ADVERTISEMENT
Sabtu, Oktober 3, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Diikuti 137 Kelompok Peserta: TIFA 2026 Jadi Panggung Seni, Budaya, dan Penggerak Ekonomi Kreatif di Mimika

"Masing-masing daerah menampilkan produk kerajinan dan kekhasan budayanya, sehingga keberagaman budaya Papua bisa terlihat dalam satu festival”.

3 Juli 2026
0
Diikuti 137 Kelompok Peserta: TIFA 2026 Jadi Panggung Seni, Budaya, dan Penggerak Ekonomi Kreatif di Mimika

Momen pembukaan Timika Inside Festival of Art (TIFA) ke-VI Tahun 2026 bertempat di pelataran Gedung Eme Neme Yauware, Kabupaten Mimika, Kamis 2 Juli 2026. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Timika Inside Festival of Art (TIFA) VI Tahun 2026 resmi dibuka di pelataran Gedung Eme Neme Yauware, Kabupaten Mimika, Kamis 2 Juli 2026.

Festival yang berlangsung hingga 4 Juli ini kembali menjadi ruang berkumpulnya pelaku seni, budaya, UMKM, hingga komunitas kreatif dari berbagai daerah di Papua.

Pembukaan festival dilakukan oleh Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Fransiskus Bokeyau, mewakili Bupati Mimika Johannes Rettob.

Dalam sambutannya, Fransiskus mengatakan TIFA kini bukan lagi sekadar ajang pertunjukan seni, tetapi telah berkembang menjadi wadah untuk memperkuat persatuan, melestarikan budaya, sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif di Mimika.

Baca Juga

Cegah Anak Terjerumus Narkoba, LAN Mimika Dorong Peran Orang Tua

Resmi Pimpin HKTI Mimika, Dessy Putrika Dorong Petani Jadi Penggerak Pangan

Mengusung tema “Bernada dalam Gerak, Menebus Irama dan Mengukir Prestasi”, TIFA 2026 diharapkan mampu melahirkan kreativitas, prestasi, serta kolaborasi antarpelaku seni dan budaya.

“Seni memiliki peran penting sebagai perekat persatuan, pelestari budaya, sekaligus ruang untuk melahirkan kreativitas dan prestasi,” kata Fransiskus.

Ia juga mengapresiasi Tifa Creative, panitia, relawan, sponsor, komunitas seni, dan seluruh pihak yang terus menjaga konsistensi penyelenggaraan festival sejak pertama kali digelar pada 2019.

Menurutnya, Mimika memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, mulai dari keberagaman suku, bahasa, adat istiadat, seni tari, musik tradisional hingga kerajinan tangan.

Seluruh potensi tersebut, kata dia, perlu terus dijaga dan diperkenalkan kepada masyarakat yang lebih luas. “TIFA telah menjadi etalase budaya Mimika,” ujarnya.

Tak hanya menghadirkan pertunjukan seni, festival ini juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.

Kehadiran peserta dan pengunjung dari berbagai daerah ikut menggerakkan sektor UMKM, kuliner, transportasi, perhotelan, hingga usaha kreatif lainnya.

Pemerintah Kabupaten Mimika, lanjut Fransiskus, akan terus mendukung kegiatan seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Sementara itu, Art Director Tifa Creative, Alfo Smith, mengatakan penyelenggaraan TIFA tahun ini menghadirkan sejumlah pembaruan.

Selain perlombaan seni, festival juga diperkuat dengan pameran budaya dan keterlibatan pelaku UMKM.

“Masing-masing daerah menampilkan produk kerajinan dan kekhasan budayanya, sehingga keberagaman budaya Papua bisa terlihat dalam satu festival,” ujarnya.

Sebanyak 137 kelompok peserta mengikuti berbagai cabang perlombaan selama tiga hari pelaksanaan. Peserta datang dari sejumlah daerah, di antaranya Mimika, Merauke, Nabire, Biak, Deiyai, dan Puncak.

Pengunjung disuguhkan berbagai penampilan tari kreasi, tari Nusantara, hingga Papua Family Fashion Show yang menampilkan busana bernuansa budaya Papua. Seluruh penampilan dinilai oleh dewan juri profesional dari Jayapura, Bali, dan Jakarta.

Di sisi lain, sekitar 30 pelaku UMKM turut memamerkan beragam produk kerajinan, kuliner, dan hasil ekonomi kreatif kepada masyarakat.

Ketua Umum Tifa Creative, Dina Merani, mengatakan TIFA terus melakukan inovasi setiap tahun. Tahun ini festival tersebut dijadwalkan menerima penghargaan Kharisma Event Nusantara (KEN) untuk ketiga kalinya dari Kementerian Pariwisata.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan festival yang semakin berkualitas dan memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Hal baru lainnya pada TIFA 2026 adalah kolaborasi dengan Kementerian Hukum Wilayah Papua yang membuka layanan pendaftaran hak kekayaan intelektual (HKI) bagi pelaku seni dan UMKM.

Melalui layanan tersebut, para seniman maupun pelaku usaha dapat langsung mendaftarkan hak cipta atas karya mereka, mulai dari lagu, tarian hingga produk kreatif lainnya.

“Kami ingin mendorong para pelaku seni dan UMKM agar karya mereka terlindungi secara hukum dan tidak mudah digunakan pihak lain tanpa izin,” ujar Dina.

Dengan berbagai inovasi yang dihadirkan, TIFA 2026 diharapkan tidak hanya menjadi festival seni tahunan, tetapi juga menjadi ruang promosi budaya Papua.

Termasuk penggerak ekonomi kreatif, sekaligus destinasi wisata budaya yang mampu menarik lebih banyak pengunjung ke Mimika. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pelajar Mimika Diminta Berani Tolak Narkoba, Tekanan Teman Jadi Salah Satu Pemicunya

Cegah Anak Terjerumus Narkoba, LAN Mimika Dorong Peran Orang Tua

3 Oktober 2026
Pelajar Mimika Diminta Berani Tolak Narkoba, Tekanan Teman Jadi Salah Satu Pemicunya

Resmi Pimpin HKTI Mimika, Dessy Putrika Dorong Petani Jadi Penggerak Pangan

3 Oktober 2026
Pelajar Mimika Diminta Berani Tolak Narkoba, Tekanan Teman Jadi Salah Satu Pemicunya

Pelajar Mimika Diminta Berani Tolak Narkoba, Tekanan Teman Jadi Salah Satu Pemicunya

3 Oktober 2026
BRIDA Mimika Siapkan Model Koperasi untuk Gerakkan Ekonomi Wilayah Terpencil

BRIDA Mimika Siapkan Model Koperasi untuk Gerakkan Ekonomi Wilayah Terpencil

3 Oktober 2026
HKTI Papua Tengah Dorong Petani Lokal Jadi Pemasok MBG

HKTI Papua Tengah Dorong Petani Lokal Jadi Pemasok MBG

3 Oktober 2026
HKTI Papua Tengah Resmi Dilantik, Pengurus Diminta Jangan Sibuk Rapat dan Lupakan Petani

HKTI Papua Tengah Resmi Dilantik, Pengurus Diminta Jangan Sibuk Rapat dan Lupakan Petani

3 Oktober 2026

POPULER

  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    580 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Maikel Edwar Tewas, Irvan Patah Tangan dalam Kecelakaan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Dinkes Mimika Terbitkan Edaran Kabut Asap, Perkuat Kewaspadaan ISPA

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • KNPB Bawa Tuntutan Konflik Papua hingga Referendum ke DPRK Mimika, Begini Respons DPRK

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Ketua OSIS SMPN 1 Mapurujaya Ajak Siswa Hidup Sehat lewat Edukasi PHBS Dinkes Mimika

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post
Jenazah Pilot AMA Air di Yahukimo Berhasil Dievakuasi TNI Habema

Jenazah Pilot AMA Air di Yahukimo Berhasil Dievakuasi TNI Habema

KPPN Catat Penyaluran Dana Transfer Daerah untuk Kabupaten Mimika Capai Rp1,2 Triliun

Harga Sayuran di Pasar Sentral Timika Masih Tinggi, Pedagang Keluhkan Daya Beli Masyarakat Menurun

Harga Sayuran di Pasar Sentral Timika Masih Tinggi, Pedagang Keluhkan Daya Beli Masyarakat Menurun

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id