ADVERTISEMENT
Rabu, September 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Lemasko Sesalkan Oknum Peternak ‘Nakal’ Buang Babi Mati Terserang Virus ASF di Kali Kamora

Bangkai babi yang membusuk di sungai mengakibatkan pencemaran air dan penyakit bagi warga Kamoro yang masih mengandalkan air sungai untuk memenuhi kebutuhan harian, seperti mandi dan mencuci.

4 Maret 2024
0
Lemasko Sesalkan Oknum Peternak ‘Nakal’ Buang Babi Mati Terserang Virus ASF di Kali Kamora

Bangkai babi yang dibuang peternak di Kali Kamora. (Foto : Ist./Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Tingginya angka kematian babi yang terserang virus ganas African Swine Fever (ASF) di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, kini menjadi keresahan warga daerah ini.

Keresahan itu dikarenakan jumlah ternak babi yang mati setiap hari terus bertambah, juga belum ada kepastian kapan virus ini bisa menghilang dari bumi Mimika.

ADVERTISEMENT

Tidak sampai disitu saja, keresahan warga ini bertambah lagi sebagai akibat dari ulah oknum peternak ‘nakal’ yang membuang babi mati akibat terserang virus ASF ke Kali Kamora.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Warga Kamoro yang tinggal di sekitar Kali Kamora atau Pindah-pindah sangat menyayangkan prilaku oknum peternak yang menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan bangkai babi.

Baca Juga

Kejari Mimika Tuntaskan Uang Pengganti Rp31,3 Miliar dari Paulus Kurnala

Cegah Permukiman Kumuh, Pemkab Mimika Dorong Penataan Sejak Dini

Marianuas Maknaepeku, Wakil Ketua Lemasko kepada Koranpapua.id, Minggu 3 Maret 2024 mengatakan, keputusan oknum peternak membuang bangkai babi di Kali Kamora merupakan tindakan yang sangat tidak terpuji.

“Saya barusan terima pengaduan dari warga kami Kamoro. Bahwa mereka temukan bangkai babi yang dibuang di Kali Kamora dan terapung di air. Kami dari Lemasko sangat menyesalkan cara-cara tersebut,”tegas Marianus.

Dikatakan, bangkai babi yang terapung dan membusuk di sungai mengakibatkan pencemaran air dan penyakit bagi warga Kamoro yang masih mengandalkan air sungai untuk memenuhi kebutuhan harian, seperti mandi dan mencuci.

“Ini sudah ada keluhan bahwa ada warga yang mandi di kali badan mereka gatal-gatal. Bisa saja gatal-gatal disebabkan airnya sudah tercemar dengan bangkai babi,” sesalnya.

Sebagai tokoh masyarakat Suku Kamoro, Marianus mengharapkan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak dan Keswan) Mimika segera mengambil tindakan cepat.

Ini bertujuan untuk menghindari timbulnya persoalan sosial dan kesehatan baru di masyarakat.

Salah satu langkah pertama yang harus dilakukan Disnak-Keswan adalah menurunkan petugas untuk mengangkat bangkai babi di kali untuk dikuburkan di tempat yang lebih aman.

“Karena setahu kami, air Kali Kamora selain dipakai untuk mandi dan cuci kadang warga juga gunakan untuk minum. Ini yang kita kuatirkan,” tandas Marianus.

Marianus juga menganjurkan agar peternak dapat menguburkan babi yang mati secara baik, untuk mencegah penyebaran virus ASF meluas ke daerah yang masih aman.

“Saya minta dinas terkait berikan edukasi yang baik kepada peternak. Kalau babinya mati dikuburkan. Kalau mereka buang di kali nanti merugikan semua orang,” saran Marianus.

Sebelumnya Disnak-Keswan sudah mengeluarkan himbauan kepada warga Mimika agar tidak membuang bangkai babi ke sungai, tetapi harus dikuburkan.

Sementara drh. Sabelina Fitriani, Kadisnak Keswan Mimika melalui Yorda Ola, Kasie Pembibitan Ternak membenarkan ada satu dua peternak yang ‘nakal’ membuang bangkai babinya di Kali Kamora.

Ia menuturkan, sekarang menjadi kesulitan peternak, karena mereka tidak ada lagi lokasi untuk menguburkan bangkai babi milik mereka. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kejari Mimika Tuntaskan Uang Pengganti Rp31,3 Miliar dari Paulus Kurnala

Kejari Mimika Tuntaskan Uang Pengganti Rp31,3 Miliar dari Paulus Kurnala

22 September 2026
Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman 28.000 Batang Rokok di Bandara Sentani

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman 28.000 Batang Rokok di Bandara Sentani

22 September 2026
Cegah Permukiman Kumuh, Pemkab Mimika Dorong Penataan Sejak Dini

Cegah Permukiman Kumuh, Pemkab Mimika Dorong Penataan Sejak Dini

22 September 2026
Dukung Smart Governance, Pemkab Mimika Mulai Wajibkan OPD Gunakan Tanda Tangan Elektronik

Dukung Smart Governance, Pemkab Mimika Mulai Wajibkan OPD Gunakan Tanda Tangan Elektronik

22 September 2026
10 Rumah Layak Huni di Kampung Nawaripi Tetap untuk Warga Setempat, Ini Penjelasan Dinas

10 Rumah Layak Huni di Kampung Nawaripi Tetap untuk Warga Setempat, Ini Penjelasan Dinas

22 September 2026
Mimika Punya 11 Kawasan Kumuh, Pemkab Hanya Bisa Intervensi Tiga, Ini Daftarnya

Mimika Punya 11 Kawasan Kumuh, Pemkab Hanya Bisa Intervensi Tiga, Ini Daftarnya

22 September 2026

POPULER

  • Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Ketua Lemasa Sem Bukaleng Soroti Eksekusi Tanah SP 2, Minta Mediasi Dibuka Kembali

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Diburu Berbulan-bulan, TN Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di Kali Wania Ditangkap Polisi

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • PN Timika Eksekusi Lahan Sengketa di SP 2, Bangunan di Atas Tanah Dibongkar

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Bupati Mimika Targetkan APBD Perubahan 2026 Ditetapkan Sebelum 30 September

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
  • Tagih “Kuota Emas” CPNS 2024, Aliansi Pemuda Amungme Demo di Kantor Bupati Mimika

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Kematian Babi di Timika Tembus 3.278 Ekor, Warga SP6 Palang Lahan Penguburan

Kematian Babi di Timika Tembus 3.278 Ekor, Warga SP6 Palang Lahan Penguburan

Ketua LPTQ Mimika: MTQ Ajang untuk Kembali ke Al-quran, Bukan Acara Seremonial Semata

Ketua LPTQ Mimika: MTQ Ajang untuk Kembali ke Al-quran, Bukan Acara Seremonial Semata

Kepala BBPJ Mimika Sebut Tahun 2024 Ada 10.465 Paket Kegiatan yang Ditangani 65 OPD

Kepala BBPJ Mimika Sebut Tahun 2024 Ada 10.465 Paket Kegiatan yang Ditangani 65 OPD

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id