ADVERTISEMENT
Jumat, Januari 30, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

14 Rumah Layak Huni Dibangun dengan Konsep 3S, Pj Gubernur : Langkah Awal Pengentasan Kemiskinan Ekstrim di Pomako

Rumah akan dibangun dengan konstruksi kayu besi, bersifat fungsional agar tidak terasa asing, karena akan dilengkapi ukiran-ukiran Kamoro.

8 Oktober 2023
0
14 Rumah Layak Huni Dibangun dengan Konsep 3S, Pj Gubernur : Langkah Awal Pengentasan Kemiskinan Ekstrim di Pomako

Elisabeth Cenawatin, Asisten 3 Provinsi Papua Tengah bersama Kepala Distrik Mimika Timur bersama tokoh masyarakat Kamoro melakukan pemasangan tiang pancang pembangunan rumah layak huni, Sabtu 7 Oktober 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui kebijakan Pj. Gubernur Ribka Haluk membangun 14 rumah layak huni untuk masyarakat Kamoro yang bermukim di Kampung Pomako, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika.

Dimulai pembangunan belasan unit rumah tersebut ditandai dengan pemasangan tiang pancang oleh Elisabeth Cenawatin, Asisten 3 Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Papua Tengah menggantikan Pj. Gubernur, Sabtu 7 Oktober 2023.

ADVERTISEMENT

Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk dalam sambutannya yang dibacakan Elisabeth mengatakan dalam Undang-Undang Dasar 1945 pada pasal 25 Amandemen UU 1945 menegaskan, bahwa rumah adalah salah satu hak dasar rakyat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dengan demikian setiap warga negara berhak memiliki tempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat.

Baca Juga

Dua Pohon Tumbang di Jalan Budi Utomo Robohkan Halte dan Timpah Kios Warga

Dinkes Paniai Dirikan Posko Kesehatan, Dukung Pelaksanaan Muspasme ke-VIII di Komopa

Selain menjadi kebutuhan dasar manusia, rumah yang baik dan sehat berguna untuk meningkatkan harkat dan martabat mutu kehidupan manusia.

Gubernur berharap melalui pemasangan tiang pancang pembangunan rumah layak huni ini menjadi awal bagi Pemerintah Papua Tengah dalam mengentaskan kemiskinan ekstrim yang terjadi di wilayah ini.

Rumah juga sebagai pencermin dalam upaya peningkatan taraf hidup serta pembentukam watak, karakter serta kepribadian khususnya wajah Papua Tengah.

Untuk itu dalam pembangunan rumah layak huni ini harus didukung dengan sebuah kebijakan strategis dengan program yang komprehensip serta terpadu sehingga akan menghasilkan lingkungan perumahan yang sehat, serasi, harmonis dan aman.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) terdapat 30.950 orang miskin dan menurut data BKKBN tercatat 27.823 orang miskin di Papua Tengah.

Salah satu faktor penyebab adalah kesenjangan sosial perumahan serta kondisi rumah yang belum layak untuk dihuni.

Hal ini terjadi karena daya beli masyarakat berpenghasilan rendah belum mampu menyediakan rumah sendiri yang layak.

Gubernur berharap melalui bantuan pembangunan rumah layak huni, mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat Suku Kamoro di Pomako dalam mendukung pengentasan kemiskinan ekstrim di Papua Tengah.

Kesempatan yang sama, Elisabeth Cenawatin sebagai anak Amungme Kamoro mengajak masyarakat harus mendukung pembangunan rumah yang dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Papua Tengah agar pekerjaan cepat selesai sesuai waktu yang ditentukan.

“Kita harus hidup baik di atas tanah kita. Tidak lagi dibawah panas, kehujanan. Mari sama-mama dukung. Karena puluhan tahun kita belum punya rumah yang layak untuk tempat tinggal,” pesannya.

Sementara itu Muhammad Said, Konsultan Perencanaan PT Sinar Land Development menjelaskan, 14 unit rumah akan dibangun dengan konsep 3S (sungai, sampan dan sagu).

Artinya rumah tidak jauh dari sungai, ada tempat tambat sampan dan dekat dengan tempat mencari sagu.

Setiap lima rumah ada tempat tambatan perahu. Rumah akan dibangun dengan  konstruksi kayu besi, bersifat fungsional agar tidak terasa asing, karena akan dilengkapi ukiran-ukiran Kamoro.

Dengan demikian lingkungan perumahan nantinya tidak saja hanya sebagai tempat tinggal tetapi bisa berfungsi ganda sebagai tempat wisata.

Pembangunan rumah dalam penataannya seperti daun sagu. “Target pengerjaan sebelum 25 Desember 2023 sudah bisa dihuni. Sumber dananya dari APBD Perubahan Papua Tengah,” jelasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Konsep Otomatis

Dua Pohon Tumbang di Jalan Budi Utomo Robohkan Halte dan Timpah Kios Warga

29 Januari 2026
Dinkes Paniai Dirikan Posko Kesehatan, Dukung Pelaksanaan Muspasme ke-VIII di Komopa

Dinkes Paniai Dirikan Posko Kesehatan, Dukung Pelaksanaan Muspasme ke-VIII di Komopa

29 Januari 2026
BKN Terbitkan Edaran Nomor 2 Tahun 2026, Hari Kamis ASN Wajib Gunakan Batik Korpri, Bagaimana dengan Mimika?

BKN Terbitkan Edaran Nomor 2 Tahun 2026, Hari Kamis ASN Wajib Gunakan Batik Korpri, Bagaimana dengan Mimika?

29 Januari 2026
Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

29 Januari 2026
Aksi Begal Sadis di Timika, Seorang Pelajar Kehilangan Tangan Akibat Tebasan Parang

Aksi Begal Sadis di Timika, Seorang Pelajar Kehilangan Tangan Akibat Tebasan Parang

29 Januari 2026
Ratusan Bangunan Dilaporkan Hangus dalam Kebakaran Hebat di Tolikara, Kerugian Ditaksir Rp22 Miliar

Ratusan Bangunan Dilaporkan Hangus dalam Kebakaran Hebat di Tolikara, Kerugian Ditaksir Rp22 Miliar

29 Januari 2026

POPULER

  • Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

    Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

    613 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • Situasi Keamanan di Jalan Ahmad Yani Timika Memanas, Satu Anggota Brimob Terkena Anak Panah

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Aksi Begal Sadis di Timika, Seorang Pelajar Kehilangan Tangan Akibat Tebasan Parang

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Awali Tugas sebagai Kapolres Supiori, Kompol Frits Erari Hadiri Ibadah, Sampaikan Pesan Kamtibmas

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Polisi Tangkap Tiga Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Seorang Mahasiswa di KM Gunung Dempo

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Brigjen Alfred Papare Bergeser ke Papua Barat, Kombes Jeremias Rontini di Papua Tengah

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Kasus Penikaman di Jalan Ahmad Yani Timika, Kapolres Minta Warga Percayakan ke Polisi

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
Next Post
Gelontorkan Rp4,5 Miliar, Operasi Pasar Murah Harus Tepat Sasaran

Gelontorkan Rp4,5 Miliar, Operasi Pasar Murah Harus Tepat Sasaran

Cegah Rabies Masuk Timika, Tiga Instansi Pemerintah Hasilkan Empat Poin Kesepakatan

Cegah Rabies Masuk Timika, Tiga Instansi Pemerintah Hasilkan Empat Poin Kesepakatan

Dua Tahun Ditetapkan, Perdasus Penyelamatan dan Pengelolaan Danau Tidak Diterapkan

Delapan Perdasi dan Perdasus yang Ditetapkan DPR Papua Belum Dijalankan Pemerintah Provinsi  

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id