ADVERTISEMENT
Minggu, September 20, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Antisipasi Laju Inflasi Jelang Paskah dan Idul Fitri, Pj Sekda Rapat Bersama Pimpinan OPD Rumpun Ekonomi

Meski Mimika sebagai kabupaten penyangga ekonomi bagi kabupaten tetangga di wilayah pegunungan, namun jangan jadikan moment hari raya untuk menaikkan harga kebutuhan masyarakat.

25 Maret 2024
0
Kadis Ketahanan Pangan Harap BPS Melaporkan Data Inflansi, Harga Kebutuhan Masih Normal

Pj. Sekda Mimika, Ida Wahyuni memimpin rapat koordinasi lintas sektor terkait penyediaan pangan dan inflasi menjelang hari raya di Kantor Bupati, Senin 25 Maret 2024. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika melakukan rapat membahas sejumlah hal penting sebagai langkah antisipasi terjadinya laju inflansi menjelang Hari Raya Paskah dan Idul Fitri 1445 Hijriah Tahun 2024.

Rapat yang berlangsung di Lantai 3 Kantor Pusat Pemerintahan, Senin 25 Maret 2024 dipimpin Pj. Sekda Mimika, Dr. Ida Wahyuni dan dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masuk dalam rumpun ekonomi.

ADVERTISEMENT

Diantaranya Yulius Koga, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Sabelina Fitriani, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Hendrikus Hayon, Kabid Perdagangan Disperindag, perwakikan Bulog dan perwakilan Pelabuhan Pomako.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam rapat ini pihak Bulog, Disperindag dan Dinas Ketahanan Pangan memastikan harga kebutuhan pokok di pasaran sampai saat ini masih stabil.

Baca Juga

TP-PKK Mimika Peringati Maulid Nabi, Suzy Rettob Ajak Kader Teladani Akhlak Rasulullah

Dewan Pers: Wartawan Intimidatif dan Minta Uang Bisa Dipidana

Ida Wahyuni dalam kesempatan itu mengatakan, rapat tersebut merupakan tindaklanjut dari zoom bersama pimpinan OPD rumpun ekonomi yang berkaitan dengan ketersediaan ketahanan pangan menjelang hari raya beberapa waktu lalu.

Ia berharap meski Mimika sebagai kabupaten penyangga ekonomi bagi kabupaten tetangga di wilayah pegunungan, namun jangan jadikan moment hari raya untuk menaikkan harga kebutuhan masyarakat.

Para distributor yang berada di Mimika harus tetap mengutamakan kebutuhan pasar di Mimika, sehingga tidak terjadi kekosongan pangan.

“Semua OPD teknis terkait harus memastikan ketersediaan pangan menjelang dan sesudah hari raya tetap terpenuhi agar mampu menekan inflasi,” harap Ida Wahyuni.

Ida Wahyuni juga mengingatkan agar pedagang tidak lagi mendatangkan buah nenas dari luar Timika, dengan alasan harganya lebih murah.

Hal itu dapat mengurangi pendapatan petani Mimika, khususnya mama Papua yang selama ini sudah mampu menghasilkan buah nenas dengan kualitas yang bagus.

Setiap Bulan Delapan Unit Kapal Kontainer Sandar di Pomako

Aktivitas bongkar muat kapal pengangkut kontainer dari sejumlah kota di Jawa dengan tujuan Timika sampai saat ini masih lancar.

Karenanya tidak bisa menjadikan alasan kenaikan harga barang di Timika dipicu oleh keterlambatan pasokan barang dari luar.

Dalam rapat bersama Pj. Sekda dan pimpinan OPD rumpun ekonomi, perwakilan Pelabuhan Pomako menyampaikan dalam sebulan sebanyak delapan unit kapal barang menurunkan kontainer di pelabuhan.

Kapasitas muat setiap kapal berkisar antara 300-500 kontainer dengan beragam jenis barang. Itu belum termasuk dengan cargo yang diangkat melalui kapal penumpang yang juga sandar di Pelabuhan Pomako.

Namun yang menjadi kendala di pelabuhan adalah panjang dermaga hanya sepuluh meter, sehingga aktivitas bongkar muat harus berhenti sementara jika ada kapal penumpang yang masuk.

“Pada perinsipnya keselamatan jiwa penumpang lebih diutamakan, sebab penumpang adalah raja yang harus mendapat pelayanan yang baik,”ujarnya.

Ia juga menjelaskan untuk sementara kapal penumpang yang melayani Timika hanya KM Tatamailau dan KM Sirimau. Sedangkan KM Lauzer sementara menjalani perawatan tahunan.

Selain itu untuk ke kabupaten tetangga di wilayah Papua dengan rute pelayaran Sorong, Agats dan Merauke, Fakfak dilayani empat kapal perintis Sabuk Nusantara.

Pelayaran KM Tatamailau meskipun kapal penumpang namun bisa membantu membawa bahan komodoti bawang dari Bitung. Itupun tergantung dari penumpang yang mau dibawa karena jumlahnya terbatas.

Sementara kapal gudang yang mengangkut telur dari Surabaya sudah tidak lagi sandar di Pelabuhan Pomako. Itu dikarenakan sejak beberapa tahun lalu peternak Mimika sudah menyatakan kesanggupan suplai telur lokal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sedangkan untuk beras dan bawang yang diangkut dari Surabaya hanya transit di Timika. Setelah dibongkar, selanjutnya menggunakan kapal-kapal kecil dikirim ke Kabupaten Yahukimo dan Agats.

Dikatakan pelayanan di Pelabuhan Pomako sesungguhnya bisa 24 jam, namun karena jarak tempuh yang jauh sehingga jam operasionalnya hanya delapan jam.

Ia juga melaporkan pada 21 Maret 2024 lalu sempat terjadi mogok buruh yang menuntut pembayaran upah. Namun persoalan ini sudah diselesaikan.

Ia juga memastikan untuk 14 hari kedepan pelayanan kapal SPIL aman. Begitupun komoditi dari Bitung dengan KM Tatamailau sudah masuk tanggal 24 Maret. Kapal ini akan kembali sandar di Pomako tanggal 28 Maret dan 15 April 2024.

Disperindag Pastikan Ketersediaan Sembako Aman Sampai Selesai Idul Fitri  

Sementara itu Hendrikus Hayon, Kabid Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Pergangan (Disperindag) Mimika memastikan ketersediaan Sembako aman untuk 14 hari kedepan atau setelah perayaan Idul Fitri.

Untuk memastikan ketersediaan Sembako setiap bulan timnya terus melakukan  monitoring gudang di semua distributor yang ada di Timika.

Meski demikian, Hendrik melaporkan jika harga beras di pasaran mengalami kenaikan. Begitupun harga cabai yang mengalami kenaikan yang cukup seginifikan.

Tidak itu saja, harga daging ayam beku juga meningkat dari Rp33.000 menjadi Rp37.000 per kilo. Mengantisipasi terjadinya inflasi, Hendrik menyampaikan salah satu cara yang sudah dilakukan adalah mengadakan pasar murah.

“Tanggal 5 April akan diadakan pasar murah. Mudahan dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan dengan harga terjangkau,”ujar Hendrik.

Bulog Jamin Ketersediaan Beras dan Minyak Goreng

Sementara itu perwakilan Bulog dalam pertemuan bersama Pj. Sekda dan pimpinan OPD juga memastikan bahwa ketersediaan beras dan minyak goreng cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Paskah dan Idul Fitri.

Bulog selalu mendukung kegiatan operasi pasar yang dilakukan pemerintah daerah. Termasuk terus memantau kenaikan harga pasaran. “Sampai hari ini kenaikan harga masih stabil, meskipun dibandingkan di daerah lain sudah turun,” paparnya.

Ia berharap panen beras dari Merauke bisa surplus, sehingga dapat mengendalikan harga di pasaran. “Pada prinsipnya, Bulog tetap stabilkan harga beras dan turut terlibat dalam operasi pasar bersama OPD,” pungkasnya.

Bulog juga selama ini ikut bersama OPD terkait menyalurkan kebutuhan pangan kepada masyarakat. Melalui langkah ini dapat menunda niat masyarakat untuk membeli, karena sudah ada persediaan pangan. (Redaksi)

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

TP-PKK Mimika Peringati Maulid Nabi, Suzy Rettob Ajak Kader Teladani Akhlak Rasulullah

TP-PKK Mimika Peringati Maulid Nabi, Suzy Rettob Ajak Kader Teladani Akhlak Rasulullah

19 September 2026
Dewan Pers: Wartawan Intimidatif dan Minta Uang Bisa Dipidana

Dewan Pers: Wartawan Intimidatif dan Minta Uang Bisa Dipidana

19 September 2026
Website Pemkab Mimika Dikembangkan Terintegrasi dengan Seluruh OPD

Website Pemkab Mimika Dikembangkan Terintegrasi dengan Seluruh OPD

19 September 2026
Dua Insiden Terjadi di Yahukimo, Warga Ditikam dan Warung Dibakar

Dua Insiden Terjadi di Yahukimo, Warga Ditikam dan Warung Dibakar

19 September 2026
Satgas Damai Cartenz Buru Pelaku Penembakan Aris Sanda, Jenazah Dipulangkan ke Toraja

Satgas Damai Cartenz Buru Pelaku Penembakan Aris Sanda, Jenazah Dipulangkan ke Toraja

19 September 2026
PW PMI Papua Tengah Dorong Masjid di Mimika Jadi Ruang Tumbuh Pemuda Muslim

PW PMI Papua Tengah Dorong Masjid di Mimika Jadi Ruang Tumbuh Pemuda Muslim

19 September 2026

POPULER

  • Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    624 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Ketua Lemasa Sem Bukaleng Soroti Eksekusi Tanah SP 2, Minta Mediasi Dibuka Kembali

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Demerina Menangis Saat Hendak Bercerita, Trauma Usai 20 Hari Disandera KKB

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Diburu Berbulan-bulan, TN Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di Kali Wania Ditangkap Polisi

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • 20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penyanderaan Jila Akhirnya Dievakuasi ke Timika

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Jika Gugatan Parpol Dikabulkan MK Bisa Berpotensi Merubah Perolehan Suara Calon DPRD Mimika

Jika Gugatan Parpol Dikabulkan MK Bisa Berpotensi Merubah Perolehan Suara Calon DPRD Mimika

Ida Wahyuni Ikut Seleksi Job FIT JPT Posisi Kepala BPKAD Mimika

Ida Wahyuni Ikut Seleksi Job FIT JPT Posisi Kepala BPKAD Mimika

Kematian Babi Sudah 5.200 Ekor, Drh. Sabelina: Populasi yang Tersisa Harus Diselamatkan

Kematian Babi Sudah 5.200 Ekor, Drh. Sabelina: Populasi yang Tersisa Harus Diselamatkan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id