathius Fakhiri

20 Februari 2026
Pemprov Papua Target Pemasaran Sagu Tembus Jepang, Australia dan Jerman

Pemprov Papua Target Pemasaran Sagu Tembus Jepang, Australia dan Jerman

20 Februari 2026
Pemkab Tolikara Gelar Evaluasi Kinerja dan Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Pemkab Tolikara Gelar Evaluasi Kinerja dan Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

20 Februari 2026
Pulihkan Kondusivitas 11 Bandara Perintis di Papua, TNI-Polri Diterjunkan Pertebal Pengamanan

Pulihkan Kondusivitas 11 Bandara Perintis di Papua, TNI-Polri Diterjunkan Pertebal Pengamanan

20 Februari 2026
Martinus Mere Pimpin Flobamora Kota Sorong, Aktivis IKF Dukung Sukseskan Agenda Pemerintah

Martinus Mere Pimpin Flobamora Kota Sorong, Aktivis IKF Dukung Sukseskan Agenda Pemerintah

19 Februari 2026

POPULER

  • Imbas Penembakan Pilot Smart Air, Satgas Korpasgat Pegang Kendali Operasional Bandara Korowai Batu

    Imbas Penembakan Pilot Smart Air, Satgas Korpasgat Pegang Kendali Operasional Bandara Korowai Batu

    685 shares
    Bagikan 274 Tweet 171
  • Rawan Penyerangan, Kemenhub Hentikan Operasional 11 Bandara di Papua Raya, Berikut Daftarnya

    619 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Dugaan Penyimpangan Dana Hibah Rp28 Miliar di KPU Mimika Disorot, Kajari Masih Tahap Awal

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Rumahnya di SP 1 Timika

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Polisi Amankan Dua Perempuan Bersama 80 Liter Sopi di Pelabuhan Pomako Timika

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Pemkab Deiyai Seriusi Konflik Kapiraya, Bupati Melkianus Tunjuk Ernes Kotouki Pimpin Tim Penanganan dan Harmonisasi

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Tragis! Siswa Magang di Mimika Meninggal Usai Dihantam Palu

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Next Post
Hari Pertama Pemeriksaan Mata Gratis di Puskesmas Timika Melebihi Target

Hari Pertama Pemeriksaan Mata Gratis di Puskesmas Timika Melebihi Target

Soal Tambang Migas di Agimuga, Pemprov Papua Tengah Belum Dapat Laporan dari Kementerian ESDM 

Kadisnakertrans- ESDM Papua Tengah Tegaskan Tambang Emas di Kapiraya Ilegal, Aparat Harus Berani Bertindak

Opsnal Polsek Miru Ringkus Pelaku Pengeroyakan di Timika Indah

Opsnal Polsek Miru Ringkus Pelaku Pengeroyakan di Timika Indah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id