MAMBERAMO RAYA, Koranpapua.id– Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat kebangsaan bergema di wilayah perbatasan Papua.
Seperti yang dilakukan personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–PNG 2026 Pos Dabra, Batalyon Parako 462 Komando Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat), Rabu 12 Agustus 2026.
Para prajurit elit TNI Angkatan Udara (AU) itu, membagikan Bendera Merah Putih kepada masyarakat Kampung Dabra 1 dan Dabra 2, Distrik Mamberamo Hulu, Kabupaten Mamberamo Raya, Provinsi Papua.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran TNI AU dalam menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air, serta mempererat ikatan persaudaraan antara prajurit dan masyarakat di wilayah perbatasan.
Penyerahan bendera dipimpin langsung oleh Komandan Pos (Danpos) Pasgat Dabra, Letda Pas Tri Rahmad Susilo.
Antusiasme masyarakat sangat terasa, salah satunya ditunjukkan oleh Papa Saena, warga Kampung Dabra 1 yang menerima bendera kebanggaan bangsa ini sebagai penghormatan terhadap momen bersejarah negara.
Dalam keterangannya, Letda Pas Tri Rahmad Susilo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk membangkitkan kembali semangat persatuan di tengah masyarakat.
“Pembagian Bendera Merah Putih ini kami laksanakan guna menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Tri Rahmad dalam keterangannya yang diterima koranpapua.id.
Menurutnya, melalui kegiatan diharapkan dapat menumbuhkan dan mengobarkan rasa nasionalisme serta kecintaan masyarakat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Lebih lanjut ia menjelaskan, langkah ini juga mencerminkan komitmen Satgas Pasgat yang tidak hanya berfokus pada pengamanan wilayah semata, namun juga memperkuat pendekatan sosial dan kemanusiaan.
Bendera Merah Putih bukan sekadar lambang negara, melainkan perekat persatuan bagi seluruh elemen masyarakat.
Semangat kebangsaan yang dibawa para prajurit Satgas Pasgat Pos Dabra diharapkan dapat semakin memperkokoh persatuan, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan rasa bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia hingga ke pelosok negeri yang paling terpencil. (Redaksi)







