ADVERTISEMENT
Rabu, September 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Papua Tengah Diantara Dua Prestasi: Peringkat Pertama Penurunan Tingkat Pengangguran dan Provinsi Termiskin di Indonesia

Faktor geografis, keterbatasan infrastruktur, rendahnya akses pendidikan, hingga minimnya lapangan kerja menjadi beberapa penyebab yang memengaruhi kondisi tersebut.

23 Juni 2026
0
Papua Tengah Diantara Dua Prestasi: Peringkat Pertama Penurunan Tingkat Pengangguran dan Provinsi Termiskin di Indonesia

Kehidupan masyarakat yang serba kekurangan di wilayah Poumako, Kabupaten Mimika, Provinisi Papua Tengah. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Prestasi membanggakan ditorehkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah dalam ajang Apresiasi Kepala Daerah Berprestasi Regional Papua Tahun 2026.

Pada ajang bergengsi yang berlangsung di Suni Hotel Abepura, Kota Jayapura, Senin 22 Juni 2026, provinsi yang dipimpin Meki Nawipa dan Denias Deley berhasil mendapatkan penghargaan terbaik pertama kategori penurunan tingkat pengangguran.

ADVERTISEMENT

Atas prestasi itu diberikan penghargaan dari Kemendagri RI berupa tropi dan reward tambahan insentif fiskal sebesar Rp3 miliar.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sayangnya dibalik prestasi bergengsi itu, Provinsi Papua Tengah juga mendapatkan tantangan utama terkait jumlah warga terbanyak yang masih hidup miskin.

Baca Juga

Kejari Mimika Tuntaskan Uang Pengganti Rp31,3 Miliar dari Paulus Kurnala

Cegah Permukiman Kumuh, Pemkab Mimika Dorong Penataan Sejak Dini

Meski secara Nasional, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase penduduk miskin turun 8,25% pada Semester II (September) 2025, atau setara 23,36 juta orang, lebih rendah dibandingkan Semester I (Maret) 2025.

Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir, yang mencerminkan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Namun, perbaikan tersebut belum terjadi secara merata di seluruh wilayah. Masih terdapat sejumlah provinsi dengan persentase penduduk miskin yang jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional.

Berdasarkan data terbaru BPS Semester II 2025, sebagian besar provinsi termiskin di Indonesia masih berada di kawasan Indonesia Timur.

Faktor geografis, keterbatasan infrastruktur, rendahnya akses pendidikan, hingga minimnya lapangan kerja menjadi beberapa penyebab yang memengaruhi kondisi tersebut.

Berikut daftar provinsi yang memiliki tingkat kemiskinan tertinggi di Indonesia saat ini?

  1. Papua Tengah (29,45%)

Papua Tengah menjadi wilayah dengan tingkat kemiskinan Indonesia tertinggi. Meski memiliki potensi sumber daya alam yang besar, distribusi manfaat ekonomi belum merata.

Sebagian masyarakat masih menggantungkan hidup pada sektor pertanian tradisional, perkebunan, dan aktivitas subsisten.

  1. Papua Pegunungan (27,21%)

Wilayah pegunungan yang sulit dijangkau membuat biaya logistik dan pembangunan infrastruktur relatif tinggi.

Kondisi geografis ini turut memengaruhi akses pendidikan, layanan kesehatan, dan peluang usaha masyarakat.

  1. Papua Barat (19,58%)

Perekonomian Papua Barat banyak ditopang sektor pertambangan, perikanan, dan migas. Namun, aktivitas ekonomi tersebut belum sepenuhnya menciptakan kesejahteraan yang merata bagi seluruh penduduk.

  1. Papua Selatan (19,26%)

Sebagai provinsi baru hasil pemekaran, Papua Selatan masih menghadapi tantangan dalam pembangunan fasilitas dasar dan pemerataan pelayanan publik. Mayoritas penduduk bekerja di sektor pertanian, kehutanan dan perikanan.

  1. Papua (17,82%)

Provinsi Papua memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Namun, kesenjangan pembangunan antarwilayah masih menjadi tantangan yang memengaruhi tingkat kesejahteraan penduduk.

  1. Nusa Tenggara Timur (17,50%)

NTT dikenal sebagai daerah dengan sektor pertanian, peternakan, dan pariwisata yang berkembang. Namun, kondisi iklim yang kering serta keterbatasan sumber air sering kali memengaruhi produktivitas ekonomi masyarakat.

  1. Papua Barat Daya (17,50%)

Provinsi termuda di Indonesia ini memiliki potensi besar dari sektor pariwisata, khususnya kawasan Raja Ampat. Di sisi lain, pembangunan infrastruktur dan pemerataan ekonomi masih membutuhkan waktu untuk berkembang secara optimal.

  1. Maluku (15,25%)

Sebagai provinsi kepulauan, Maluku menghadapi tantangan konektivitas antarwilayah. Biaya distribusi barang yang tinggi berdampak pada harga kebutuhan pokok dan aktivitas ekonomi masyarakat.

  1. Gorontalo (12,62%)

Perekonomian Gorontalo banyak bertumpu pada sektor pertanian, terutama jagung. Meski demikian, keterbatasan industri pengolahan dan lapangan kerja formal masih menjadi tantangan dalam meningkatkan kesejahteraan penduduk.

  1. Aceh (12,22%)

Aceh memiliki sumber daya alam yang cukup besar serta dana otonomi khusus. Namun, tingkat kemiskinan masih relatif tinggi dibandingkan banyak provinsi lain di Sumatra akibat berbagai faktor struktural dan ekonomi daerah.

Dari daftar di atas terlihat bahwa enam dari sepuluh wilayah dengan persentase penduduk miskin tertinggi berasal dari kawasan Papua.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kesenjangan pembangunan antarwilayah masih menjadi tantangan besar dalam meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat secara merata.

Selain itu, daerah kepulauan dan wilayah dengan kondisi geografis yang sulit cenderung memiliki tingkat kemiskinan lebih tinggi karena biaya pembangunan infrastruktur dan distribusi barang yang lebih mahal dibandingkan daerah lain.

Di sisi lain, keberadaan sumber daya alam yang melimpah tidak selalu berbanding lurus dengan rendahnya kemiskinan apabila manfaat ekonominya belum dirasakan secara luas oleh masyarakat setempat. (Redaksi)

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kejari Mimika Tuntaskan Uang Pengganti Rp31,3 Miliar dari Paulus Kurnala

Kejari Mimika Tuntaskan Uang Pengganti Rp31,3 Miliar dari Paulus Kurnala

22 September 2026
Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman 28.000 Batang Rokok di Bandara Sentani

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman 28.000 Batang Rokok di Bandara Sentani

22 September 2026
Cegah Permukiman Kumuh, Pemkab Mimika Dorong Penataan Sejak Dini

Cegah Permukiman Kumuh, Pemkab Mimika Dorong Penataan Sejak Dini

22 September 2026
Dukung Smart Governance, Pemkab Mimika Mulai Wajibkan OPD Gunakan Tanda Tangan Elektronik

Dukung Smart Governance, Pemkab Mimika Mulai Wajibkan OPD Gunakan Tanda Tangan Elektronik

22 September 2026
10 Rumah Layak Huni di Kampung Nawaripi Tetap untuk Warga Setempat, Ini Penjelasan Dinas

10 Rumah Layak Huni di Kampung Nawaripi Tetap untuk Warga Setempat, Ini Penjelasan Dinas

22 September 2026
Mimika Punya 11 Kawasan Kumuh, Pemkab Hanya Bisa Intervensi Tiga, Ini Daftarnya

Mimika Punya 11 Kawasan Kumuh, Pemkab Hanya Bisa Intervensi Tiga, Ini Daftarnya

22 September 2026

POPULER

  • Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Ketua Lemasa Sem Bukaleng Soroti Eksekusi Tanah SP 2, Minta Mediasi Dibuka Kembali

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Diburu Berbulan-bulan, TN Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di Kali Wania Ditangkap Polisi

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • PN Timika Eksekusi Lahan Sengketa di SP 2, Bangunan di Atas Tanah Dibongkar

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Bupati Mimika Targetkan APBD Perubahan 2026 Ditetapkan Sebelum 30 September

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Tagih “Kuota Emas” CPNS 2024, Aliansi Pemuda Amungme Demo di Kantor Bupati Mimika

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Puskesmas Mapurujaya Dapat Dukungan PMT Rp200 Juta dari Distrik Mimika Timur

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
SPMB Jangan Dijadikan Ajang Pungutan Liar, Ombudsman Papua Barat Buka Posko Pengaduan

SPMB Jangan Dijadikan Ajang Pungutan Liar, Ombudsman Papua Barat Buka Posko Pengaduan

Papua Episentrum Utama Kasus Malaria di Indonesia, Total Capai 674.046 Kasus

Prediksi Sebaran Malaria di Papua Tengah dengan Statistika Spasial Co-Kriging

Provinsi Papua Selatan Terbaik I Pengendalian Inflasi di Regional Papua

Provinsi Papua Selatan Terbaik I Pengendalian Inflasi di Regional Papua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id