ADVERTISEMENT
Minggu, Oktober 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Lemasko Sesalkan Oknum Peternak ‘Nakal’ Buang Babi Mati Terserang Virus ASF di Kali Kamora

Bangkai babi yang membusuk di sungai mengakibatkan pencemaran air dan penyakit bagi warga Kamoro yang masih mengandalkan air sungai untuk memenuhi kebutuhan harian, seperti mandi dan mencuci.

4 Maret 2024
0
Lemasko Sesalkan Oknum Peternak ‘Nakal’ Buang Babi Mati Terserang Virus ASF di Kali Kamora

Bangkai babi yang dibuang peternak di Kali Kamora. (Foto : Ist./Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Tingginya angka kematian babi yang terserang virus ganas African Swine Fever (ASF) di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, kini menjadi keresahan warga daerah ini.

Keresahan itu dikarenakan jumlah ternak babi yang mati setiap hari terus bertambah, juga belum ada kepastian kapan virus ini bisa menghilang dari bumi Mimika.

Tidak sampai disitu saja, keresahan warga ini bertambah lagi sebagai akibat dari ulah oknum peternak ‘nakal’ yang membuang babi mati akibat terserang virus ASF ke Kali Kamora.

Warga Kamoro yang tinggal di sekitar Kali Kamora atau Pindah-pindah sangat menyayangkan prilaku oknum peternak yang menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan bangkai babi.

Baca Juga

Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

Dinkes Mimika Perkuat Aksi Bergizi untuk Cegah Anemia Remaja

Marianuas Maknaepeku, Wakil Ketua Lemasko kepada Koranpapua.id, Minggu 3 Maret 2024 mengatakan, keputusan oknum peternak membuang bangkai babi di Kali Kamora merupakan tindakan yang sangat tidak terpuji.

“Saya barusan terima pengaduan dari warga kami Kamoro. Bahwa mereka temukan bangkai babi yang dibuang di Kali Kamora dan terapung di air. Kami dari Lemasko sangat menyesalkan cara-cara tersebut,”tegas Marianus.

Dikatakan, bangkai babi yang terapung dan membusuk di sungai mengakibatkan pencemaran air dan penyakit bagi warga Kamoro yang masih mengandalkan air sungai untuk memenuhi kebutuhan harian, seperti mandi dan mencuci.

“Ini sudah ada keluhan bahwa ada warga yang mandi di kali badan mereka gatal-gatal. Bisa saja gatal-gatal disebabkan airnya sudah tercemar dengan bangkai babi,” sesalnya.

Sebagai tokoh masyarakat Suku Kamoro, Marianus mengharapkan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak dan Keswan) Mimika segera mengambil tindakan cepat.

Ini bertujuan untuk menghindari timbulnya persoalan sosial dan kesehatan baru di masyarakat.

Salah satu langkah pertama yang harus dilakukan Disnak-Keswan adalah menurunkan petugas untuk mengangkat bangkai babi di kali untuk dikuburkan di tempat yang lebih aman.

“Karena setahu kami, air Kali Kamora selain dipakai untuk mandi dan cuci kadang warga juga gunakan untuk minum. Ini yang kita kuatirkan,” tandas Marianus.

Marianus juga menganjurkan agar peternak dapat menguburkan babi yang mati secara baik, untuk mencegah penyebaran virus ASF meluas ke daerah yang masih aman.

“Saya minta dinas terkait berikan edukasi yang baik kepada peternak. Kalau babinya mati dikuburkan. Kalau mereka buang di kali nanti merugikan semua orang,” saran Marianus.

Sebelumnya Disnak-Keswan sudah mengeluarkan himbauan kepada warga Mimika agar tidak membuang bangkai babi ke sungai, tetapi harus dikuburkan.

Sementara drh. Sabelina Fitriani, Kadisnak Keswan Mimika melalui Yorda Ola, Kasie Pembibitan Ternak membenarkan ada satu dua peternak yang ‘nakal’ membuang bangkai babinya di Kali Kamora.

Ia menuturkan, sekarang menjadi kesulitan peternak, karena mereka tidak ada lagi lokasi untuk menguburkan bangkai babi milik mereka. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

100,8 Liter Sopi Diamankan dari Penumpang KM Tatamailau di Pomako

100,8 Liter Sopi Diamankan dari Penumpang KM Tatamailau di Pomako

10 Oktober 2026
Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

10 Oktober 2026
Ganja 160 Gram Tujuan Timika Digagalkan di Bandara Sentani

Ganja 160 Gram Tujuan Timika Digagalkan di Bandara Sentani

10 Oktober 2026
Dinkes Mimika Perkuat Aksi Bergizi untuk Cegah Anemia Remaja

Dinkes Mimika Perkuat Aksi Bergizi untuk Cegah Anemia Remaja

10 Oktober 2026
Dinkes Mimika dorong SMP Negeri Koperapoka Perkuat Pengawasan Kebiasaan Sehat Siswa

Dinkes Mimika dorong SMP Negeri Koperapoka Perkuat Pengawasan Kebiasaan Sehat Siswa

10 Oktober 2026
Satgas Korpasgat Bagikan 100 Buku Tulis kepada Siswa SDN Wagethe

Satgas Korpasgat Bagikan 100 Buku Tulis kepada Siswa SDN Wagethe

9 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    770 shares
    Bagikan 308 Tweet 193
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    600 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Pemkab Mimika Tunjuk Pimpinan Sementara Dinkes dan BPBD

    577 shares
    Bagikan 231 Tweet 144
  • Pemkab Mimika Segera Isi Sejumlah Jabatan Kosong, SK Pejabat Diserahkan

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    492 shares
    Bagikan 197 Tweet 123
  • Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko, Kadis Pariwisata: Mereka Datang Tanpa Undangan

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Israel Kurnia Burdam Kritis Usai Diduga Dianiaya Berulang di Timika, Keluarga Desak Polisi Bertindak

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
Next Post
Kematian Babi di Timika Tembus 3.278 Ekor, Warga SP6 Palang Lahan Penguburan

Kematian Babi di Timika Tembus 3.278 Ekor, Warga SP6 Palang Lahan Penguburan

Ketua LPTQ Mimika: MTQ Ajang untuk Kembali ke Al-quran, Bukan Acara Seremonial Semata

Ketua LPTQ Mimika: MTQ Ajang untuk Kembali ke Al-quran, Bukan Acara Seremonial Semata

Kepala BBPJ Mimika Sebut Tahun 2024 Ada 10.465 Paket Kegiatan yang Ditangani 65 OPD

Kepala BBPJ Mimika Sebut Tahun 2024 Ada 10.465 Paket Kegiatan yang Ditangani 65 OPD

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id