MAKASSAR, Koranpapua.id- Stand Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan menjadi magnet di ajang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang digelar di Makassar.
Dalam kegiatan yang berlangsung sejak tanggal 8-12 Juli 2026, stand yang dipimpin Ketua Tim Penggerak PKK yang juga Ketua Dekranasda Tolikara, Ny. Elisabet Y. Flassy Wandik, cukup menarik perhatian para pengunjung.
Selama berlangsung pembukaan pameran, Stand Dekranasda Kabupaten Tolikara menjadi salah satu stan yang paling ramai dikunjungi masyarakat.
Tidak hanya menarik perhatian pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia, stan tersebut juga mendapat apresiasi dari jajaran pimpinan Dekranas Pusat saat melakukan peninjauan ke area pameran.
Di bawah kepemimpinan Ny. Elisabet Y. Flassy Wandik, Dekranasda Tolikara tampil dengan konsep yang mengangkat identitas Papua Pegunungan secara kuat.
Perpaduan ornamen budaya lokal, kekayaan alam, serta nuansa etnik khas Tolikara menjadikan stan tersebut tampil menonjol di antara ratusan peserta dari seluruh Indonesia.
Keikutsertaan Tolikara dinilai berhasil memperlihatkan potensi besar industri kreatif berbasis budaya yang dimiliki daerah di wilayah Papua Pegunungan.
Beragam produk hasil karya perajin lokal dipamerkan, mulai dari noken, anyaman tradisional, aksesori etnik, hingga aneka kerajinan tangan khas Papua.
Perhatian terbesar pengunjung tertuju pada koleksi kerajinan emas Papua yang menjadi ikon baru Stand Dekranasda Tolikara.
Produk tersebut memadukan motif budaya Papua dengan sentuhan desain modern sehingga menarik minat banyak pengunjung untuk melihat lebih dekat bahkan membelinya sebagai cendera mata.
Selain itu, berbagai produk kerajinan lainnya juga mendapat respons positif dari pengunjung yang mengapresiasi kualitas, keaslian, dan nilai budaya yang terkandung dalam setiap karya.
Ny. Elisabet Y. Flassy Wandik mengatakan keikutsertaan Dekranasda Tolikara dalam ajang nasional ini bukan sekadar mengikuti pameran.
Melainkan menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan produk unggulan Kabupaten Tolikara kepada masyarakat luas.
Ia berharap momentum HUT Dekranas dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para perajin lokal.
Meningkatkan nilai ekonomi produk kerajinan, sekaligus memperkuat posisi Tolikara sebagai salah satu daerah kreatif yang mampu bersaing di tingkat nasional. (Redaksi)









