ADVERTISEMENT
Rabu, Oktober 21, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Papua Masuk Lima Besar Inflasi Terendah di Indonesia

Pemerintah terus berupaya menurunkan harga agar tidak terjadi inflasi dengan membuka pasar murah menjelang hari raya.

4 Mei 2023
0
Papua Masuk Lima Besar Inflasi Terendah di Indonesia

Ouceu Satydipura, Kepala BPS Mimika. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Secara global Papua masuk dalam provinsi dengan lima besar inflasi terendah sekitar lima koma pada Maret 2023.

Demikian disampaikan Ouceu Satydipura, Kepala BPS Kabupaten Mimika kepada Koranpapua.id di ruang kerjanya, Rabu 3 Mei 2023.

Ia mengatakan di Papua dalam perhitungan inflasi perkotaan ada tiga titik.

Pertama di Kota Jayapura, Merauke dan Timika. Di antara tiga wilayah ini Timika tertinggi tetapi masih jauh lebih rendah daripada inflasi nasional.

Baca Juga

YPMAK Siap Bahas Transportasi Mimika Bersama Pemkab

Buron Lima Tahun, Pelaku Pembakaran Camp PT Unggul di Puncak Diciduk Satgas Damai Cartenz

“Intinya Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Badan Pusat Statistik (BPS) sudah sering berkomunikasi termasuk dengan Asisten 2 Mimika. Kita telah mengusahakan cara mengendalikan laju inflasi,” jelasnya.

Ia menjelaskan salah satu cara menekan laju inflasi dengan mengadakan pasar-pasar murah selama menjelang Natal dan Tahun Baru juga Idul Fitri 1444 H oleh instansi terkait. Ini supaya masyarakat berkesempatan mempunyai daya beli yang baik terhadap komuditas-komuditas makanan tertentu.

Selain itu lanjutnya, inflasi ini memang harus dikawal.

“Beda dengan dulu, sekarang tidak. Tahun yang lalu kami BPS se Indonesia sampai ke kabupaten/kota, Kapolres, Dandim, Kejari dan seluruh bupati, wali kota, gubernur diundang ke Sentul Conven Center oleh Presiden Jokowi. Tujuan untuk bagaimana cara mengendalikan laju inflasi. Karena dikuatirkan inflasi di Indonesia meningkat tajam. Karena ini ada hubungan dengan ekonomi global. Pada saat ini sudah ada 11 negara yang meminjam di IMF. Inflasi di Argentina sudah 95 persen. Kalau di Indonesia inflasinya kita tidak bisa kendalikan dikuatirkan terpuruk bisa seperti tahun 1998 lalu,” paparnya.

Dengan demikian katanya, Jokowi minta supaya semua wilayah mengendalikan inflasi.

“Waktu itu pembicaranya sekitar 20 menteri. Dan semua diperintahkan untuk segera menekan laju inflasi. Kalau kita bicara inflasi secara umum malah masyarakat jadi bingung, tapi kita cerita dengan mama-mama harga naik, itulah inflasi. Pasti dipahami,” paparnya.

Dikatakan, apabila harga naik maka banyak masyarakat yang tidak bisa mengkonsumsi barang bagus. Dampaknya asupan kalori dan gizi berkurang akhirnya angka kemiskinan makin tinggi.

Ia mengapresiasi Pemkab Mimika bergerak cepat. BPS selalu mendukung apa yang dilakukan pemerintah dengan memberikan masukan langkah-langkah apa yamg harus mereka lakukan dalam mengatasi inflasi. Salah satu masukan, mengadakan pasar murah bisa menekan inflasi.

Selain itu, ia menganjurkan agar kedepan harus memastikan alur transportasi barang. Karena sebagian besar barang didatangkan dari luar Papua kecuali telur sudah masuk pada swasembada.

Selain itu biaya menyewa ekspedisi juga mahal dan perhatikan terhadap pengusaha besar agar tidak sampai menimbun barang. Jikapun ada yang menimbun maka pemerintah harus segera menyiapkan regulasi daerah sebagai dasar dalam memberikan tindakan. Sanksinya bisa mencabut izinnya dan sita barangnya.

Ia menambahkan dalam mengendalikan inflasi ini, Panglima dan Kapolri perintahkan agar menggunakan fasilitas TNI-Polri dalam distribusi supaya bisa menekan inflasi, baik dari sisi transportasi maupun keamanan. Mengatasi inflasi sistem kerjanya berkolaborasi tidak bisa sendiri-sendiri.

Oleh karena itu, katanya BPS sebagai yang merilis angka inflasi akan selalu bekerja sama dengan pemerintah daerah bukan mengubah angka menjadi rendah melainkan menyajikan data sesuai yang dipotret di lapangan dan memberitahukan solusinya apa yang dilakukan untuk menekan inflasi. Apa komoditas yang harus diberi garis merah untuk segera dipenuhi. Apakah dengan cara membeli dari kabupaten atau provinsi lain yang sedang panen raya.

Ia menambahkan bagi pemerintah daerah yang berhasil menekan inflasi akan mendapatkan insentif dari Kementerian Keuangan untuk pemerintah daerah.

Menurutnya, pemerintah telah berupaya keras tinggal sekarang dukungan dari masyarakat dengan tidak menimbun barang dan menaikan harga. Yang menjadi kekuatiran jangan sampai masyarakat tidak punya akses untuk mendapatkan bahan kebutuhan dasar.

“Kalau kita bicara tentang ekonomi, maka sekarang sebenarnya investor lagi menunggu dan melihat kondisinya seperti apa. Kemarin habis Lebaran harga naik biasanya turun. Ini terjadi karena kebutuhan masyarakat tinggi sementara persediaan sedikit,” katanya. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Waspada Kabut Asap Karhutla dan El Niño

Waspada Kabut Asap Karhutla dan El Niño

20 Oktober 2026
Anggota DPR Papua Tengah Nancy Raweyai: Pendidikan Kunci Perubahan di Mimika

Anggota DPR Papua Tengah Nancy Raweyai: Pendidikan Kunci Perubahan di Mimika

20 Oktober 2026
Bahaya Kabut Asap: Anak dan Lansia Perlu Perlindungan Ekstra

Bahaya Kabut Asap: Anak dan Lansia Perlu Perlindungan Ekstra

20 Oktober 2026
Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman 36 Botol Miras Ilegal ke Oksibil

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman 36 Botol Miras Ilegal ke Oksibil

20 Oktober 2026
Pemkab Mimika Dorong Perencanaan Kampung Berbasis Kebutuhan Warga

Pemkab Mimika Dorong Perencanaan Kampung Berbasis Kebutuhan Warga

20 Oktober 2026
DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

20 Oktober 2026

POPULER

  • Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    645 shares
    Bagikan 258 Tweet 161
  • Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    615 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • Kepala Puskesmas Atuka Apresiasi Monev Dinkes Mimika, Dorong Perbaikan Layanan

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
  • DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

    514 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
  • Waspada Influenza! Kenali 8 Gejala dan Cara Mencegahnya

    513 shares
    Bagikan 205 Tweet 128
  • Polisi Amankan 12 Motor Diduga Hasil Curanmor di Mimika, Dua Remaja Ditangkap

    512 shares
    Bagikan 205 Tweet 128
  • Eme Neme Yauware Memanggil: Seruan Mengakhiri Perang Dari Tugu Perdamaian Kota Timika

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Penjabat Bupati Mappi Ajak Semua Elemen Bangun Pendidikan

Penjabat Bupati Mappi Ajak Semua Elemen Bangun Pendidikan

Masyarakat Nduga Mulai Rasakan Terganggunya Pelayanan Transportasi Udara

Masyarakat Nduga Mulai Rasakan Terganggunya Pelayanan Transportasi Udara

BPS Mimika Laksanakan Uji Publik Data Warga Penerima Manfaat

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id