ADVERTISEMENT
Rabu, Februari 25, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

KKB Jadi Potensi Kerawanan Pemilu 2024 di Papua

Mengantisipasi hal ini Kemenko Polhukam bersama kementerian/lembaga, partai politik dan unsur masyarakat melakukan rapat koordinasi.

22 November 2023
0
Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenkopolhukam Heri Wiranto saat menyampaikan keterangan di Jakarta, Selasa (21/11/2023). (foto. ist/koranpapuaid)

Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenkopolhukam Heri Wiranto saat menyampaikan keterangan di Jakarta, Selasa (21/11/2023). (foto. ist/koranpapuaid)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Deputi Bidang Koordinasi Politik Kemenkopolhukam Dalam Negeri, Mayjen TNl Heri Wiranto mengatakan, ada sepuluh potensi kerawanan penyelenggraan Pemilu 2024. Salah satunya Gerakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Karenanya Kemenko Polhukam terus memantau dan mencegah potensi kerawanan gangguan dalam penyelenggaraan Pemilu 2024. Pemantauan dilakukan TNI-Polri bersama KPU wilayah Papua.

ADVERTISEMENT

” Situasi yang ada di Papua dan ini tentunya kita akan memantau berdasarkan unsur-unsur yang ada di sana,” kata Mayjen TNl Heri Wiranto, di Jakarta Pusat, Selasa 21 November 2023.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Salah satu yang dipantau ialah perkembangan KKB di Papua. Kemenko Polhukam memasukkan potensi gangguan KKB di Papua sebagai salah satu kerawanan dalam gelaran Pemilu 2024.

Baca Juga

Tingkatkan Kapasitas Kader Pesisir Mimika, Project PASTI Papua Gelar Pelatihan 25 Keterampilan Dasar Posyandu

Personel Korpasgat Bantu Filter Akses Penumpang di Bandara Sentani Jayapura, Antisipasi Calo Tiket

“Ada Polda, kemudian Kodam, termasuk juga dari KPU yang ada di wilayah Papua,” tambahnya.

Heri menambahkan bahwa pihaknya masih terus memantau dan melihat perkembangan yang ada. Dirinya juga berharap pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan lancar.

“Sejauh ini kita masih memantau, memonitor perkembangan, dan mudah-mudahan selama pemilu berjalan dengan baik,” kata dia.

Mengantisipasi hal ini Kemenko Polhukam bersama kementerian/lembaga, partai politik dan unsur masyarakat melakukan rapat koordinasi berjudul ‘Menjaga Stabilitas Politik Hukum dan Kemanan Pada Tahun Pemilu 2024’.

Heri mengatakan kegiatan itu untuk melihat perkembangan stabilitas keamanan menjelang penyelenggaraan Pemilu.

“Hari ini (kemarin-red) kita melaksanakan rapat koordinasi dengan kementerian lembaga termasuk dari unsur partai nasional dan juga generasi muda untuk bersama-sama mengikuti perkembangan kegiatan yang terkait stabilitas kemanan dan juga dibidang politik termasuk penyelanggaraan pemilu,” ujarnya.

Heri mengatakan kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari bagian koordinasi Pemilu 2024 yang telah dibentuk Kemenko Polhukam.

Desk itu terdiri dari 15 kementerian lembaga, penyelenggara Pemilu, hingga unsur organisasi masyarakat.

“Kita telah membentuk desk koordinasi Pemilu, di mana desk koordinasi Pemilu itu terdiri dari 15 kementerian dan lembaga, di mana ada juga dari kementerian dalam negeri, kementerian luar negeri, kemudian kementerian terkait lainnya, termasuk juga KPU Bawaslu dan Perludem juga,” sebutnya.

Desk itu juga bertugas melakukan pemantauan dan memastikan tahapan Pemilu dapat berjalan baik.

“Sebenarnya Kementerian Polhukam melakukan langkah ini karena Kemenpolhukam telah membentuk desk koordinasi pemilu 2024 dimana bertugas melakukan pemantauan dan sekaligus memastikan pelaksanaan tahapan pemilu dapat berjalan baik,” ucapnya.

Berikut 10 Potensi Kerawanan Pemilu

Sebelumnya, pemerintah lewat Kemenko Polhukam RI memetakan 10 potensi kerawanan dalam Pemilu 2024 mendatang. 10 potensi itu akan diantisipasi karena dapat berpengaruh terhadap proses pelaksanaan pemilu. Berikut rinciannya:

  1. Pelaksanaan Pemilu yang memasuki puncak musim hujan terjadi pada November 2023 dan puncak musim hujan terjadi pada Januari-Februari 2024.
  2. Kesiapan personel pengamanan didaerah masing-masing.
  3. Konflik sosial dan perusakan fasilltas penyelenggaraan Pemilu.
  4. Gangguan keamanan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di beberapa wilayah Papua.
  5. Ancaman serangan siber terhadap sistem IT penyelenggara Pemilu.
  6. Potensi bencana alam dan non bencana alam.
  7. Gangguan kesehatan bagi petugas penyelenggara Pemilu.
  8. Netralitas aparatur pemerintah dan penyelenggara Pemilu.
  9. Potensi permasalahan pada Pemilu di luar negeri.
  10. Potensi permasalah distribusi logistik pemilu didalam dan luar negeri. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tingkatkan Kapasitas Kader Pesisir Mimika, Project PASTI Papua Gelar Pelatihan 25 Keterampilan Dasar Posyandu

Tingkatkan Kapasitas Kader Pesisir Mimika, Project PASTI Papua Gelar Pelatihan 25 Keterampilan Dasar Posyandu

24 Februari 2026
Personel Korpasgat Bantu Filter Akses Penumpang di Bandara Sentani Jayapura, Antisipasi Calo Tiket

Personel Korpasgat Bantu Filter Akses Penumpang di Bandara Sentani Jayapura, Antisipasi Calo Tiket

24 Februari 2026
Setiap Minggu Masyarakat Dogiyai Habiskan Rp1.079 per Kapita untuk Belanja Daun Singkong

Setiap Minggu Masyarakat Dogiyai Habiskan Rp1.079 per Kapita untuk Belanja Daun Singkong

24 Februari 2026
Bukan Soal Anjing, Aksi Pemalangan di Jalan Poros Timika-Poumako Dipicu Sengketa Tanah Adat

Bukan Soal Anjing, Aksi Pemalangan di Jalan Poros Timika-Poumako Dipicu Sengketa Tanah Adat

24 Februari 2026
Perkuat Karakter SDM, Pemprov Papua Salurkan Rp5,75 Miliar Dana Hibah untuk Lembaga Keagamaan dan Pendidikan

Perkuat Karakter SDM, Pemprov Papua Salurkan Rp5,75 Miliar Dana Hibah untuk Lembaga Keagamaan dan Pendidikan

24 Februari 2026
Jaga Situasi Kamtibmas, Satgas Korpasgat dan Apkam di Nduga Laksanakan Patroli Gabungan

Seorang Wanita Ditemukan Tewas dalam Kios, Polisi Amankan Tali Rafia di TKP

24 Februari 2026

POPULER

  • Batas Wilayah dan Keberadaan Lahan Emas Diduga Pemicu Konflik di Kapiraya-Mimika

    Gubernur Meki Nawipa Instruksikan Bupati Mimika, Deiyai dan Dogiyai Turun ke Kapiraya Selasa 24 Februari

    594 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Tidak Terima Anak Ditegur, Orang Tua Murid Aniaya Guru di SMPN 5 Mimika

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Jania Basir Mengundurkan Diri dari Jabatan Kadis Perhubungan Mimika, Bupati: Akan Ditunjuk Penggantinya

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Dugaan Penyimpangan Dana Hibah Rp28 Miliar di KPU Mimika Disorot, Kajari Masih Tahap Awal

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Korpasgat Gagalkan Upaya Penyelundupan Ganja 1,7 Kilogram di Bandara Sentani Jayapura

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Ini Identitas Prajurit TNI yang Tewas Diserang KKB di Nabire

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pulihkan Kondusivitas 11 Bandara Perintis di Papua, TNI-Polri Diterjunkan Pertebal Pengamanan

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
Next Post
ASN Bisa Langsung Dipecat Bila Lakukan Empat Tindakan Ini

ASN Bisa Langsung Dipecat Bila Lakukan Empat Tindakan Ini

Kontak Tembak dengan KKB, Bonifasius Jawa, Anggota Brimob Polda NTT Gugur

Kontak Tembak dengan KKB, Bonifasius Jawa, Anggota Brimob Polda NTT Gugur

Besok 1.884 Peserta di Mimika Ikut Seleksi PPPK, Hal Penting yang Perlu Diperhatikan

Besok 1.884 Peserta di Mimika Ikut Seleksi PPPK, Hal Penting yang Perlu Diperhatikan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id