ADVERTISEMENT
Minggu, Juli 19, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Sebagian Besar Nelayan, Masyarakat Pesisir Lebih Butuh Solar dan Pertalite Ketimbang Minyak Tanah

Dengan sulitnya medan dan jauhnya jarak tempuh membuat harga solar maupun pertalite mencapai Rp25 ribu per liter. Meski terbilang sangat mahal, apalagi persediaan terkadang langkah, masyarakat tetap membelinya untuk memenuhi kebutuhan.

23 Juni 2023
0
Ipda Muh. Yani, Kapolsek Mimika Barat Jauh bersama Efraim Saria, Kepala Distrik Mimika Barat Jauh melakukan monitoring ke lima kampung menggunakan jasa transportasi masyarakat. (Foto : Ist./Koranpapua.id)

Ipda Muh. Yani, Kapolsek Mimika Barat Jauh bersama Efraim Saria, Kepala Distrik Mimika Barat Jauh melakukan monitoring ke lima kampung menggunakan jasa transportasi masyarakat. (Foto : Ist./Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA-Koranpapua.id-  Mayoritas masyarakat yang mendiami wilayah pesisir Kabupaten Mimika, Papua Tengah berprofesi sebagai nelayan.

Karena itu dalam menunjang mata pencaharian, mereka lebih membutuhkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan pertalite ketimbang minyak tanah.

ADVERTISEMENT

Efraim Saria, Kepala Distrik Mimika Barat Jauh mengatakan, solar dan pertalite sangat dibutuhkan untuk melaut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sementara minyak tanah tidak terlalu diperlukan, karena untuk kebutuhan memasak masyarakat lebih memilih gunakan kayu api. Persediaan kayu api di wilayah itu masih sangat banyak.

Baca Juga

“Kalau Tidak Beli Beras, Kami Mau Makan Apa”, Jeritan Warga Timika di Tengah Harga Pangan yang Tinggi

33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

Efraim menyampaikan hal ini merespon hasil pertemuan para kepala distrik bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika baru-baru ini terkait penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak tanah.

Selain untuk kebutuhan melaut, solar dan pertalite juga digunakan oleh pengusaha yang memiliki genset untuk penerangan pada malam hari.

“Pada prinsipnya kami mendukung penentuan HET  minyak tanah untuk wilayah pesisir dan pegunungan. Namun yang masyarakat pesisir butuh bukan minyak tanah tapi pertalite dan solar,” kata Efraim kepada Koranpapua.id belum lama ini.

Ia memastikan apabila tanpa kedua jenis BMM ini, masyarakat tidak bisa beraktifitas sama sekali, karena ketika turun melaut sangat bergantung kepada solar dan pertalite.

Efraim berharap pemerintah mulai memikirkan untuk membangun pangkalan BBM solar dan pertalite di wilayah pesisir. Ada rencana pembangunan pangkalan BBM di Kokonao, Distrik Mimika Barat namun dilihat dari sisi tata letaknya terlalu jauh.

Belum lagi kondisi alam dan cuacanya kadang kurang bersahabat sehingga menjadi sangat sulit untuk dijangkau. “Kalau bisa pemerintah bangun pangkalan BBM pertalite dan solar masing-masing distrik untuk mendekatkan pelayanan,” sarannya.

Dengan sulitnya medan dan jauhnya jarak tempuh membuat harga solar maupun pertalite mencapai Rp25 ribu per liter. Meski terbilang sangat mahal, apalagi persediaan terkadang langkah, masyarakat tetap membelinya untuk memenuhi kebutuhan.

Terkadang karena ketiadaan bahan bakar mengakibatkan sejumlah program aparatur distrik dan kampung terhambat. Ia mencontohkan ketika kepala kampung hendak ke Timika untuk pencairan dana desa, namun karena ketiadaan BBM untuk jhonson maka terpaksa batal.

Masyarakat di wilayahnya hampir semua sudah memiliki mesin jhonson, namun karena sulitnya mendapatkan BBM akhirnya aktifitas jadi terhambat.

Sebagai kepala distrik, Efraim mendukung upaya  Disperindag mengumpulkan informasi dari setiap distrik dalam penentuan HET, namun pada intinya wilayah pesisir lebih membutuhkan pangkalan solar dan pertalite. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

“Kalau Tidak Beli Beras, Kami Mau Makan Apa”, Jeritan Warga Timika di Tengah Harga Pangan yang Tinggi

“Kalau Tidak Beli Beras, Kami Mau Makan Apa”, Jeritan Warga Timika di Tengah Harga Pangan yang Tinggi

18 Juli 2026
33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

18 Juli 2026
Panitia MPLS Resmi Serahkan 67 Siswa Baru ke SMKN 6 Mimika

Panitia MPLS Resmi Serahkan 67 Siswa Baru ke SMKN 6 Mimika

18 Juli 2026
Kurang dari Empat Jam, Satgas Pasgat Pamtas RI-PNG Gagalkan Dua Upaya Penyelundupan Ganja

Kurang dari Empat Jam, Satgas Pasgat Pamtas RI-PNG Gagalkan Dua Upaya Penyelundupan Ganja

18 Juli 2026
Tiga Anggota KKB Yahukimo Tewas Diterjang Peluru Satgas ODC-2026

Temui Keluarga Korban Penikaman Pomako, Kapolres Mimika Pastikan Proses Hukum Berjalan

18 Juli 2026
Tiga Anggota KKB Yahukimo Tewas Diterjang Peluru Satgas ODC-2026

Tiga Anggota KKB Yahukimo Tewas Diterjang Peluru Satgas ODC-2026

18 Juli 2026

POPULER

  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    880 shares
    Bagikan 352 Tweet 220
  • Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Kemenkeu Evaluasi Penggunaan Dana Ratusan Miliar di Mimika, Fokus pada Layanan Kesehatan dan Infrastruktur

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Kondisi Kantor Pemerintahan Kampung Nawaripi-Mimika Terbengkalai

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Terduga Pelaku Penikaman Maut di Poumako Berhasil Diringkus Hanya 15 Menit Usai Beraksi

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • 33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Polres Mimika Amankan Pria 49 Tahun Terduga Pelaku Rudapaksa Anak 12 Tahun di SP4

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post
Pj. Sekda Mimika Petrus Yumte memotong tumpeng Ultah IBI ke 72 didampingi Ketua IBI Mimika Levina W. Tandiyono dan para bidan di Grenda Tembaga Hotel, Sabtu 24 Juni 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

HUT IBI Mimika Berlangsung Meriah, Levina Wuryanti: Usia 72 Tahun IBI Sangat Matang dan Sarat Pengalaman

Pj. Sekda Mimika Petrus Yumte membacakan sambutan Pj. Bupati Mimika Valentinus Sudarjanto Sumito pada acara HUT IBI ke 72 di Grand Tembaga Hotel, Sabtu 24 Juni 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Ingatkan ASN Loyal, Hadiri HUT IBI Sekda Mimika Bacakan Sambutan Pj Bupati Valentinus

Pj. Sekda Mimika Petrus Yumte mewakili Pj. Bupati Mimika Valentinus Sudarjanto Sumito didampingi Ketua IBI Cabang Mimika Levina W. Tandiyono foto bersama para undangan dan ratuan bidan usai acara pembukaan di Grand Tembaga Hotel, Sabtu 24 Juni 2023. ( Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

IBI Diminta Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Bersinergi dengan Pemerintah Daerah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id