ADVERTISEMENT
Kamis, Oktober 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Dolfin Beanal Kecam Pelayanan Festival Budaya Mimika: Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko

Ketua Komisi II DPRK Mimika Dolfin Beanal mengecam pelayanan Festival Seni Budaya Mimika setelah warga Kamoro dari Pomako dan Pulau Karaka terpaksa tidur di emperan toko.

8 Oktober 2026
0
Dolfin Beanal Kecam Pelayanan Festival Budaya Mimika: Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko

Ketua Komisi II DPRK Mimika, Dolfin Beanal (Foto. Istimewa)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Ketua Komisi II DPRK Mimika, Dolfin Beanal, mengecam pelayanan terhadap warga Suku Kamoro dari Kampung Pomako dan Pulau Karaka yang mengikuti Festival Seni Budaya Mimika 2026. Puluhan warga dilaporkan terpaksa tidur di emperan toko dan kesulitan mendapatkan makanan, tempat mandi serta fasilitas sanitasi.

Dolfin menilai kondisi tersebut memprihatinkan dan menjadi catatan serius bagi penyelenggara karena masyarakat adat merupakan bagian penting dari kekayaan budaya yang dirayakan dalam festival.

“Kondisi ini memalukan. Saya kecewa dengan cara dinas terkait melayani masyarakat adat. Jangan hanya melibatkan mereka pada momen tertentu, lalu mengabaikan kebutuhan dan martabat mereka,” tegasnya.

Pantauan koranpapua, Kamis (8/10/2026) pagi, warga tidur beralaskan karton, bekas spanduk dan tikar seadanya di Jalan Yos Sudarso, Timika. Sejumlah ibu membersihkan tempat bermalam, sementara anak-anak masih berada dalam gendongan.

Baca Juga

Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko, Kadis Pariwisata: Mereka Datang Tanpa Undangan

Mimika Siapkan Kebijakan PHBS, Perkuat Gerakan Hidup Bersih dan Sehat

Yosep Kamenaru dari Sanggar Pokai mengatakan rombongannya membawa anyaman dan ukiran khas Kamoro untuk ditampilkan. Namun selama empat hari di Timika, mereka kesulitan mendapatkan tempat menginap, makanan, serta fasilitas mandi dan sanitasi.

“Kalau mau mandi atau buang hajat, kami jalan ke keluarga di Gorong-gorong. Panitia juga tidak siapkan kami makan,” ujarnya.

Yulianus Mikamaniyu juga mengaku membiayai sendiri bahan bakar perahu dari Pulau Karaka ke Pomako sebelum menumpang truk ke Timika. Hingga menjelang penutupan, mereka belum mendapat kepastian transportasi untuk pulang.

Sementara Maria Salome Minayau mengatakan keluarganya kesulitan mendapatkan makanan selama berada di Timika. Mereka terpaksa membeli gorengan, bahkan anak-anak sempat tidak mendapatkan makanan.

Menanggapi kondisi tersebut, Dolfin mendesak dinas terkait bertanggung jawab dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat adat yang terlibat dalam kegiatan budaya terpenuhi, termasuk tempat istirahat, makanan, sanitasi dan transportasi.

Menurutnya, penghormatan terhadap masyarakat adat tidak cukup melalui pertunjukan seni, tarian, anyaman dan ukiran, tetapi harus diwujudkan melalui perhatian nyata terhadap kebutuhan dan martabat mereka.

Dolfin meminta kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi agar penyelenggaraan festival budaya ke depan lebih terencana, khususnya bagi masyarakat pesisir yang membutuhkan perjalanan dan biaya khusus menuju Timika.

“Jangan sampai budaya dibanggakan di atas panggung, sementara pemilik budaya justru tidur di emperan toko,” tegasnya.

Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dolfin Beanal Kecam Pelayanan Festival Budaya Mimika: Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko

Dolfin Beanal Kecam Pelayanan Festival Budaya Mimika: Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko

8 Oktober 2026
Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko, Kadis Pariwisata: Mereka Datang Tanpa Undangan

Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko, Kadis Pariwisata: Mereka Datang Tanpa Undangan

8 Oktober 2026
Mimika Siapkan Kebijakan PHBS, Perkuat Gerakan Hidup Bersih dan Sehat

Mimika Siapkan Kebijakan PHBS, Perkuat Gerakan Hidup Bersih dan Sehat

8 Oktober 2026
Fransiskus: Kebijakan PHBS Harus Menjawab Kebutuhan Masyarakat Mimika

Fransiskus: Kebijakan PHBS Harus Menjawab Kebutuhan Masyarakat Mimika

8 Oktober 2026
Pemkab Mimika Siapkan Kebijakan PHBS, Perkuat Gerakan Hidup Bersih dan Sehat

Pemkab Mimika Siapkan Kebijakan PHBS, Perkuat Gerakan Hidup Bersih dan Sehat

8 Oktober 2026
100 Pengelola Perpustakaan Mimika Didorong Urus NPP dan Akreditasi

100 Pengelola Perpustakaan Mimika Didorong Urus NPP dan Akreditasi

8 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    759 shares
    Bagikan 304 Tweet 190
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    594 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Pemkab Mimika Tunjuk Pimpinan Sementara Dinkes dan BPBD

    574 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Pemkab Mimika Segera Isi Sejumlah Jabatan Kosong, SK Pejabat Diserahkan

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • M3 Salon Hadir di Timika, Tawarkan Layanan Hair Style hingga Hair Treatment

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id