JAYAPURA, Koranpapua.id– Polisi mengantongi ciri-ciri terduga pelaku penembakan tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, ciri-ciri pelaku diperoleh setelah polisi memeriksa saksi korban yang selamat dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Dari hasil pendalaman kita, sudah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi korban yang selamat dan diambil keterangan di Polres Jayawijaya. Kita sudah mendapatkan ciri-ciri pelaku dan kita sudah kantongi ciri-cirinya. Tim sudah melakukan pengejaran,” kata Yusuf dalam keterangannya, Kamis 10 September 2026.
Dari olah TKP, polisi menemukan tiga selongsong peluru yang diduga digunakan dalam penembakan. Dua selongsong berkaliber 5,56 milimeter yang merupakan amunisi senjata api laras panjang, sedangkan satu lainnya berkaliber 9 milimeter.
Polisi juga menemukan jejak darah di lokasi kejadian. Barang bukti tersebut kini menjadi bagian dari penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan rangkaian penembakan.
Berdasarkan keterangan awal saksi, kelompok yang diduga melakukan penembakan berjumlah sekitar delapan orang. Mereka disebut membawa dua senjata api laras panjang.
“Untuk senjata api laras pendek, saksi belum bisa memastikan. Kita masih dalami berdasarkan temuan selongsong di TKP,” ujar Yusuf.
Polisi menyebut kelompok tersebut sebagai kelompok kriminal bersenjata (KKB). Pengejaran terhadap mereka masih dilakukan.
“Identitas pelaku sudah kita kantongi. Tentunya kita kejar, insyaallah kita dapat,” kata Yusuf.
Tiga Jenazah Dipulangkan
Sementara itu, proses pemulangan tiga korban juga dilakukan secara bertahap. Satu jenazah berinisial WB telah diberangkatkan dari Wamena menuju Kupang.
Jenazah tersebut transit di Jayapura dan Makassar sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta dan kemudian menuju Bandara El Tari, Kupang.
“Direncanakan besok(jumat) pagi sekitar pukul 07.00 waktu setempat akan tiba di bandara,” kata Yusuf.
Adapun dua jenazah lainnya masih berada di Jayawijaya. Keduanya direncanakan dipulangkan ke kampung halaman masing-masing, yakni Maumere dan Toraja.
Tambah 50 Personel
Untuk mendukung pengejaran dan pengungkapan kasus, Operasi Damai Cartenz menambah kekuatan personel di Jayawijaya.
Yusuf mengatakan sekitar 50 personel tambahan telah didorong dari Timika menuju Jayawijaya.
“Kami mengimbau agar masyarakat tetap tenang. Karena Operasi Kepolisian Damai Cartenz kita telah menambah pasukan yang ada di Kabupaten Jayawijaya,” ujarnya.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Irjen Pol Faizal Ramadhani mengatakan penyelidikan bersama Polres Jayawijaya masih berlangsung. Polisi mendalami kasus berdasarkan hasil olah TKP, keterangan saksi, dan barang bukti yang ditemukan.
“Penyelidikan dan penyidikan terus kami lakukan untuk mengungkap perkara ini secara terang dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” kata Faizal. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru









