ADVERTISEMENT
Rabu, Mei 27, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Lemasko Sesalkan Oknum Peternak ‘Nakal’ Buang Babi Mati Terserang Virus ASF di Kali Kamora

Bangkai babi yang membusuk di sungai mengakibatkan pencemaran air dan penyakit bagi warga Kamoro yang masih mengandalkan air sungai untuk memenuhi kebutuhan harian, seperti mandi dan mencuci.

4 Maret 2024
0
Lemasko Sesalkan Oknum Peternak ‘Nakal’ Buang Babi Mati Terserang Virus ASF di Kali Kamora

Bangkai babi yang dibuang peternak di Kali Kamora. (Foto : Ist./Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Tingginya angka kematian babi yang terserang virus ganas African Swine Fever (ASF) di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, kini menjadi keresahan warga daerah ini.

Keresahan itu dikarenakan jumlah ternak babi yang mati setiap hari terus bertambah, juga belum ada kepastian kapan virus ini bisa menghilang dari bumi Mimika.

ADVERTISEMENT

Tidak sampai disitu saja, keresahan warga ini bertambah lagi sebagai akibat dari ulah oknum peternak ‘nakal’ yang membuang babi mati akibat terserang virus ASF ke Kali Kamora.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Warga Kamoro yang tinggal di sekitar Kali Kamora atau Pindah-pindah sangat menyayangkan prilaku oknum peternak yang menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan bangkai babi.

Baca Juga

Serahkan Ratusan Berkas, APELCAMI Desak Disnaker Mimika Program Pelatihan untuk Pencaker Papua

Edukasi Pembentukan Karakter Siswa SDN 4 Timika, Polsek Miru Usung Tema ‘Honai Smart Character’

Marianuas Maknaepeku, Wakil Ketua Lemasko kepada Koranpapua.id, Minggu 3 Maret 2024 mengatakan, keputusan oknum peternak membuang bangkai babi di Kali Kamora merupakan tindakan yang sangat tidak terpuji.

“Saya barusan terima pengaduan dari warga kami Kamoro. Bahwa mereka temukan bangkai babi yang dibuang di Kali Kamora dan terapung di air. Kami dari Lemasko sangat menyesalkan cara-cara tersebut,”tegas Marianus.

Dikatakan, bangkai babi yang terapung dan membusuk di sungai mengakibatkan pencemaran air dan penyakit bagi warga Kamoro yang masih mengandalkan air sungai untuk memenuhi kebutuhan harian, seperti mandi dan mencuci.

“Ini sudah ada keluhan bahwa ada warga yang mandi di kali badan mereka gatal-gatal. Bisa saja gatal-gatal disebabkan airnya sudah tercemar dengan bangkai babi,” sesalnya.

Sebagai tokoh masyarakat Suku Kamoro, Marianus mengharapkan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak dan Keswan) Mimika segera mengambil tindakan cepat.

Ini bertujuan untuk menghindari timbulnya persoalan sosial dan kesehatan baru di masyarakat.

Salah satu langkah pertama yang harus dilakukan Disnak-Keswan adalah menurunkan petugas untuk mengangkat bangkai babi di kali untuk dikuburkan di tempat yang lebih aman.

“Karena setahu kami, air Kali Kamora selain dipakai untuk mandi dan cuci kadang warga juga gunakan untuk minum. Ini yang kita kuatirkan,” tandas Marianus.

Marianus juga menganjurkan agar peternak dapat menguburkan babi yang mati secara baik, untuk mencegah penyebaran virus ASF meluas ke daerah yang masih aman.

“Saya minta dinas terkait berikan edukasi yang baik kepada peternak. Kalau babinya mati dikuburkan. Kalau mereka buang di kali nanti merugikan semua orang,” saran Marianus.

Sebelumnya Disnak-Keswan sudah mengeluarkan himbauan kepada warga Mimika agar tidak membuang bangkai babi ke sungai, tetapi harus dikuburkan.

Sementara drh. Sabelina Fitriani, Kadisnak Keswan Mimika melalui Yorda Ola, Kasie Pembibitan Ternak membenarkan ada satu dua peternak yang ‘nakal’ membuang bangkai babinya di Kali Kamora.

Ia menuturkan, sekarang menjadi kesulitan peternak, karena mereka tidak ada lagi lokasi untuk menguburkan bangkai babi milik mereka. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kunker di Papua Tengah, Yorrys Rawayei: Serap Aspirasi untuk Didorong ke Pemerintah Pusat

Yorrys Raweyai: Eksploitasi Hutan Papua Menjadi Perhatian Serius, Pansus dalam Proses Finalisasi

27 Mei 2026
Serahkan Ratusan Berkas, APELCAMI Desak Disnaker Mimika Program Pelatihan untuk Pencaker Papua

Serahkan Ratusan Berkas, APELCAMI Desak Disnaker Mimika Program Pelatihan untuk Pencaker Papua

27 Mei 2026
Kasus Tambang Ilegal, Korwas Bareskrim Tangkap Empat Warga China di Hutan Papua

Kasus Tambang Ilegal, Korwas Bareskrim Tangkap Empat Warga China di Hutan Papua

27 Mei 2026
Edukasi Pembentukan Karakter Siswa SDN 4 Timika, Polsek Miru Usung Tema ‘Honai Smart Character’

Edukasi Pembentukan Karakter Siswa SDN 4 Timika, Polsek Miru Usung Tema ‘Honai Smart Character’

27 Mei 2026
Iduladha 1447 H: 668 Hewan Kurban Masuk ke Mimika, Barantina Pastikan Sehat dan Aman Dikonsumsi

Iduladha 1447 H: 668 Hewan Kurban Masuk ke Mimika, Barantina Pastikan Sehat dan Aman Dikonsumsi

26 Mei 2026
Disdik Mimika Tekankan Pentingnya TK Sebelum SD, Terapkan Ketentuan Usia dan Fleksibilitas di Lapangan

Disdik Mimika Tekankan Pentingnya TK Sebelum SD, Terapkan Ketentuan Usia dan Fleksibilitas di Lapangan

26 Mei 2026

POPULER

  • Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    716 shares
    Bagikan 286 Tweet 179
  • Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

    630 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    574 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Disaksikan Istri, Pencari Karaka di Timika Diterkam Buaya, SAR Lakukan Pencarian

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Peringatan! Kawasan Wisata Kali Wania-Timika Rawan Pemerkosaan dan Perampokan

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
Next Post
Kematian Babi di Timika Tembus 3.278 Ekor, Warga SP6 Palang Lahan Penguburan

Kematian Babi di Timika Tembus 3.278 Ekor, Warga SP6 Palang Lahan Penguburan

Ketua LPTQ Mimika: MTQ Ajang untuk Kembali ke Al-quran, Bukan Acara Seremonial Semata

Ketua LPTQ Mimika: MTQ Ajang untuk Kembali ke Al-quran, Bukan Acara Seremonial Semata

Kepala BBPJ Mimika Sebut Tahun 2024 Ada 10.465 Paket Kegiatan yang Ditangani 65 OPD

Kepala BBPJ Mimika Sebut Tahun 2024 Ada 10.465 Paket Kegiatan yang Ditangani 65 OPD

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id