ADVERTISEMENT
Senin, Oktober 5, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Nusantara

Perdakhi Dampingi 254 Kader Malaria di 15 Puskesmas di Mimika

Mendukung berantas malaria di Kabupaten Mimika membutuhkan keterlibatan semua pihak. Salah satu sektor swasta yang turut ambil bagian adalah Perdakhi.

28 Mei 2023
0
Perdakhi Dampingi 254 Kader Malaria di 15 Puskesmas di Mimika

Marten Ngauk, Manajer Program Sub-Sub Resipient (SSR) Paroki Mapurujaya. (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Persatuan Karya Darma Kesehatan Indonesia (Perdakhi) yang bernaung dibawah Yayasan Caritas Papua (YCP) Keuskupan Timika saat ini melakukan pendampingan kepada 254 kader malaria di 15 Puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten Mimika.

Ratusan kader tersebut dibagi dalam dua wilayah kerja yakni, wilayah Paroki Emanuel Mapurujaya 224 orang dan Paroki Santo Petrus SP3 30 orang.

Untuk memberikan pelayanan yang lebih maksimal, Perdakhi berencana merekrut 70 kader pada awal Juni 2023. Dengan jumlah yang ada pelayanan tidak saja di wilayah kota tetapi akan menjangkau hingga ke Potowayburu.

Marten Ngauk, Manajer Program Sub-Sub Resipient (SSR) Paroki Mapurujaya kepada Koranpapua.id mengatakan, dalam melaksanakan tugas lapangan, para kader langsung didampingi tenaga kesehatan yang diutus dari setiap Puskesmas.

Baca Juga

DPR Ketok Palu, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri

Aksi Kamisan Jember ke-50 Serukan Penyelesaian Pelanggaran HAM Hingga Keadilan Agraria

“Setiap kader ketika menjalankan tugas pemeriksaan malaria atau mengedukasi masyarakat laporannya disampaikan ke pendamping,” ujar Marten yang juga sebagai penanggungjawab kader di 15 Puskesmas.

Berdasarkan laporan kader, pendamping melakukan pemeriksaan untuk selanjutnya diserahkan kepada penanggungjawab di puskesmas. Setelah diperiksa, laporan tersebut kembali dikirim ke Perdakhi.

Sebelum diterjunkan ke lapangan, para kader terlebih dahulu dilatih melakukan pemeriksaan malaria menggunakan alat rapid diagnostic test (RDT). Setelah hasilnya positif langsung menghubungi pendamping untuk menyiapkan obat. Semua obat yang diberikan kepada pasien harus sesuai resep yang dikeluarkan pihak Puskesmas.

“Para kader yang aktif bekerja dan mengirim laporan setiap bulan diberikan insentif oleh Perdakhi sebesar Rp500.000,” tambah Marten.

Untuk menjadi kader malaria harus mendapatkan rekomendasi dari pemerintah kampung, berdomisili di kampung yang jauh dari Puskesmas, bisa membaca dan menulis.

Dalam perekrutan kader pemerintah kampung bekerjasama dengan pihak Puskesmas di wilayah pelayanannya. Kemudian warga yang dipilih dilaporkan ke Perdakhi untuk selanjutnya diberikan pelatihan cara memeriksa pasien.

Kader juga dibekali wawasan membaca hasil tes secara cepat dengan alat sederhana dan mampu memberikan penyuluhan bahaya malaria kepada masyarakat. Perekrutan kader ini selain oleh Perdakhi juga dilakukan oleh Dinas Kesehatan Mimika. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Gereja Santo Fransiskus Asisi SP2 Tomage Diberkati, Umat Fakfak Diminta Rawat Satu Tungku Tiga Batu

Gereja Santo Fransiskus Asisi SP2 Tomage Diberkati, Umat Fakfak Diminta Rawat Satu Tungku Tiga Batu

5 Oktober 2026
Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

5 Oktober 2026
Pemkab Mimika Siapkan Pemuda Jadi Pemimpin, Tak Boleh Hanya Jadi Penonton Pembangunan

Pemkab Mimika Siapkan Pemuda Jadi Pemimpin, Tak Boleh Hanya Jadi Penonton Pembangunan

5 Oktober 2026
Cerita, Tarian hingga Kuliner Amungme-Kamoro Ramaikan Festival Budaya Mimika

Cerita, Tarian hingga Kuliner Amungme-Kamoro Ramaikan Festival Budaya Mimika

5 Oktober 2026
29 Sekolah Dilibatkan, Mimika Siapkan Generasi Muda Jadi Penjaga Budaya Amungme-Kamoro

29 Sekolah Dilibatkan, Mimika Siapkan Generasi Muda Jadi Penjaga Budaya Amungme-Kamoro

5 Oktober 2026
Keributan Pelajar Berujung Bentrokan Warga Dua Kampung di Mimika Timur Jauh

Keributan Pelajar Berujung Bentrokan Warga Dua Kampung di Mimika Timur Jauh

5 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    597 shares
    Bagikan 239 Tweet 149
  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    582 shares
    Bagikan 233 Tweet 146
  • Maikel Edwar Tewas, Irvan Patah Tangan dalam Kecelakaan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Dinkes Mimika Terbitkan Edaran Kabut Asap, Perkuat Kewaspadaan ISPA

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • KNPB Bawa Tuntutan Konflik Papua hingga Referendum ke DPRK Mimika, Begini Respons DPRK

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post

Tonggoi Papua Buka SMK dan Politeknik Persiapkan Tenaga Kerja Soft Skill di areal Freeport

Pengurus DPC FPE KSBSI Gelar Konferensi Cabang Ke- I, Frans Pigome: Harus Bersatu Seperti Sapu Lidi

Masuk Babak 34 Besar Nasional, Tim Futsal Mimika Bertanding di Gorontalo

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id