ADVERTISEMENT
Rabu, Oktober 7, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Dinkes Mimika Tangani 360 Pasien ODHIV, Penularan Jalur Seksual Tertinggi

Untuk memutus matarantai penularan virus yang belum ada obatnya ini, hentikan kebiasaan melakukan hubungan intim dengan yang bukan pasangan sah.

28 November 2023
0
Obeth Tekege, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Mimika. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Obeth Tekege, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Mimika. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpaua.id– Jumlah masyarakat Kabupaten Mimika, Papua Tengah yang mengidap HIV-Aids cukup tinggi.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika sejak Januari sampai September 2023 temuan kasus bergejala tercatat 360 Orang Dengan HIV (ODHIV). Jumlah ini terdiri dari 134 HIV dan 226 Aids dengan 100 persen.

Reynol Ubra Kepala Dinas Kesehatan Mimika melalui Obeth Tekege, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) menjelaskan kasus baru HIV dan Aids lewat jalur seksual menempati urutan pertama sebanyak 351 terdiri dari 133 HIV dan 218 Aids dengan 97,50 persen.

Jalur penularan ibu ke anak sembilan kasus, terdiri dari HIV satu kasus dan delapan Aids dengan 2,50 persen.

Baca Juga

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

Temuan kasus berdasarkan jenis kelamin laki-laki menempati peringkat kedua dengan 169 kasus. Jumlah ini terdiri dari 60 HIV dan 109 AIDS dengan 46,94 persen. Perempuan  menempati urutan pertama 191 terdiri dari 74 HIV dan 117 AIDS dengan 53,06 persen.

Kemudian temuan kasus berdasarkan umur kurang dari 15 tahun 12 orang, masing-masing terdiri dari dua HIV dan 10 AIDS dengan 3,33 persen.

Usia 15-19 tahun 36 kasus terdiri dari 10 HIV dan 26 AIDS dengan 10,00 persen, 20-29 tahun 131 kasus terdiri dari 58 HIV dan 73 AIDS dengan 36,39 persen, 30-39 tahun ada 99 kasus terdiri dari 33 HIV dan 66 AIDS dengan 27,50 persen.

Selanjutnya usia 40-49 tahun 55 kasus terdiri dari 22 HIV dan 33 AIDS dengan 15,28 persen, usia 50-59 tahun 22 kasus terdiri dari delapan HIV dan 14 AIDS dengan 6,11 persen dan lebih dari usia 60 tahun lima kasus terdiri dari satu orang HIV dan empat AIDS dengan 1,39 persen.

Temuan kasus menurut status yang menikah 200 kasus terdiri dari 74 HIV dan 126 ADIS dengan 55,56 persen, belum menikah 132 kasus terdiri dari 44 HIV dan 88 AIDS dengan 36,67 persen, duda/janda 28 kasus terdiri dari 16 HIV dan 12 AIDS dengan 7,78 persen.

Selanjutnya berdasarkan status kehamilan. Pasien tidak hamil 326 kasus, terdiri dari 113 HIV dan 213 AIDS dengan 90,56 persen dan ibu hamil 34 kasus terdiri dari 21 HIV dan 13 AIDS dengan 9,44 persen.

Kasus berdasarkan lama domisili. Penduduk dengan lama domisili kurang dari tiga tahun 47 kasus terdiri dari 29 HIV dan 18 aids, dengan 13,06 persen. Lebih dari tiga tahun domisili 313 kasus terdiri dari 105 HIV dan 208 AIDS dengan 86,94 persen.

Temuan kasus berdasarkan suku, Amungme dan Kamoro 44 kasus terdiri dari 7 orang HIV dan AIDS 37 kasus dengan 12,22 persen.

Untuk penduduk lima suku kekerabatan 153 kasus terdiri dari 44 HIV dan 109 AIDS dengan 42,50 persen, penduduk Papua bukan tujuh suku 70 kasus terdiri dari 37 HIV dan 33 AIDS dengan 19,44 persen dan penduduk pendatang 93 kasus terdiri dari 46 HIV dan 47 AIDS dengan 25,83 persen.

Temuan kasus berdasarkan Infeksi Menular Seksual (Sifilis-GO) yakni HIV dengan IMS (Sifilis-GO) 50 kasus terdiri dari 17 HIV dan 33 AIDS, dengan 13,89 persen, HIV tanpa IMS (Sifilis-GO) 310 kasus terdiri dari 117 HIV dan 193 AIDS dengan 86,11 persen.

Selanjutnya temuan kasus dengan infeksi TBC. Pasien dengan Koinfeksi TB-HIV 120 kasus, terdiri dari tiga kasus HIV dan 117 AIDS dengan 33,33 persen, tanpa Koinfeksi TB-HIV 236 terdiri dari 127 HIV dan 109 AIDS dengan 65,56 persen dan HIV tanpa periksa TB sebanyak kasus dengan empat HIV.

Sementara pasien yang telah memulai minum ART sejak Januari sampai Juni 2023 sebanyak 297 terdiri dari 90 orang pasien HIV dan 207 pasien AIDS.

Berdasarkan total penemuan kasus HIV-AIDS di Mimika sejak tahun 1996 sampai September 2023 tercatat 7.376 kasus terdiri dari 3.785 HIV dan 3.591 AIDS.

Sementara jumlah cakupan layanan konseling dan tes HIV dari Januari sampai September 2023 dengan 37, 084 persen dan kumulatif layanan konseling dan tes HIV di Mimika dari 2005 sampai September 2023 tercatat 419,364 persen.

Obeth menjelaskan dengan adanya temuan 360 kasus HIV-AIDS ini, Dinas Kesehatan mengundang tenaga-tenaga konselor yang ada di Puskesmas guna diberikan pembekalan.

Pengetahuan diberikan bertujuan agar mereka bisa meningkatkan kapasitas tenaga konselor di Puskesmas sehingga informasi yang nantinya diberikan kepada pasien ODHIV bisa sama dan ditahui.

Misalnya, informasi mengenai jam datang ke setiap layanan pengobatan untuk minum ART, termasuk memberikan motivasi dan semangat tidak putus minum obat, makan makanan bergizi.

Ia menjelaskan 360 pasien ini berdasarkan hasil sreening Perawatan Dukungan Pengobatan (PDP) di 12 Puskesmas, satu klinik dan lima rumah sakit. Dalam pelayanan ini, Dinkes menyiapkan obat, tenaga konseling dan memberikan layanan screening.

Adapun ke 12 Puskesmas diantaranya, Puskesmas Timika, Timika Jaya, Limau Asri, Karang Senang, Kwamki Narama, Wania, Pasar Sentral, Bhintuka, Mapurujaya.

“Jadi setiap pasien yang datang mengambil obatnya di layanan yang ada. Di situ kami siapkan juga barolot. Artinya orang yang sudah kena HIV setelah enam bulan konsumsi ART datang periksa lagi. Apakah gejalanya mengalami perubahan atau makin buruk,” jelasnya.

Dalam konseling, kata Obeth, pasien diberikan keyakinan bahwa ODHIV apabila pola hidupnya teratur dan tetap menjaga kesehatan hidupnya masih bertahan lama.

Bagi pasien ODHIV harus minum ART seumur hidup secara teratur. Obeth menegaskan tingginya angka penularan ODHIV di Mimika mencapai 95 persen karena perilaku seks bebas bukan dengan pasangan yang sah.

Untuk memutus matarantai penularan virus yang belum ada obatnya ini, Obeth mengingatkan kepada masyarakat untuk hentikan kebiasaan melakukan hubungan intim dengan yang bukan pasangan sah, gunakan kondom baik laki-laki maupun perempuan saat berhubungan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

7 Oktober 2026
Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

7 Oktober 2026
200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

7 Oktober 2026
Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

7 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    720 shares
    Bagikan 288 Tweet 180
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Pemkab Mimika Tunjuk Pimpinan Sementara Dinkes dan BPBD

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    584 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Pemkab Mimika Segera Isi Sejumlah Jabatan Kosong, SK Pejabat Diserahkan

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Melianus Numang, Ketua AMKI Papua Tengah. (Foto : Ist./Koranpapua.id)

Penerbangan Dihentikan Pasca Tewasnya Tiga Warga Sipil, Masyarakat Puncak Kesulitan Transportasi

Bupati Eltinus Omaleng foto bersama penerima Satyalancana Karya Satya usai penyerahan, Rabu 29 November 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bupati Omaleng Pimpin Upacara HUT Korpri ke 52, 10 ASN Terima Satyalencana Karya Satya

Batas Akhir Pengusulan Nama Penjabat Bupati Mimika ke Kemendagri Tanggal 6 Desember 2023

Batas Akhir Pengusulan Nama Penjabat Bupati Mimika ke Kemendagri Tanggal 6 Desember 2023

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id