ADVERTISEMENT
Kamis, Oktober 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Lemasko Sesalkan Oknum Peternak ‘Nakal’ Buang Babi Mati Terserang Virus ASF di Kali Kamora

Bangkai babi yang membusuk di sungai mengakibatkan pencemaran air dan penyakit bagi warga Kamoro yang masih mengandalkan air sungai untuk memenuhi kebutuhan harian, seperti mandi dan mencuci.

4 Maret 2024
0
Lemasko Sesalkan Oknum Peternak ‘Nakal’ Buang Babi Mati Terserang Virus ASF di Kali Kamora

Bangkai babi yang dibuang peternak di Kali Kamora. (Foto : Ist./Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Tingginya angka kematian babi yang terserang virus ganas African Swine Fever (ASF) di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, kini menjadi keresahan warga daerah ini.

Keresahan itu dikarenakan jumlah ternak babi yang mati setiap hari terus bertambah, juga belum ada kepastian kapan virus ini bisa menghilang dari bumi Mimika.

Tidak sampai disitu saja, keresahan warga ini bertambah lagi sebagai akibat dari ulah oknum peternak ‘nakal’ yang membuang babi mati akibat terserang virus ASF ke Kali Kamora.

Warga Kamoro yang tinggal di sekitar Kali Kamora atau Pindah-pindah sangat menyayangkan prilaku oknum peternak yang menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan bangkai babi.

Baca Juga

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

Marianuas Maknaepeku, Wakil Ketua Lemasko kepada Koranpapua.id, Minggu 3 Maret 2024 mengatakan, keputusan oknum peternak membuang bangkai babi di Kali Kamora merupakan tindakan yang sangat tidak terpuji.

“Saya barusan terima pengaduan dari warga kami Kamoro. Bahwa mereka temukan bangkai babi yang dibuang di Kali Kamora dan terapung di air. Kami dari Lemasko sangat menyesalkan cara-cara tersebut,”tegas Marianus.

Dikatakan, bangkai babi yang terapung dan membusuk di sungai mengakibatkan pencemaran air dan penyakit bagi warga Kamoro yang masih mengandalkan air sungai untuk memenuhi kebutuhan harian, seperti mandi dan mencuci.

“Ini sudah ada keluhan bahwa ada warga yang mandi di kali badan mereka gatal-gatal. Bisa saja gatal-gatal disebabkan airnya sudah tercemar dengan bangkai babi,” sesalnya.

Sebagai tokoh masyarakat Suku Kamoro, Marianus mengharapkan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak dan Keswan) Mimika segera mengambil tindakan cepat.

Ini bertujuan untuk menghindari timbulnya persoalan sosial dan kesehatan baru di masyarakat.

Salah satu langkah pertama yang harus dilakukan Disnak-Keswan adalah menurunkan petugas untuk mengangkat bangkai babi di kali untuk dikuburkan di tempat yang lebih aman.

“Karena setahu kami, air Kali Kamora selain dipakai untuk mandi dan cuci kadang warga juga gunakan untuk minum. Ini yang kita kuatirkan,” tandas Marianus.

Marianus juga menganjurkan agar peternak dapat menguburkan babi yang mati secara baik, untuk mencegah penyebaran virus ASF meluas ke daerah yang masih aman.

“Saya minta dinas terkait berikan edukasi yang baik kepada peternak. Kalau babinya mati dikuburkan. Kalau mereka buang di kali nanti merugikan semua orang,” saran Marianus.

Sebelumnya Disnak-Keswan sudah mengeluarkan himbauan kepada warga Mimika agar tidak membuang bangkai babi ke sungai, tetapi harus dikuburkan.

Sementara drh. Sabelina Fitriani, Kadisnak Keswan Mimika melalui Yorda Ola, Kasie Pembibitan Ternak membenarkan ada satu dua peternak yang ‘nakal’ membuang bangkai babinya di Kali Kamora.

Ia menuturkan, sekarang menjadi kesulitan peternak, karena mereka tidak ada lagi lokasi untuk menguburkan bangkai babi milik mereka. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

7 Oktober 2026
Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

7 Oktober 2026
200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

7 Oktober 2026
Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

7 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    720 shares
    Bagikan 288 Tweet 180
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Pemkab Mimika Tunjuk Pimpinan Sementara Dinkes dan BPBD

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    584 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Pemkab Mimika Segera Isi Sejumlah Jabatan Kosong, SK Pejabat Diserahkan

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Kematian Babi di Timika Tembus 3.278 Ekor, Warga SP6 Palang Lahan Penguburan

Kematian Babi di Timika Tembus 3.278 Ekor, Warga SP6 Palang Lahan Penguburan

Ketua LPTQ Mimika: MTQ Ajang untuk Kembali ke Al-quran, Bukan Acara Seremonial Semata

Ketua LPTQ Mimika: MTQ Ajang untuk Kembali ke Al-quran, Bukan Acara Seremonial Semata

Kepala BBPJ Mimika Sebut Tahun 2024 Ada 10.465 Paket Kegiatan yang Ditangani 65 OPD

Kepala BBPJ Mimika Sebut Tahun 2024 Ada 10.465 Paket Kegiatan yang Ditangani 65 OPD

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id